Karna Kamu Berubah

Karna Kamu Berubah
Berubah Lebih Menarik


__ADS_3

Tangan Arya terangkat dan mengelus rambut putrinya dengan sayang.


"Ya udah kalau gitu nanti siang Feli ke kantor Papi ya, terus kita makan siang bareng ok!"


"Serius boleh Pi?" tanya Feli dengan raut sumringah, hilang sudah rasa sedihnya tadi berganti dengan raut senang.


"Iya serius donk sayang"


"Asikkk...... Makasih Papi" Feli langsung bangkit dari duduknya lalu memeluk Papinya.


"Sama sama sayangnya Papi" ucap Arya sembari membalas pelukan putrinya.


Kinara tersenyum melihat putrinya terlihat sangat senang bisa mengunjungi tempat kerja Papinya dan akan makan siang bersama pula, sebuah hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya.


Akhirnya rencana pertamanya berhasil. Sebenarnya yang memberikan ide pada Feli untuk mengunjungi kantor Papinya adalah ide dia, dan Feli jelas sangat semangat saat kinara meminta Feli agar memperbolehkan dirinya pergi ke kantor Papi nya.


Bukan tanpa alasan kinara mengajak Feli datang ke kantor. Kinara ingat betul kalau wanita yang bermesraan dengan suaminya berpakaian formal ala kantoran. Jadi menurut feeling Kinara kemungkinan perempuan itu satu kantor dengan mas Arya. Kinara ingin menunjukkan pada perempuan itu kalau pria yang di pacarinya adalah seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang putri.


Kinara ingin menunjukkan pada perempuan itu bahwa rumah tangganya baik baik saja dan harmonis. Dia yang ingin menjadi parasit di rumah tangganya harus di buat sadar diri. Dan untuk sementara cara ini dirasa Kinara cukup halus dan bagus, jika dia masih memiliki nurani seharusnya dia akan mundur dengan sendirinya. Tapi jika wanita itu tetap berhubungan dengan suaminya maka Kinara akan menggunakan cara lain yang lebih nyata dan efektif.


********


Setelah kepergian suami dan putrinya, Kinara segera masuk dan membersihkan meja makan dengan cepat.


Kinara berencana pergi ke salon dan berbelanja beberapa baju untuk merubah penampilannya karena saingannya itu perempuan muda plus wanita kantoran yang sudah pasti lebih modis dari Kinara.


Kinara ingin menunjukkan pada suaminya bahwa dia juga bisa berpenampilan modis dan cantik jika dia ingin. Jika suaminya selingkuh karena alasan dia kuno dan membosankan, Kinara akan merubah diri jadi lebih menarik lagi. Sehingga suaminya tidak punya alasan untuk berpaling darinya.

__ADS_1


Kinara telah membulatkan tekadnya untuk mengembalikan keutuhan rumah tangga nya meski dia harus menahan rasa sakit itu seorang diri.


Kini Kinara telah sampai di sebuah salon yang cukup terkenal di kotanya. Kinara ingin merubah model rambutnya dan melakukan perawatan kuku juga.


Kinara yang memiliki rambut hitam panjang memilih untuk memotong rambutnya sebahu lalu dia mewarnai rambutnya sedikit coklat, tak lupa pula kinara membuat bagian bawahnya ikal membuat Kinara terlihat lebih segar, modis tapi tetap elegan.


Setelah merasa puas dengan gaya rambutnya yang barunya Kinara segera pergi dari salon itu setelah melakukan pembayaran. Kini tujuannya adalah mencari baju untuk menunjang penampilannya. Tadinya kinara ingin pergi ke mall agar puas mencarinya, tapi karena takut nggak keburu waktunya karena kinara masih harus menjemput putrinya sekolah dulu, maka Kinara memilih membeli baju di butik terdekat dari salon itu. Kebetulan lokasinya memang banyak toko toko baju yang dilihat Kinara cukup bagus.


