Kaisar Langit

Kaisar Langit
Kekacauan dimulai.


__ADS_3

Swuuuuuuush! Swuuuuuush!


Tiba tiba,seuliet dari arah barat muncul cahaya hitam kearah Luo Jian.


"Sampah!"


Baaaaams! Dhuaaaar!


Cahaya itu merupakan Zhi Yu yang mencoba menghentikan tindakan iblis sembilan kepala. Namun sayangnya, kini telah terlambat seutuhnya. Karena Luo Jian telah kehilangan kendalinya.


"Weng Lao, akhirnya kita bertemu lagi," ucap Luo Jian yang berhasil dikendalikan oleh Iblis sembilan kepala.


"Heeh!" Weng Lao berekspresi seperti tidak menganggap kekuatan iblis sembilan kepala itu terlalu bahaya baginya.


"Kau ingin menangkapku dengan segel ini?" Sambil menunjuk sekelilingnya.


Dhuuuuuuuuar!


Dibarengi dengan ucapan iblis sembilan kepala, tiba tiba sebuah gelombang besar muncul dari jarinya yang menyebabkan formasi abadi yang dibentuk seketika hancur.


"Hahahahaha!"


"Apakah aku harus menunjukan kekuatanku kembali," ucap risau Weng Lao.


Ditengah tengah berpikir, Weng Lao yang tidak tahu akan lepasnya iblis sembilan kepala dan tentunya ia tidak tahu siapa dalang dibalik rencana ini.


Dhuuuuuuar! Dhuaaaaar!


Iblis sembilan kepala yang mengendalikan tubuh Luo Jian itu menembakan kekuatan cahaya kesegala arah. Hal itu membuat Weng Lao begitu kesal.


"She Yin segera amankan para murid! Sedangkan para tetua lainnya bantu aku menyerangnya!" Teriak Weng Lao kemudian memecahkan giok bantuan puncak Api Dewa.


Iblis sembilan kepala dengan santai duduk diatas langit melihat kepanikan Weng Lao yang hanya berpura pura tenang.


"Weng Lao, percuma saja kau melawanku, kau sudah tau perbedaan diantara kekuatan kita. Dan lagi, sosok yang tubuhnya aku kendalikan ini memiliki kesadaran Dewa...," Ucap dinginĀ  Luo Jian.


Swuuuuuush!


Selesainya ucapan dari iblis sembilan kepala, muncul pasukan dari segel teleportasi itu, tapi tiba tiba wajah Weng Lao terkejut setengah mati.


"Baier apa yang kamu lakukan!" Ucap meninggi Weng Lao kesal yang melihat Dai Mubai menggunakan jubah putih polos.


Swuuuuush!

__ADS_1


"Terkejutkan ketua sekte Darah Iblis?" Tanya Yin Lang muncul disamping Dai Mubai.


Weng Lao terdiam, saat ini ia mencoba mencerna apa yang terjadi. Tapi permainan mereka sangat rapi, sehingga ia tidak tahu hal seperti ini akan terjadi padanya.


Swuuuuush! Swuuuuush!


Muncul pasukan dari empat puncak lainnya, dan ekspresi mereka pun sama terkejutnya dengan Weng Lao.


"Arggghhhhh! Pengkhianat! Bunuhhh pasukan puncak Api Dewa!" Teriak Dewi Yuan yang telah membawa pasukan puncak Fei.


Senyuman tengil diperlihatkan oleh Luo Jian.


"Hancur!"


Swuuuush! Blaaaar! Blaaaaar!


Para murid yang melesat dari puncak Fei meledak di kehampaan hanya dengan kibasan tangan Luo Jian. Hal itu membuat para murid lainnya lebih memilih diam dari pada harus mati tanpa perlawanan seperti rekan mereka. Dai Mubai kemudian membuka topengnya secara perlahan.


"Weng Lao bagaimana kabarmu?" Tanya Luo Lang santai.


"Itu kamu!" Ucap Weng Lao dipenuhi rasa keterkejutan yang tinggi.


Luo Lang menepukan tangannya, lalu setelah itu pasukan murid dipuncak Api Dewa yang menggunakan jubah putih polos mengeluarkan penguasaan elemen mereka.


Luo Lang kemudian membuat segel tangan, setelah itu muncul ratusan ahli Kaisar Dewa dari klan Cahaya muncul.


"Weng Lao, sepertinya kau masih belum mengerti," ucap Luo Zhang yang merupakan patriak dari klan Cahaya.


"Luo Zhang!"


Seketika suasana menjadi hening, para tetua klan sekte Darah Iblis sangat terkejut dengan kemunculannya para ahli dari klan Cahaya. Karena mereka tidak tahu menahu apa yang sedang terjadi saat ini.


