
Setelah memakan waktu yang cukup sangat lama menurut Abian, akhirnya pesta resepsi pernikahannya pun selesai juga.
Abian pun segera mengajak Kinara untuk beristirahat di kamar tak lupa pula dia berpamitan pada para orang tua mereka. Dan untuk Feli, gadis kecil itu sudah dari tadi tertidur dan pastinya akan di ungsikan di kamar Oma dan opa nya.
"Ma, Pa, kami pamit ke kamar dulu ya, kasihan Kinara udah capek banget ini" ucap Abian sopan pada kedua mertuanya.
"Alah, bilang aja kamu udah nggak sabar mau unboxing. Pake acara alesan Kinara udah kecapean segala kamu itu" sahut mama Abian yang tahu jelas olisi pikiran putranya itu.
"Mama tah kayak nggak pernah muda aja deh. Sirik aja dari tadi" ucap Abian menjawab perkataan mamanya.
"Dasar kamu ya! Awas jangan terlalu di kebablasan! istri kamu udah capek banget pasti karena acaranya panjang banget hari ini" mama Abian memberikan peringatan pada putranya.
"Lagian siapa juga yang suruh bikin acara seheboh ini, mana tamunya banyak banget lagi, kan aku mau malem pertama juga sama istriku" dumel Abian lirih tapi masih dapat di dengar oleh orang disekitarnya.
Mama Abian sudah mengeluarkan delikan tajamnya sambil mencapit telinga putranya. Sedangkan Kinara sendiri nampak menunduk malu karena ucapan suaminya.
Sedangkan yang lainnya hanya bisa tertawa melihat tingkah absurt anak dan ibu itu.
Setelah drama singkat Abian dan mamanya, kini Abian dan Kinara telah sampai dikamar tempat mereka menginap. Kamar sweet room yang disulap ala pengantin baru dengan taburan ribuan kelopak bunga mawar, lilin dan juga aroma terapi yang membuat nuansa kamar pengantin kental terasa di kamar itu.
Kinara jadi terkesima sendiri dengan kamarnya yang terlihat sangat indah itu.
"Wah, bangus banget kamarnya Bian, perasaan tadi waktu di make up kamarnya masih berantakan deh" ucap Kinara yang terkesima dengan keindahan kamar.
__ADS_1
"Kamu suka sayang" ucap Abian lembut sambil memeluk Kinara dari belakang sambil berbisik di telinga Kinara, tak lupa pula dia meniup pelan telinga Kinara membuat Kinara meremang seketika.
"Su-suka, emmm aku aku mau bersih bersih dulu, kamu mending mandi aja dulu" ucap Kinara mendadak gugup. Padahal dia sudah lebih berpengalaman, tapi masih saja malu malu kucing.
"Gimana kalau kita mandinya berdua aja, kan biar lebih cepat dan hemat air sayang" lagi lagi Abian berucap menggoda istrinya itu. Dia tau kalau Kinara sedang gugup dan salah tingkah saat ini, tapi Abian malah semakin bersemangat untuk menggoda istrinya.
"Abian,,,,,,,,,, kamu mandi aja duluan nanti kalau kamu udah baru ganti aku, lagian aku juga masih harus copot copotin semua ini, sambil bersihin make up" ucap Kinara yang seperti sebuah rengekan manja di telinga Abian.
"Gimana kalau aku bantuin kamu copotin semua ini, lalu kita mandi sama sama" ucap Abian yang masih belum puas merayu Kinara agar mau mandi bersama.
"Abian,,,,,,,,,, udah sana kamu mandi aja jangan nempel nempel Mulu badan kamu bau tau" ucap Kinara lalu dengan cepat meninggalkan Abian yang terbengong karna di bilang bau oleh istrinya.
Akhirnya dengan langkah gontai Abian menuju kamar mandi sendiri karena tak berhasil membujuk Kinara untuk mandi bersama.
"Nggak! cepet buruan mandi sana" sahut Kinara yang kini sudah mulai terdengar agak kesal.
Abian pun lekas menutup pintu kamar mandi karena tak mau singa betinanya marah dan gagal unboxing nanti malahan.
