Kaisar Langit

Kaisar Langit
Tombak Pembunuh Iblis, Raja baru dari rajanya para Siluman


__ADS_3

"Wa-wanita ini bisa menghilang!" Ucapnya penuh terkejut.


"Hei bocah, kau mengatakan aku adalah wanita penghibur, bagaimana jika kita bermain. Tapi kau menjadi bonekaku!" Ucap kesal Ling Hua kemudian menarik paksa tubuh Tang Yin.


Swooooosh!


Daya hisap yang kuat menarik tubuh Tang Yin. Tang Yin tubuhnya bergetar hebat, berbeda dengan tiga tetua yang kini hanya bisa mematung karena mereka sendiri seperti tidak memiliki ranah Kultivasi sama sekali.


"Ka-kau mau apa!" Ucap Tang Yin terbata bata.


Ling Hua mencengkeram leher Tang Yin dengan erat.


"Aku ingin nyawamu sesuai dengan perintah saudaraku karena saudaraku tidak ingin mentolelir siapapun yang ingin membunuhnya, bahkan saudara dan saudarinya."


Kraaaack!


Leher Tang Yin akhirnya remuk ditangan Ling Hua. Setelah membunuhnya, tiba tiba Luo Jian muncul di belakang tiga tetua dengan wajah kesalnya.


"Mungkin jika aku melepaskanmu, masalah besar akan terus berdatangan, jadi terima saja kematian kalian!"


Teriak Luo Jian kemudian menebas tubuh ketiganya dengan pedang hitam. Setelah sesaat Luo Jian membunuh, ia segera memunguti cincin ruang mereka dengan wajah penasarannya.


"Ooh tidak, mereka memanggil pasukan bantuan," ucap Luo Jian serius.


"Saudara Jian kau tenang saja, ada aku disini," ucap ramah Ling Hua.


"Saudari aku memang tidak mentolelir siapapun yang ingin membunuhku ataupun orang terdekatku. Tapi jika itu seluruh kerajaan, atau kota aku tidak memiliki kehendak atas kematian mereka," ucap Luo Jian yang disetujui Ling Hua.


"Jadi bagaimana saudara Jian?" Tanya Ling Hua.


"Kita akan menunggu saudara Long selesai selama pelatihannya, setelah itu kita akan meninggalkan tempat ini," ucap Luo Jian.


Ling Hua mengangguk, setelah itu mereka kembali ketempat dimana mereka awal berada menatap Shui Long dengan hangat.


"Sebenarnya saudara Long cukup jenius, hanya saja dia kekurangan arahan serta teknik atau kitab yang mendukung. Saat ini, kita hanya perlu menunggunya dan mengarahkannya menjadi seorang Kultivator sejati," ucap Luo Jian puas melihat Shui Long mampu mendalami teknik Kultivasi yang ada di kitab Tombak Fang Yu.

__ADS_1


"Saudara Jian, apakah kau akan mengangkatnya menjadi Dewa kelak?" Tanya Ling Hua serius.


Luo Jian terdiam, dan kemudian ia menatap langit langit dunia kecil itu yang tidak memiliki waktu.


"Itu hal yang sangat sulit, selain ia harus menjadi Kultivator Dewa, ia juga harus diakui oleh langit dan bumi. Jadi aku hanya bisa mengikuti takdir yang menentukan arah. Mungkin kita bisa melawan takdir, tapi itu hanya lima puluh persennya saja. Sedangkan sisanya rintangan berat akan ada dihadapan kita," ucap Luo Jian seriius.


Ling Hua mengangguk, dan setelah itu Luo Jian memutuskan untuk kembali berkultivasi. Tak bisa dipungkiri selain ia ingin mengikuti turnamen, dirinya juga ingin segera menjadi kuat dan membalaskan dendam yang telah dibuat oleh Shen Long dan rekan rekannya.


"Mungkin jika orang lain, naik tingkat terlalu cepat itu tidak baik. Tapi tidak denganku," gumam Luo Jian kemudian menelan lagi sembilan pill Chung Yang.


Tiga hari berlalu, Luo Jian masih berkultivasi. Namun sampai saat ini hingga energi pill yang telah ia telan hampir habis. Tubuhnya tidak merasakan sama sekali akannya terobosan ketingkat yang lebih tinggi.


