Karna Kamu Berubah

Karna Kamu Berubah
Dia!!!!


__ADS_3

Setelah perdebatan singkat dengan Arya, Kinara pun segera kembali bersama keluarganya dan segera masuk ke ruang sidang. Sungguh Kinara tak habis pikir dengan pikiran Arya yang menganggap dirinya akan gentar saat Arya mengatakan tak akan memberikan harta gono-gini padanya jika mereka bercerai. Bahkan Kinara sana sekali tak mempermasalahkan hal itu. Karena yang Kinara inginkan hanya berpisah dengan Arya. Karena sungguh Kinara sudah tak kuat hidup bersama suami seperti Arya.


Walaupun Arya menawarkan keadilan padanya, tapi Kinara menganut prinsip tak ada yang adil dalam poligami meski sudah berusaha seadil mungkin, tapi nyatanya adil bagi setiap orang itu berbeda-beda. Tak sama dan tak bisa di samakan. Bila ada wanita kuat yang ikhlas di poligami maka Kinara lebih memilih di sebut pengecut dan lemah dari pada harus hidup menderita dan merana terus menerus. Lagipula hal itu juga tak baik untuk kesehatan mentalnya dan juga putrinya.


Sidang pertama berjalan cukup sulit karena kubu Arya masih kekeh menolak gugatan cerai dari Kinara. Tapi kinara dan pengacara tak menyerah begitu saja, sebab bukti yang mereka punya lebih dari cukup untuk memenangkan sidang.


Sidang pun selesai dan mediasi dinyatakan gagal karena kubu Kinara tetap pada pendiriannya yaitu berpisah. Dan sidang lanjutan adalah pemaparan bukti yang akan di lakukan satu bulan lagi.


Kinara dan keluarga cukup puas dengan sidang hari ini meski sedikit berjalan alot tapi setidaknya mediasi yang diajukan Arya sudah di tolak.


Beralih ke Sherly yang sedang menunggu sidang perdana perceraian Arya dengan harap harap cemas. Dia berharap agar sidang mediasi di tolak hakim agar proses yang lain bisa dekat berjalan. Sherly ingin segera menjadi istri satu satunya Arya. Dia ingin hanya ada dia dan anaknya yang ada di hidup Arya. Bahkan kalau mertuanya tetap tak setuju dengan pernikahan nya dan tak mau memberikan restu, Sherly tak akan ambil pusing. Karna yang Sherly inginkan hanya Arya saja. Eh ralat Arya dan semua hartanya.


Sherly tadi sudah coba menghubungi Arya, namun ponsel suaminya malah tak bisa di hubungi, padahal Sherly sangat penasaran dengan apa yang terjadi di sana. Sherly juga ingin ikut tadi ke persidangan, tapi Arya menolak keras keinginannya hingga akhirnya Sherly tak jadi ikut dan menunggu di apartemen saja.


Sherly sampai saat ini masih tinggal di apartemennya bersama Arya, pernah Sherly m minta pindah ke rumah Arya, tapi Arya tak mengijinkannya, padahal Sherly sudah menggunakan jurus anaknya yang meminta tapi Arya masih juga tak mengijinkan nya pindah di sana. Kini sherly harus terima tetap tinggal di apartemennya dulu.

__ADS_1


Saat Sherly sedang duduk di sofa apartemennya dengan cemas dan risau. Tiba tiba ponselnya berdering. Sherly melihat siapa yang menelfon nya. Karna tak ada nama ataupun foto sang penelepon, maka Sherly mengacuhkan dan tak berniat menjawab panggilan telefon itu. Bagi Sherly jika penting maka ponselnya akan berdering lagi gmdan jika tidak maka pasti tak terlalu penting.


Dan bebar saja, ternyata nomer itu terus m ngunghubunginya bahkan sampai berkali-kali, akhirnya Sherly memutuskan mengangkat panggilan itu karena dia berfikir kalau mungkin memang ada hal penting.


📞"Hallo" ucap Sherly setelah mengangkat panggilan itu.


