Kaisar Langit

Kaisar Langit
Kesempatan kedua


__ADS_3

"Hahaha! Aku hanyalah penunggu alam tak terbatas ini, lagian aku juga tidak menyangka atas kemunculanmu yang secara tiba tiba ini," ucapnya sambil tersenyum misterius.


Luo Jian menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal. Karena ia bingung harus mengatakan apa. Namun tiba tiba kakek tua itu memberikan ucapan yang membuat Luo Jian kembali meningkatkan kewaspadaannya.


"Nak kehidupanmu yang baru ini lebih baik mencari kebahagiaanmu saja, urusan Langit biar takdir yang menjawabnya!"


Swuuuuush!


Kakek tua itu muncul dan menotok syaraf pergerakan Luo Jian yang membuatnya mematung. Setelah mematung Luo Jian mengeratkan rahangnya sendiri.


"Kaisar Langit, kau seharusnya sudah tau takdirmu menjadi manusia biasa, tapi kenapa kau masih berpendirian kuat bahwa kau mampu membalaskan dendam rekanmu yang telah mati...," Ucap dingin kakek tua sambil melanjutkan aktivitasnya.


"Si-siapa sebenarnya kamu," ucap Luo Jian yang tidak bisa bergerak.


"Hahahahaha! Pertanyaan yang bagus, tapi saat ini belum saatnya kau mengetahui. Dan karena itu kehidupan ke duamu di alam fana akan lebih dramatis dan darah akan selalu menetes disetiap langkahmu," ucap kakek tua kemudian muncul tepat dihadapan Luo Jian mencuri semua pengetahuan yang dimiliki Luo Jian.


"Sekarang mulailah kehidupan barumu!"


Baaaaaams!


Roh Luo Jian terhantam kearah langit menuju ketubuh aslinya. Sedangkan tubuh asli Luo Jian menjadi tontonan para sekte Darah Iblis di Benua Api selama tiga hari tiga malam karena sosoknya yang seperti cahaya melesat kearah tanah larangan milik sekte Darah Iblis. Tak hanya itu saja, hal yang membuat tontonan tak lain tubuh Luo Jian yang terus menyerap energi Yin sangat kuat di tanah terlarang.


Swuuuuush!


Ketua sekte Darah Iblis dengan tampilan mengerikannya muncul, lalu ia menatap tubuh Luo Jian dengan amarah yang sangat tinggi. Karena bagaimanapun tidak ada satupun orang yang dapat menyerap energi Yin di tanah terlarang, tapi saat ini sosok pemuda yang entah siapa dapat melakukannya.


"Ketua sekte!" Ucap para murid elit kompak.


"Penyusup ini sangat berani!" Ucap Weng Lao kesal ingin menghancurkan tubuh Luo Jian.


"Ketua tunggu!" Ucap penasehat Yin Kun menghentikan tindakan Weng Lao yang ingin menghancurkan tubuh Luo Jian.


"Yin Kun, bukankah dia penyusup," ucap Weng Lao heran dengan sikap Yin Kun.


"Ketua sosok ini sangat unik, dari jutaan murid bukankah tidak ada satupun yang dapat menyerap energi Yin di tanah ini? Karena itu mungkin kita bisa menggunakannya menjadi sebuah alat penghancur untuk menguasai Benua Api ini," ucap penuh semangat Yin Kun.

__ADS_1


"Kau benar Kun, bawa tubuhnya dan sembunyikan berita ini jangan sampai keluar dari sekte. Setelah aku melakukan perkumpulan para tetua, aku akan pergi ke kediamanmu untuk menanyakan siapa dirinya," ucap Weng Lao seketika menghilang dari pandangan.


"Baik ketua," jawab Yin Kun.


Tiga jam setelah itu, di puncak Zhi Yin.


"Bocah ini memiliki banyak keunikan, ketua Lao pasti sangat senang mendengar berita ini," ucap Yin Kun setelah memeriksa tubuh Luo Jian yang masih tak sadarkan diri.


Sesaat setelah itu, Yin Kun hendak meninggalkan Luo Jian. Namun ia segera mengentikan tindakannya setelah Yin Kun mendengar suara pelan dari Luo Jian yang mulai tersadar.


"A-aku dimana?" Tanya Luo Jian dibenaknya sendiri. Setelah itu ia mencoba bangun dan menatap sekitarnya.


Hal yang pertama ia lihat adalah sosok Yin Kun yang menatap ramah kearahnya. Namun Luo Jian tidak mengenali sosok itu, dan parahnya lagi ingatannya tiba tiba menghilang tanpa tau siapa dirinya, dan dari mana ia berasal.


"Bocah kau sudah terbangun," ucap Yin Kun ramah.