Kinara masuk ke salah satu butik itu lalu mulai memilih baju yang akan dia kenakan. Kinara menjatuhkan pilihannya pada sebuah blazer kuning yang di padukan dengan theng top tutih dan celana jeans, tak lupa pula hils putih untuk menunjang penampilannya.


Kinara sengaja membeli pakaian yang berbeda dengan apa yang biasa dia kenakan selama ini. Jika biasanya Kinara lebih menyukai memakai dress simple dan terlihat feminim tapi kali ini kinara ingin mencoba terlihat berbeda dari dirinya yang biasanya. Dia ingin menciptakan kesan baru bagi siapapun yang melihatnya terlebih suaminya sendiri mas Arya.


Selain membeli itu Kinara juga membeli beberapa potong baju lainnya termasuk dress dan baju atasan. Tapi modelnya memang berbeda dengan apa yang Kinara beli selama ini.


Setelah memastikan penampilannya lagi, dan melihat sudah cukup memuaskan. Kinara segera pergi menuju sekolah Feli karena sebentar lagi sudah waktunya pulang sekolah.


"Mami........." ucap Feli berlari menghampiri Maminya begitu melihat Kinara.


"Yuk jadi nggak kita ke kantor Papi?"


"Jelas jadi donk Mami. Masak nggak jadi, dari tadi tuh Feli udah tunggu tunggu waktu pulang tapi rasanya lama........ Banget waktu pulangannya Mi, Feli kan udah nggak sabar banget ke kantor Papi terus kita makan siang bareng deh" ucap Feli riang.


Sejak tadi pagi memang Feli sudah tidak sabar ingin segera ke kantor Papinya.


"Ok kalau gitu kita berangkat" ajak Kinara semangat.


"Ok Mami" sahut Feli gembira.

__ADS_1


Saat di perjalanan Feli terus menatap Maminya yang hari ini tampil berbeda dari biasanya. Feli menatap Maminya dengan pandangan kagum.


"Kenapa sayang kok ngelihatin Mami terus tadi sayang?" tanya Kinara setelah tak kuasa menahan gemas melihat Feli menantangnya terus sampai nggak kedip.


"Mami cantik hari ini, caannnnnntik banget ntar nggak ada lho nggak ada tandingannya" ucap Feli menggebu.


"Oh ya menurut Feli Mami cantik?" tanya Kinar dan langsung di jawab anggukan oleh putri nya


"terus Feli lebih suka Mami dengan penampilan yang sekarang apa yang dulu.?"


"Feli suka Mami pakai apapun itu, menurut Feli Mami Feli tetap yang paling cantik nggak ada yang bisa bandingin cantiknya Mami. Pokoknya Mami itu Mami tercantik sedunia menurut Feli"


*********


Di kantor Arya.


Sebentar lagi waktu makan siang tiba. Tiba tiba tanpa mengetuk pintu seorang wanita masuk ke dalam ruangan Arya. Wanita itu berjalan mendekati tempat duduk Arya dan tanpa basa basi langsung duduk di pangkuan Arya dengan tangan langsung di lingkaran di leher Arya.


"Mas bentar lagi udah waktunya makan siang lho kok kamu masih kerja aja sih, kita keluar yuk cari restoran yang enak" ucap wanita itu manja.


"Sebentar sayang, kerjaan aku tinggal dikit lagi ini, lagian kan ini masih belum waktu istirahat. Jadi kita belum boleh keluar sesuka hati"


"Ya udah cepetan yah, aku udah pengen banget makan di restoran favorit aku"


"Iya sabar ya sayang, bentar lagi selesai ini. Kamu duduk dulu yang bener biar aku bisa konsentrasi dan cepat selesai kerjanya" ucap Arya pada Sherly karena dia tidak bisa konsentrasi bekerja kalau Sherly tetap duduk dipangkuan nya sambil menggesekkan p**t**nya.


Sherly tersenyum nakal lalu mengecup singkat b***r Arya sebelum turun ke pangkuan kekasihnya.

__ADS_1


__ADS_2