📞"Hallo sayang, merindukan ku?" ucap pria di sebrang sana dengan nada menggoda Sherly.


Sherly menutup mulutnya, dengan tangan bergetar. Sherly sangat mengenali suara itu. Suara yang seharusnya tak pernah Sherly dengar lagi.


Sherly mematikan panggilan itu sepihak lebih lalu menatap ponselnya dengan pandangan takut. Tak berapa lama ponsel Sherly kembali berdering dan ternyata dari orang itu lagi. Sherly segera mematikan panggilan itu dan segera memblokir nomer itu agar dia tak di ganggu lagi oleh si penelepon tadi.


Kini kecemasan Sherly tentang perceraian Arya teralihkan karena telfon orang tadi. Mereka sudah sepakat tak saling berhubungan lagi tapi kenapa orang itu datang lagi.


Disisi lain seorang pria sedang mengumpat kesal karena mengetahui nomernya di blokir oleh Sherly.

__ADS_1


"Sialan kamu Sherly! Lihat saja, sampai kapan kamu bisa sembunyi dari ku Sherly. Aku tak akan membiarkan kamu hidup dengan tenang, jangan lupa Sherly, aku punya rahasia terbesar mu. Kamu tak akan bisa menghindar selamanya dariku, jika rahasia mu ku bongkar maka hidup mu akan hancur dan kamu akan kehilangan semua yang kamu miliki. Tak terkecuali!" ucap pria itu sambil memeras ponselnya sambil tersenyum sinis.


**********


Setelah sidang selesai, Abian meminta ijin pada keluarga Kinara untuk membawa Kinara langsung ke kafe karena Feli juga ada di sana bersama Melisa.


Keluarga pun menyetujui dan mengijinkan Kinara pergi bersama Abian. Mereka sudah cukup dekat dengan Abian meski masih terbilang baru mengenal pria itu. Satu hal yang mereka yakini adalah Abian pria yang baik dan bertanggung jawab. Meski terkadang mama Laras dan papa Bagus merasa khawatir kalau kedekatan mereka menjadi buah bibir orang orang apalagi mengingat status Kinara yang masih sah istri Arya. Orang pasti akan menjelekkan putrinya dan mencibirnya.


"Pa, mama seneng lihat Kinara bisa tersenyum dan tak tertekan meski dalam masalah besar seperti ini" ucap mana Laras sambil menatap anaknya yang sudah berjalan menjauh dengan Abian.


"Ya ma, Papa juga seneng lihat Kinara yang terlihat tabah dan tak terlalu menunjukkan rasa sedihnya. Meski sebenarnya dua juga sulit menjalaninya" Jawab papa Bagus.


"Ini semua juga karena nak Abian yang sekali ada dan menemani Kinara. Menghiburnya dan mengalihkan rasa sakitnya" lanjut Papa Bagus.


"Tapi pa, mama agak khawatir dengan kedekatan mereka berdua. Status Kinara yang masih belum resmi bercerai akan membuat orang orang berfikir kalau Kinara bukan wanita baik karena sudah dekat dengan pria lain. Orang orang pasti akan mencibir Kinara" ucap mama Laras mengucapkan kegelisahannya pada papa Bagus.

__ADS_1


"Papa juga khawatir dengan itu ma. Tapi, sejauh ini, menurut papa, hubungan mereka masih bisa di anggap wajar ma. Mereka masih menjaga batas dan papa lihat kehadiran Abian bisa memberi semangat baru untuk Kinara. Abian juga membuat Kinara tetap ceria dan tak tenggelam dalam rasa sakitnya. Jadi kita tak perlu mendengarkan ucapan orang lain. Toh Kinara juga nampak tak memperdulikan itu, biar mereka mau ngomong apa, nanti mereka juga akan kekeh sendiri" ucap papa Bagus.


Mama Laras manggut-manggut "Ya pa, sepertinya hubungan mereka juga belum terlalu dalam walau sudah cukup dekat. Mama juga percaya dengan mereka kalau mereka tak akan melanggar batas"


__ADS_2