Karna Kamu Berubah

Karna Kamu Berubah
Cepat Nikahi Aku


__ADS_3

Arya dan Sherly keluar dari ruangan Dokter dengan wajah yang berbeda. Sherly dengan wajah sumringah nya dan Arya dengan wajah lesunya.


Sejak awal Sherly memang yakin dengan argumen nya. Tapi untuk membuktikan ucapannya dan membuat Arya tak bisa berkutik, maka Sherly dengan senang hati mau melakukan pengecekan ulang di rumah sakit.


Sherly sebelumnya memang sudah periksa di Dokter kandungan dan mendapat jawaban yang sama seperti Dokter Mayang tadi. Jadi Sherly sama sekali tak takut saat Arya memintanya untuk cek ke Dokter kandungan pilihannya.


Kini mereka tengah di dalam mobil menuju apartemen Sherly, karena ada banyak hal yang harus di bicarakan berdua antara dirinya dengan Sherly.


Meski sejak awal Sherly lah yang menawarkan diri padanya, namun tak bisa di pungkiri kalau Arya malah ketagihan melakukannya dengan Sherly. Hingga tak jarang Arya yang meminta jatahnya pada Sherly.


Dan Sherly pun tak pernah menolaknya, walaupun sebenarnya mereka habis bertengkar tapi saat Arya meminta itu, Sherly tidak pernah menolak keinginan Arya. Karena Sherly pun mereka ingin selalu di buai oleh Arya jadi saat Arya meminta jatah maka Sherly tidak pernah menolak itu.


Setelah perjalanan kurang lebih 45 menit, mereka sampai juga di basmen apartemen Sherly.


Setelah turun dari mobil, mereka pun segera masuk ke unit apartemen Sherly, dengan masih saling mengunci suara, Arya dan Sherly sepakat membicarakannya di apartemen saja agar tidak ada yang melihat mereka.


Bip....... Suara apartemen Sherly terbuka setelah dia memasukkan core sandi.

__ADS_1


Mereka berdua masuk ke ruang tengah lalu duduk di sofa. Sherly langsung menyandarkan kepalanya di sandaran sofa karena dia menang merasa lelah, padahal hanya periksa kandungan. Tapi mungkin karena sedang hamil jadinya Sherly lebih mudah lelah dari biasanya.


"Jadi kau mau apa sekarang? " tanya Arya tiba tiba membuat Sherly spontan menoleh kesamping, karena Arya saat ini tengah duduk di sampingnya.


"Apa lagi memangnya? Tentu saja aku ingin kamu segera menikahi ku. Kau mau anak ini tak punya ayah saat dia lahir nanti?" jawab Sherly sambil memandang Arya yang sudah terlihat lebih baik daripada saat di rumah sakit tadi.


Meski masih terlihat gusar, tapi setidaknya Arya sudah tidak menunjukkan reaksi berlebihan.


"Huffftt baiklah, aku akan menikahi mu, karna aku juga tidak ingin anakku lahir tanpa status dan ayah. Tapi, aku minta padam untuk jangan katakan apapun pada Kinara tentang hal ini" ucap Arya setelah berfikir cukup lama.


Dia memang bukan pria baik dan brengsek. Tapi dia tidak ingin menjadi lebih brengsek lagi dengan lari dari tanggung jawab. Dan untuk Kinara, saat ini Arya masih belum bisa mengatakan yang sebenarnya pada Kinara. Mungkin suatu saat dia akan mengatakan ini semua pada Kinara, tapi jelas bukan sekarang.