Setelah 20 menit akhirnya Abian selesai dengan ritual mandinya dan kini giliran Kinara yang masuk di kamar mandi. Kinara mengisi bathup dengan air hangat lalu di tuangkan cairan busa sabun dan aroma terapi kedalam air itu. Lalu Kinara merendamkan tubuhnya yang sedari tadi memang sudah merasa lelah karena rangkaian acara hari ini.
Setelah 15 menit berendam, Kinara pun membilas tubuhnya di shower lalu setelah ritual mandinya selesai, Kinara segera mengenakan baju yang sengaja dia bawa dari kamar tadi. Emmm sebenarnya kurang cocok sih kalau disebut baju, sebab saat ini Kinara tengah mengenakan sebuah lingerie seksi berwarna merah terang yang sangat transparan seperti jaring. Bahkan underwear nya terlihat jelas dari luar, dan bahkan Kinara tak mengenakan bra nya saat ini, jadi sudah jelas terlihat dua aset berharganya dari luar meskipun masih agak samar samar.
"Kok aku jadi ngerasa kayak cewek kegatelan gini sih? Apa aku copot aja lagi ya lingerie ini"gumam Kinara yang merasa ngeri sendiri dengan penampilannya.
__ADS_1
"Ah tapi aku juga kan ingin memberikan yang terbaik buat Abian malam ini. Meskipun aku udah nggak kesegel tapi aku mau kasih servis yang memuaskan juga buat dia. Biar Abian merasa istimewa juga" akhirnya Kinara memantapkan niatnya untuk tetap mengedepankan lingerie itu.
Sebenarnya bukan hanya menyiapkan lingerie saja, tapi akhir akhir ini Kinara juga rutin melakukan perawatan di area v nya dan juga senam untuk mengencangkan otot-otot kewanitaannya. Kinara benar benar ingin suaminya tidak merasa kecewa padanya.
Ceklek
Perlahan lahan Kinara membuka pintu, lalu dia berpose sexy setelah pintu terbuka lebar. Abian yang menatap pintu kamar mandi pun terbelalak kaget melihat penampilan istrinya yang tampak menggiurkan dan santan sexy itu. Bahkan sirudal langsung berdiri tegak melihat Kinara yang begitu cantik dan sexy.
Karena melihat suaminya yang terpaku melihat penampilannya, Kinara pun berinisiatif untuk berjalan menghampiri Abian. Tentu saja dengan gaya lenggak-lenggok agar suaminya semakin tergoda.
Kinara berhenti tepat di depan Abian sambil berpose sensu*l sambil menggigit bib*r bawahnya untuk menambah kesan sensual. Abian sudah tak tahan melihat pemandangan indah tersebut langsung bangun dari duduknya di kasur dan tanpa aba aba langsung memeluk dan menc**m b*b*r sexy Kinara yang dari tadi sudah sangat menggodanya.
Mereka berc**man cukup buas dan sangat b*rn*fsu. Abian melepaskan Paguyangan meraka saat dirasa pasukan oksigen diparu parunya telah menipis. Dengan nafas yang terengah-engah dia membelai bib*r Kinara yang terlihat bengkak karena ulahnya, matanya sudah sangat sayu menandakan betapa dia sudah sangat berhasrat saat ini.
"Kau suka kejutanku?" ucap kinara sambil menatap mata sayu suaminya.
"Tentu sayang, bahkan aku tak pernah menduga akan mendapatkan kejutan indah darimu makam ini sayang. Kamu benar benar membuat tak bisa menahan diri sayang"
"Aku adalah milikmu mulai hari ini Abian suamiku. Jangan ditahan lagi, aku seutuhnya milikmu" ucap Kinara lirih sambil sebelah tangannya bergerak nakal mengelus rudal Abian yang sudah siap tempur dari tadi.
"AKHHH kau membuatku hilang akal sayang, jangan salahkan aku jika kamu tak bisa berjalan esok hari" lalu tanpa aba aba Abian mengangkat istri dan segera menidurkannya di ranjang yang penuh dengan bunga mawar.
Kinara terpekik kecil karena tindakan tiba tiba Abian, dan begitu Kinara sudah di ranjang, tak pakai basa basi Abian langsung menerkam istrinya yang begitu menggoda malam ini.
__ADS_1