Disisi lain, Shui Long yang berhasil naik tingkat telah memadatkan pondasi jiwanya. Setelah mendengar nasehat demi nasehat, naik tingkatnya saat ini tidak membuatnya merasa senang. Melainkan rasa tertantang untuk menjadi terkuat dari yang terkuat.


"Saudari Hua, apakah kau memiliki tombak? Karena kitab yang diberikan oleh saudara Jian hanya berisi teknik tombak, dan aku tidak memilikinya sama sekali," ucap serius Shui Long.


Ling Hua terdiam, dan kemudian ia melihat isi cincin ruangnya.


"Tombak pembunuh iblis ini milik Wei Long, apakah aku akan memberikannya pada saudara Long..." Gumam Ling Hua menatap tombak tingkat Surgawi peninggalan Wei Long didalam cincin ruangnya.


"Saudari jika kau tidak memilikinya tidak apa, lagian pasti dikota terdekat ada master penempa senjata jadi aku bisa membuat senjata disana," ucap Shui Long yang menduga Ling Hua tidak memiliki tombak.


Mata Shui Long bersinar, setelah itu ia segera mendekat kearah Ling Hua.


"Saudari Hua katakan saja, aku pasti akan menuruti jika itu mampu aku lakukan," ucap Shui Long.


Ling Hua mengangguk senang, setelah itu ia mengibaskan tangannya kearah samping.


Swuuuuung!


Tombak bermata tiga muncul mengambang disamping Ling Hua. Aura siluman terpancar kuat merembes dari setiap bagian tombak pembunuh iblis.


"Ini adalah tombak pembunuh iblis, jika saudara ingin memilikinya aku meminta anda untuk tidak mengeluarkan tombak ini kecuali di masa masa genting," ucap Ling Hua serius.


"Lalu persyaratannya?" Tanya Shui Long serius.

__ADS_1


"Hehehe itu sangat mudah, saudara akan memiliki hak penuh tombak ini jika memang anda berjodoh dengannya," ucap Ling Hua serius.


Shui Long mengangguk, setelah itu ia mendekat kearah tombak pembunuh iblis dengan tenang. Sesaat setelahnya, secara perlahan Shui Long menggenggam tombak itu dengan wajah seriusnya.


Swuuuuuung!


Tombak bergetar hebat disaat Shui Long menggenggam tombak pembunuh iblis dengan erat. Melihat itu hati Ling Hua berdebar sangat kencang.


Sedangkan Luo Jian yang tidak naik tingkat sama sekali setelah menelan sembilan pill Chung Yang membuka matanya melihat tombak yang mengeluarkan aura siluman sangat kuat.


"Tombak Pembunuh Iblis milik raja Wei Long."


Langit tiba tiba menghitam, setelah sesaatnya petir petir kecil menari nari diatas langit. Fenomena terjadi diseluruh alam semesta saat itu juga.


****


Di alam Dewa.


"Siapa penerus tahta garis raja Siluman semesta?" Tanyanya heran, karena ia tidak menduga hal ini terjadi secepat ini.


"Yang Mulia Long, mungkin langit sedang bercanda. Siapa yang dapat menggantikan Wei Long, karena saat ini saja Dunia Siluman di kerajaan atas telah kita bantai sepenuhnya," ucap Dewa Air.


***


Di alam iblis.


"Raja siluman kembali bangkit? Tapi siapa penerusnya? Bahkan jika ada itupun tidak setara dengan Wei Long yang telah mati," ucap Pangeran utama Kaisar Iblis Shi.


***


Ling Hua yang melihat hal itu tiba tiba meneteskan air matanya, dan langsung jatuh berlutut dihadapan Shui Long yang telah mengangkat pedang pembunuh iblis dengan mata yang terpejam.


"Raja siluman kembali bangkit," gumam Luo Jian merasa senang. Karena dengan keberadaan Shui Long menjadi Kaisar atau Raja siluman, maka ia sendiri akan memiliki pasukan tambahan untuk membunuh para Dewa.


Mata Shui Long terbuka menatap Ling Hua yang telah berlutut dihadapannya dengan rasa kebingungan yang tinggi.

__ADS_1


"Saudari Hua apa yang kau lakukan!" Ucap terkejut Shui Long.


"Hamba memberi hormat pada Raja Long, Raja Siluman kedua yang telah bangkit!" Ucap keras Ling Hua dengan perasaan haru.


__ADS_2