Karna Kamu Berubah

Karna Kamu Berubah
Datang Ke Kantor Lagi


__ADS_3

Kinara segera menuju kantor suaminya setelah mengantarkan Feli pada neneknya terlebih dahulu. Untungnya Feli langsung mau mengerti saat Kinara menitipkan nya sebentar di rumah neneknya.


Dan untungnya pula Mama Kinara sedang di rumah tidak pergi kemanapun, jadi Kinara bisa menitipkan Feli di sana selagi Kinara menjalankan misi pemberantasan pelakor. Dan saat Kinara bilang ingin menitipkan Feli sebentar, mamanya malah sangat senang karena bisa bermain dengan cucu kesayangannya yang suka bikin kangen kata mama Kinara.


Tadinya Kinara ingin mengajak mas Arya makan siang di luar, tapi setelah Kinara pikir pikir lebih baik mas Arya di bawakan masakannya saja. Menu menu favorit mas Arya. Pasti mas Arya bakal seneng banget kalau makan masakan Kinara nanti. Kinara ingat betul kalau mas Arya selalu suka bahkan sering nambah kalau Kinara masak makanan favorit nya.


Kinara sudah sampai di kantor mas Arya bekerja, dan kini dia sudah sampai di lift sebentar lagi akan sampai di lantai ruangan mas Arya.


Kinara mengetuk pintu dulu sebelum masuk, dia tidak ingin kejadian pertama dia berkunjung ke kantor terulang kembali, jadi Kinara mengetuk pintu dulu saja dari pada dia lihat live streaming lagi yang bikin mewek kejer kejer.


Tok tok tok.


Kinara mengetuk pintu lalu tak lama ada suara yang mengijinkannya untuk masuk. Kinara tau kalau itu adalah suara suaminya, mas Arya. Pelan pelan Kinara membuka pintu dan berusaha tersenyum manis, Kinara berusaha menunjukkan senyum terbaiknya untuk Arya.


Pikir Kinara mas Arya akan langsung menatapnya saat Kinara masuk dan langsung terkejut dengan kedatangan Kinara, tapi ternyata ekspresi tak sesuai harapan. Saat Kinara membuka pintu rupanya suaminya sedang sibuk berkutat dengan leptopnya dan sama sekali tidak menoleh padanya.


Kinara menghembuskan nafas sebelum memanggil nama mas Arya.


"Mas Arya" panggil Kinara agar suaminya menyadari dirinya lah yang masuk ruangannya.


Dan benar saja, setelah Kinara memanggilnya, Arya langsung menoleh ke arah Kinara. Wajah terkejut Arya yang pertama di lihat Kinara, Kinara yakin suaminya cukup kaget dengan kedatangannya yang tanpa memberi kabar terlebih dulu, tapi raut wajah kaget itu hanya sebentar setelahnya hanya ada senyum mengembang di wajah mas Arya.


"Sayang, kamu tumben kesini. Kamu sendiri atau sama Feli" ucap Arya setelah menguasai dirinya dari keterkejutan.

__ADS_1


"Aku mendadak kangen sama kamu mas, jadi aku kesini deh, aku juga bawain kamu makanan favorit kamu lho mas, oh iya Feli nggak ikut, tadi dia aku titipin ke Mama Mayang soalnya aku lagi pengen berduaan sama kamu mas" ucap Kinara menjawab pertanyaan suaminya satu persatu dengan suara pelan tapi manja.


Arya pun tersenyum mendengar ucapan istrinya yang terkesan manja itu. Tumben tumbenan Kinara bersikap manja dan sumpah Arya jadi gemas sekali dengan Kinara.


Arya bangkit dari duduknya dan menghampiri Kinara yang masih berdiri di dekat meja. Arya lalu mencubit pipi Kinara sangking gemasnya dengan ucapan Kinara tadi.


"Kamu tuh kok gemesin banget sih yank, bikin pengen nyubit tau" ucap Arya sambil mencubit pipi Kinara.


"Ih kok di cubit sih mas, sakit tau" rajuk Kinara. Pipinya memang terasa agak sakit karena cubitan gemas suaminya.