"Tentu ada bedanya Sherly, nanti kamu akan jadi istriku, jadi jelas akan ada bedanya. Aku hanya meminta kamu untuk tidak memberikan tahukah pernikahan kita nantinya ke Kinara sampai aku mengatakan sendiri pada kinara"


"Tapi kapan mas, masak aku masih harus kucing kucingan terus sih sama Kinara. Terus kalau gitu juga kamu bakal tinggal sama Kinara dong mas, terus aku gimana? aku kan hamil muda mas, aku butuh kamu. Gimana kalau tiba tiba tengah malam aku ngidam, atau nggak bisa tidur karena punggung aku sakit, siapa yang bakal njangain aku kalau tiba tiba aku nggak enak badan. Orang hamil kan kadang suka lemes, terus kepalanya juga sering pusing. Siapa yang nanti nemenin aku kalau kamu tinggal di rumah Kinara terus" protes Sherly.


"Aku bakal cari caranya nanti supaya aku bisa nemenin kamu, tapi untuk saat ini aku minta kamu tolong jangan bilang apapun dulu pada Kinara, hanya untuk sementara" ucap Arya ingin membuat Sherly mengerti.

__ADS_1


Sherly berfikir sejenak, sepertinya memang dia tidaklah bisa menuntut banyak dulu pada Arya, yang terpenting sekarang adalah dia harus segera menikah dengan Arya. Kalau masalah Kinara, Sherly akan memikirkan caranya nanti setelah pernikahan mereka berlangsung.


"Baiklah, aku nggak akan bilang apapun sama Kinara. Tapi, aku juga ingin mengajukan syarat kalau kamu mau aku nggak ngomong apapun pada Kinara" ucap Sherly.


"Kamu mau apa"


"Aku ingin kita ke rumah orang tua ku sekarang juga. Kamu lamar aku dan kalau bisa nikahi aku saat itu juga. Kedua, aku ingin kita nikah secara negara dan bukan siri. Dan yang terakhir, kalau kamu mau aku diam nggak bilang apapun tentang Kinara, maka kamu juga jangan bilang apapun pada keluarga ku kalau kamu sudah menikah dan memiliki seorang anak. Bagaimana? kamu setuju?" Sherly mengucapkan beberapa persyaratan pada Arya.


"Sherly, kalau kamu minta aku buat datang ke orang tua kamu sekarang, aku bakal lakuin itu. Aku akan kesana dan melamar kamu tapi kalau harus menikah saatnl ini juga apalagi menikah secara negara jelas tidak bisa Sherly, Ada banyak hal yang harus di lakukan untuk menikah secara negara. Ada banyak surat surat juga yang harus di urus. Dan yang terakhir, ku minta aku bohong tentang status ku pada keluarga kamu? Kamu sadar nggak Sherly kalau itu bisa jadi masalah baru kalau sampai aku bohong tentang status ku pada keluarga kamu. Bagaimana nantinya kalau mereka tau kalau sebenarnya aku sudah menikah dan punya anak sebelum menikahi kamu. Mereka pasti akan mereka kecewa dan tertipu Sherly" jelas Arya ke Sherly.


"Terus kalau keluarga aku nggak setuju kita nikah gimana mas? kamu emang mau cerai dengan kinara huh? nggak kan? jadi ya cara satu satunya kamu harus bohong kalau kamu itu masih single dan belum menikah. Dan untuk waktu pernikahan, sepertinya kamu benar mas, tapi aku tetap mau secepatnya kita menikah, kalau bisa Minggu ini" ucap Sherly.


"Ya sudah kalau begitu. Bagaimana kalau sekarang kita ke rumah orang tua kamu aja dulu Sherly. Kita bicarakan tentang pernikahan setelah keluarga kamu setuju menikahkan kamu dengan ku" putus Arya.


"Baiklah aku mau telfon mama sama papa ku dulu. Biar mereka ada di rumah saat aku pulang nanti" ucap Sherly.


Sherly sudah selesai menelfon ibunya dan dia mengatakan kalau papa Sherly ada di kantor saat ini jadi Sherly dab Arya sepakat akan kesana nanti malam saja.

__ADS_1


Papa Sherly memang bekerja di sebuah perusahaan. Jadi saat seperti ini pastilah papa tidak ada di rumah.


__ADS_2