"Senior, dimana aku? Dan bagaimana aku berada ditempat ini?" Tanya Luo Jian.


Yin Kun menaikan kedua alisnya, ansumsinya saat ini menebak bahwa Luo Jian lupa ingatan. Karena itu ia mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa Luo Jian benar benar telah lupa ingatan.


"Nak aku juga tidak tahu siapa dirimu, namun jika boleh tau siapa namamu?"


Melihat Luo Jian cukup lama terdiam, membuat ansumsi kuat Yin Kun bahwa Luo Jian lupa ingatan memang benar.


"Senior aku tidak mengingatnya," ucap Luo Jian serius.


"Baiklah karena kau lupa ingatan, bagaimana jika aku memberimu nama Yin Lang," ucap Yin Kun serius.


Luo Jian terdiam cukup lama, hingga akhirnya ia menganggukan kepalanya.


"Baiklah senior, dan jika boleh tau bagaimana aku bisa berada disini?" Tanya Luo Jian.


"Langer, aku menemukanmu di tengah pertempuran antar sekte, karena melihatmu masih hidup aku membawamu kemari," ucap Yin Kun berbohong, karena jika ia mengatakan yang sebenarnya ia takut ingatan Yin Lang akan segera kembali.


Mendengar jawaban Yin Kun Luo Jian mengangguk, tak berselang lama Yin Kun menjelaskan keberadaan Luo Jian. Tiba tiba Weng Lao muncul dengan jubah hitamnya.

__ADS_1


"Ketua," ucap Yin Kun kemudian memberikan penjelasan tentang Luo Jian yang telah hilang ingatan. Tak hanya itu ia juga merekayasa kejadian yang sebenarnya tidak ada untuk membuat Luo Jian percaya melalui telepati.


"Bocah, kau disini akan aman, dan untuk urusan keluargamu yang telah terbantai, kami sedang menyelidikinya agar kamu tahu kejadian yang sebenarnya." Ucap Weng Lao juga meyakinkan Luo Jian.


"Senior terimakasih," ucap Luo Jian menangkupkan tinjunya.


"Aisssh bocah tampan, kau tidak perlu sebegitu nya, karena kamu sudah tau asal usulmu, bagaimana jika kau membalaskan dendam untuk keluargamu," ucap Weng Lao memiliki rencana.


"Balas dendam," ucap Luo Jian.


"Itu benar, bagaimanapun hukum Kultivator adalah yang lemah akan tertindas, dan yang kuat akan berkuasa," ucap Yin Kun menimpal.


"Senior benar," ucap Luo Jian seperti bocah polos yang tidak mengetahui apapun.


"Karena kau sudah membulatkan tekadmu, bagaimana jika kau mempelajari kitab buatanku ini, dengan ini aku pastikan dendammu akan segera terbalaskan, dan jika kau menerimanya maka kau akan menjadi murid keempatku," ucap Weng Lao.


Luo Jian terdiam sejenak, setelah sesaat itu ia mengangguk dan berlutut dihadapan Weng Lao.


"Yin Lang menerima guru Weng Lao sebagai guru hamba," ucap hormat Luo Jian.


Weng Lao tersenyum, dan setelah itu Weng Lao yang ada urusan segera meninggalkan Yin Kun dan Yin Lang.


"Berlatihlah secara perlahan, Yin Kun jaga dia untukku," ucap Weng Lao seketika menghilang.


"Baik ketua," ucap Weng Lao.


Sesaat kepergian Weng Lao, Luo Jian akhirnya memutuskan untuk melatih kitab pemberian Weng Lao.


"Bocah apakah kau masih tahu tata cara dasar seorang Kultivator?" Tanya Weng Lao.


Luo Jian hanya menggelengkan kepalanya, setelah itu Yin Kun memberikan pelajaran tentang tata cara kultivasi mereka, hingga pelajaran dasar yang terlupakan oleh Luo Jian.


Disaat mempelajari hal itu, tiba tiba ada kekuatan yang menolak kehadiran ilmu gelap yang diajarkan oleh Yin Kun. Dan hal itu membuat Luo Jian atau Yin Lang merintih kesakitan.


"Akkkh!"

__ADS_1


"Bocah kau tidak apa apa?" Tanya kebingungan Yin Kun, karena teknik dasarnya tentu tidak akan bermasalah pada Kultivator apapun, termasuk putih.


Namun karena ia tidak tahu bahwa kekuatan apa yang dimiliki Luo Jian karena didalam tubuhnya terdapat aura emas yang sedikit namun mendominasi, membuatnya ingin segera mengetahui kekuatan apa dibalik rahasia tubuh Luo Jian.


__ADS_2