
"Bahkan mungkin aku dapat mengendalikan benua ini...," Ucap dingin Weng Lao.
Weng Lao yang masih mengawasi pertempuran terus menikmati pertarungan Luo Jian yang telah berhasil membunuh bawahan murid elite.
Setiap puncak, para murid elite memang sering menaklukan para murid dalam untuk membuat aliansi. Tapi tidak semua murid elite memiliki aliansi, ada banyak juga yang memilih menyendiri, namun tentunya mereka yang menyendiri juga sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan ketika melakukan pembantaian.
Melihat Luo Jian yang berhasil membunuh tiga bawahan Shen Li, murid dalam yang terdiri dari Langit Tiga dan empat memilih mundur, tapi tidak dengan salah satu bawahan Yun Ling yang memiliki ranah Kultivasi ditingkat Langit tingkat lima.
"Ciiih! Ketiganya juga hanya sampah dimataku, karena itu kau tidak perlu sombong didepanku!"
Swuuuuuushh!
Bawahan Yun Ling melesat menggunakan pedangnya menebas kearah Luo Jian. Kembali merasakan bahaya yang dapat menghampirinya, Luo Jian segera memblokir serangan tersebut menggunakan pedangnya. Wajahnya berkerut sesaat setelah merasakan aura kekacauan keluar dari tubuh pemuda yang menyerangnya.
"Lihatlah Bao Wei sepertinya tidak terima melihat jenius baru yang mampu membunuh tiga tingkat diatas ranah Kultivasi ranah sebenarnya!" Ucap murid dalam yang melihat Bao Wei sangat ingin membunuh pemuda yang entah siapa identitasnya.
Meskipun murid sekte Darah Iblis tingkat dalam hanyalah tingkatan tengah sebagai murid pilihan puncak, nyatanya Bao Wei memiliki kejeniusan yang perlu diperhitungkan jika bertarung dengannya. Tapi Luo Jian yang memiliki kecerdasan diatas rata rata tidak memperdulikan perbedaan tingkat ranah Kultivasinya. Saat ini ia kembali harus menghindar dan menerima serangan gerakan pedang milik Bao Wei yang semakin menjadi jadi menyerangnya.
Dibawah gempuran hebat serangan pedang milik Bao Wei, Luo Jian terus mempelajari gerakan demi gerakan, dan mencoba mempraktekkannya dipikiranya sendiri. Sehingga Luo Jian dapat melihat satu persatu kelemahan yang dimiliki oleh Bao Wei.
"Baj*ngan ini benar benar tidak menganggapku sebagai bahaya besar baginya!" Teriak Bao Wei mundur dan memilih untuk mengeluarkan jurusnya.
"Pedang semesta! Api pembabat jiwa!"
Swuuuuuuush!
Lesatan Bao Wei seperti kilatan cahaya merah yang berkobar kearah Luo Jian, melihat serangan milik Bao Wei bukanlah serangan biasa yang dapat dipatahkan begitu saja. Luo Jian memilih untuk bergerak secara zig zag menghindari serangan Bao Wei yang kini semakin dengannya.
Swuuuuuuush! Klaaaaaaaang!
Ditengah pertempuran yang panas itu, tiba tiba suara pedang patah terdengar disaat kabut asap muncul disamping Luo Jian. Sosok kabut itu adalah Zhi Yu yang mengenakan jubah puncak Zhi Yin. Sehingga puncak Api Dewa yang merasa tersusupi begitu kesal. Sedangkan Bao Wei mematung melihat jurus sekaligus pedangnya dipatahkan wanita yang ia sendiri tidak mengenalnya dengan mudah.
__ADS_1
"Puncak Zhi Yin..., Apa kamu ingin mencari mati memasuki puncak Api Dewa!"
"Hehh! Seharusnya itu kamu yang ingin membunuh Yin Lang!"
Swuuuush!
Zhi Yu muncul tepat didepan Bao Wei sambil menampar wajahnya, hingga Bao Wei terpental kearah belakang dengan cap tangan berwarna merah dipipinya.
"Kau..."
Swuuuuuuuuung!
Udara bergetar hebat disaat Zhi Yu mengedarkan aura kematian yang begitu pekat dari tubuhnya mengekang pergerakan para murid serta beberapa murid elite yang berada disekitar area pertempuran Luo Jian.