"Hahahahaha! Ternyata aku sangat bodoh," ucap Weng Lao tertawa seperti menyesal akan sesuatu.


Swuuuuuuuuung!


Tubuhnya bergetar hebat, setelah itu ranah Kaisar Dewa tingkat lima mengedar dari tubuhnya. Sontak semua ahli dari klan Cahaya cukup terkejut, karena ranah puncak dari Kaisar Dewa hanya beberapa orang saja yang memilikinya, dan itupun dikenal dengan sebutan pertapa Dewa.


"Tapi sayangnya kalian tidak tahu akan kekuatanku...," Ucap dingin Weng Lao membuka matanya menjadi keperakan.


Disisi lain, Luo Jian yang berada dialam mimpi bertemu dengan sosok asli dari iblis sembilan kepala. Sosok iblis itu tidak lain dari anggota klan Cahaya dan beberapa tetua yang bersedia bersekutu dengan iblis untuk menghancurkan sosok Weng Lao.


"Wajahmu terlihat seperti Yang Mulia Ling," ucap salah satu tetua dialam mimpi Luo Jian.

__ADS_1


"Ka... Kalian mengenal aayahku?" Ucap penuh keterkejutan Luo Jian.


Tetua itu cukup terkejut dengan pernyataan Luo Jian, namun karena ia merasakan adanya kekuatan kesadaran Dewa ditubuh Luo Jian membuatnya mencoba menanyakan asal usul Luo Jian. Setelah berbincang bincang mengenai identitas, dan tetua itu menjelaskan bahwa Luo Ling berasal dari klan mereka yang saat ini telah hancur akibat ulah Weng Lao.


"Yang Mulia!" Ucap para roh dari anggota klan Cahaya yang seketika memberikan hormat dengan tulus pada Luo Jian.


"Yang Mulia maafkan kelancangan kami!" Ucap mereka terus berlutut tanpa berani menatap wajah Luo Jian.


Luo Jian hanya tersenyum, lalu ia meminta pada tetua itu untuk membuatkan cermin yang memperlihatkan kejadian nyata di dunia nyata. Tentu bagi tetua itu sangat mudah, karena kekuatan mereka berada diranah Kaisar Dewa.


"Kalian lakukan saja rencana kalian, aku akan membiarkan kalian menguasai tubuhku," ucap santai Luo Jian membuat mereka salah tingkah.


***


Didunia nyata, pertempuran berdarah akhirnya terjadi. Pasukan dua kubu yang terllihat jumlahnya tidak seimbang itu terlihat saling membunuh, meskipun pasukan klan cahaya lebih sedikit. Tapi perbedaan kekuatan mereka sangat jauh, dan hal itu membuat pasukan sekte Darah Iblis begitu kelabakan.


Disisi lain, Weng Lao masih bersikap tenang melihat mereka bertempur dengan sengit.


"Seandainya aku tidak mencuri token Bai Xian Cahaya Ilahi mungkin aku sudah kabur sejak awal," gumam Weng Lao.


****


"Tetua, tolong..."


"Yang Mulia lebih baik panggil nama hamba," ucap tetua itu.


Luo Jian hanya bisa menggelengkan kepalanya. Karena tidak ingin berdebat masalah sepele itu, Luo Jian meminta pada tetua yang merupakan reinkarnasi kepala sembilan iblis itu untuk memindahkan Zhi Yu ketempat yang aman. Tetua itu menganggukan kepalanya, lalu dengan mudahnya tetua itu menarik paksa tubuh Zhi Yu kesampingnya.


Luo Jian yang masih dikendalikan menatap Weng Lao yang kini juga menatapnya dengan tajam.


"Langer sadarlah!" Ucap Zhi Yu yang tidak bisa bergerak sama sekali.


Swuuuush!


"Aku bukanlah Yin Lang, tetapi Luo Jian," ucap Luo Jian jujur yang membuat Zhi Yu terikejut setengah mati.


Luo Jian yang mendapatkan kembali kesadarannya menjelaskan asal usulnya, tapi ia tidak menjelaskan bahwa ia adalah seorang Dewa yang telah berinkarnasi.


"Setelah mengetahui jati diriku apakah kamu ingin pergi?" Tanya Luo Jian tenang.


Dhuuuuuuuuaar! Dhuuuuuar!


Dibawah, dunia buatan milik Weng Lao kini telah sepenuhnya digenangi oleh darah merah kehitaman. Weng Lao yang tadinya diam kini juga dengan brutal membunuh para tetua dipihak klan Cahaya yang mencoba menghancurkan sekte yang ia dirikan sendiri.

__ADS_1


__ADS_2