"Abisnya kamu gemesin banget sih, aku kan nggak tahan pengen cubit kamu. Lagian tumben nih istri ku jadi manja gini" ucap Arya sambil mengusap pipi Kinara yang tadi dia cubit.


"Ya tapi jangan di cubit, sakit tau" rengek Kinara.


"Udah ah mas Arya, malu tau ini kan di kantor. Nanti kalau ada orang lihat gimana?"


"Emang gimana hmm, kamu kan istri aku, ya nggak masalah donk kalau aku cium?" goda Arya.


"Adah ih nggak usah godain aku mulu, saling ntar aku nya, kan malu masak udah punya anak masih saling aja sih. Mending sekarang kita makan siang bareng yuk, ini aku bawain kamu makan kesukaan kamu mas" ucap Kinara menunjukkan kotak makan siang yang sudah di siapkan nya.


"Kamu duduk dulu ya sebentar, mas masih ada sedikit kerjaan. Cuma sedikit lagi selesai ok!"


"Ok mas, aku sambil siapin makanannya ya"

__ADS_1


"Iya sayang, aku sambung kerja sebentar ya, nanggung banget nih soalnya tinggal dikit lagi" ucap Arya dan di balas anggukan oleh Kinara.


Kinara tau betul kalau suaminya itu orang yang profesional banget soal kerjaan. Dia pasti lebih menyelesaikan pekerjaannya dulu sebelum istirahat atau pulang. Tapi setelah mas Arya berselingkuh rasanya mas Arya sibuk bukan hanya urusan kerja tapi sibuk urusan wanita pula.


Seketika Kinara jadi mulai baper lagi dan rasanya mau nangis, tapi Kinara sebisa mungkin menyadarkan dirinya kalau saat ini bukan waktunya untuk menangis. Sekarang waktunya Kinara menyelamatkan pernikahannya dan mengembalikan suaminya ke pelukan keluarga kecilnya lagi.


Saat Kinara sibuk menata makanan dan Arya pun sibuk menyelesaikan pekerjaannya yang tinggal sedikit lagi itu. Tiba tiba pintu terbuka tanpa di ketuk terlebih dahulu. Dan sudah bisa di tebak siapa yang masuk keruang itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Siapa lagi memangnya kalau bukan Sherly. Si pelakor yang tidak tau malu.


Tubuh Sherly menegang di depan pintu. Dia yang tadinya ingin mengajak mas Arya untuk makan siang bersama pun harus mengurungkan niatnya karena dia melihat Kinara ada di ruangan itu dan tengah menatap makan siang untuk mas Arya.


Jari jari Sherly mengepal dengan kuat karena kesal melihat ada Kinara di ruangan itu. Moodnya masih buruk setelah bertengkar dengan aryhadi semakin buruk setelah melihat Kinara ada di depan matanya.


Arya dan Kinara ikut menoleh pada Sherly yang menatap Arya dan Kinara dengan tatapan benci, dan marah. benci itu lebih di tunjukkan untuk Kinara.


Arya segera bersuara sebelum Kinara mulai curiga dengan kedatangan Sherly. Meski tanpa Arya ketahui hubungan terlarang mereka sudah di ketahui dengan jelas oleh Kinara. Tapi Arya yang tidak tahu kalau istrinya sudah tahu semuanya masih berusaha terus menyembunyikan semua ini.


"Ehmm ada perlu apa Sherly?" tanya Arya berusaha sebisa mungkin berinteraksi antara atasan dan bawahan.


"Hhmm sa saya cuma mau tanya bapak di pesankan makan siang apa tidak pak, karena bapak suka lupa waktu kalau sudah sibuk kerja pak" jawab Sherly agak gugup.


"Nggak usah Sherly, istri saya sudah bawakan saya makan siang. Kamu bisa kembali sekarang!" perintah Arya agar Sherly segera kembali.


Sedang Sherly sendiri tambah geram dengan Arya yang memanggil Kinara dengan sebutan istri dan kembali mengusirnya didepan Kinara. Sherly merasa sangat marah tapi tidak bisa menyalurkan kemarahannya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2