"Sangat kuat, bahkan auranya hampir menyamai milik senior Bai," ucap murid elite yang memilih kabur dari tempat itu.
Swuuuuuuush! Swuuuuuuush!
"Jika tidak ada yang ingin hidup silahkan kalian tetapĀ berdiri disini, dan aku membiarkan saudari Yu membunuh kalian," ucap Dai Mubai tenang tapi begitu mendominasi.
Swuuuuush!
Mendengar ancaman dari sosok murid elite sepuluh besar di puncak Api Dewa. Para murid dalam, dan elite segera pergi meninggalkan tanah terlarang. Sedangkan Bao Wei berkeringat dingin saat melihat Luo Jian mendekati perempuan yang berasal dari puncak Zhi Yin itu.
"Saudara kau tidak apa apa?" Tanya Zhi Yu.
Luo Jian menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Melihat Yin Lang benar benar tidak terluka, Zhi Yu menatap tajam Bao Wei yang kini telah membasahi dirinya sendiri.
"Masalah ini sampai disini saja, jika kamu masih berusaha keras untuk menyakiti Yin Lang, aku pastikan kelakianmu tidak akan dapat tumbuh dengan semestinya...," Ucap dingin Zhi Yu membuat Bao Wei segera meninggalkan tempat itu dengan cepat.
"Saudari terimakasih," ucap Luo Jian tulus.
__ADS_1
Zhi Yu mengangguk, setelah itu Dai Mubai yang telah melakukan penyelidikan bersama Zhi Yu menghampiri keduanya.
"Senior," sapa Luo Jian.
Dai Mubai mengangguk, kemudian ia menghela napas sambil menyerap energi Yin yang begitu pekat diarea tersebut dengan tenang.
"Guru begitu lama tidak membiarkan energi Yin ini berkeliaran, sepertinya guru ingin memanfaatkan kejeniusan Yin Lang." Gumaman Bao Wei.
Setelah beberapa saat, menyerap energi Yin yang begitu tebal disekitarnya. Dai Mubai kemudian menatap Zhi Yu dan Yin Lang secara bergantian.
"Langer ada sesuatu yang saudari Yu dan aku ingin katakan padamu, sebelum membahas hal itu lebih baik kita segera kembali ke kediamanku," ucap serius Dai Mubai.
Luo Jian yang sebenarnya sangat penasaran hanya bisa mengangguk. Melihat Luo Jian menyetujuinya, Dai Mubai menatap rekannya yang menunggu keputusan darinya.
"Saudara terimakasih, saat ini kalian boleh beristirahat di kediaman masing masing," ucap Dai Mubai.
"Baik saudara," ucap rekan Dai mubai sambil menangkupkan tangannya lalu terbang meninggalkan mereka.
Disisi lain, Weng Lao begitu kesal disaat Zhi Yu mengganggu pertarungan Luo Jian. Karena itu kini ia hanya menatap muridnya Dai Mubai yang ia tugaskan untuk menyelesaikan masalah internal yang terjadi disektenya.
Swuuuush!
Dai Mubai serta Zhi Yu membawa Luo Jian kearah puncak kediaman milik Dai Mubai. Setelah tiba.
"Ronger siapkan beberapa minuman dan makanan terbaiik, saat ini kita kedatangan saudari dari puncak Yin," ucap Dai Mubai.
Beberapa saat setelah makanan dan minuman telah dihidangkan. Dai Mubai kemudian menyatakan tujuannya kepada Luo Jian tentang pemberontakan yang dilakukan oleh puncak Ling yang dipimpin oleh She Yin.
"Karena identitas kami diketahui oleh paman guru She Yin, kami ingin Langer membantu kami untuk mengamati kekuatan mereka, apakah Langer bisa membantu kita?" Tanya Dai Mubai.
Luo Jian hanya bisa menatap Zhi Yu untuk meminta persetujuannya, tapi Zhi Yu juga hanya bisa menganggukan kepalanya saja. Dan hal itu membuat Luo Jian memikirkan jawabannya dengan baik. Dai Mubai juga menjelaskan tentang misi yang diberikan Weng Lao kepadanya.
__ADS_1