Karna Kamu Berubah

Karna Kamu Berubah
Masak Bersama


__ADS_3

Sementara itu, perempuan yang sedari tadi terus menari nari di fikiran Abian dan tengah menjadi bahan pembicaraan dua pria, kini tengah fokus dengan handphone nya dan sebuah buku note kecil. Dia ingin belajar platting makanan. mulai dari menu makan siang sampai desert nya agar penampilan masakannya semakin menarik.


Tapi kali ini Kinara lebih mendalami platting untuk desert dulu. Karena menurut Kinara ini agak rumit dari menu makan siang. Jadi Kinara lebih mengfokuskan mempelajari platting desert dulu. Baru setelah itu Kinara akan mendalami dan belajar platting menu makan siang nanti.


Karena ingin mengusung tema yang intagrameble, jadi Kinara memilih mempelajari yang menurutnya terlihat cantik, dan lucu. Kinara ingin desert nya memiliki tampilan yang menarik. Selain ingin membuat pelanggannya senang dan tertarik dengan desert atau makanan yang dia buat nanti. Kinara juga ingin sang putri akan merasa senang saat melihat makanan yang di buat ibunya.


Setelah melihat banyak video dan mencatat beberapa di buku notes nya, Kinara pun memilih beberapa yang menurutnya menarik dan sepertinya Kinara juga bisa nanti kalau mencobanya.Dan kini saatnya mempraktekkan apa yang dia pelajari tadi.


Kinara mulai membuat beberapa menu di antaranya menu yang akan di buat Kinara ada coklat karamel puding cake, manggo chisee chake, lalu ada cake strawberry berbentuk mawar di tambahi es krim strawberry dan vanilla dan ada juga beberapa cup cake.


Karena hari masih belum terlalu sore maka Kinara segera mengeksekusi bahan bahan yang ada di hadapannya. Yang terpenting adalah membuat makanan itu dulu. Masalah platting kan bisa nanti, kalau sudah selesai membuat makan malam nanti.


Kinara tak sendirian di dapur, ada di cantik Feli yang ikut antusias membantu dirinya. Entah itu di sebut membantu atau merecoki, tapi Kinara sangat senang melihat putrinya berinisiatif membantunya dan ikut senang dengan kegiatan maminya.


"Sayang, tolong ambilkan mami tepung yang di sana sayang" ucap Kinara menunjukka tepung yang dua maksud.


"Ok siap mami" jawab Feli penuh semangat, dan segera Feli mengambil tepung yang dimaksud Maminya.


"Ini Mami tepungnya" ucap Feli menyerahkan tepung itu ke Maminya.


"Makasih sayang" jawab Kinara lalu memasuki tepung yang telah dia ukur ke dalam loyang sedikit demi sedikit.


"Mami, Feli boleh bantu nyangin tepungnya?" tanya Feli penuh harap.


"Iya boleh, tapi sedikit demi sedikit aja ya sayang" jawab Kinara.

__ADS_1


"Yey asik......"sorak Feli kegirangan.


Lalu Feli pun menuang tepung itu sedikit demi sedikit. Tapi karena sangking semangatnya membuat beberapa rambut Feli menutupi wajahnya dan reflek Feli mengibaskan rambutnya dengan tangan yang terkena tepung. Dan jadilah wajah Feli jadi cemong terkena tepung.


Kinara yang tak sengaja menoleh pun jadi terbahak saat melihat wajah putrinya yang sudah cemong itu. Bahkan si pemilik wajah masih tak menyadari akan hal itu.


"Hahaha......." tawa Kinara meledak saat melihat Feli. Apalagi sekarang Feli menatapnya bingung.


"Mami kenapa ketawa. Emang ada yang lucu disini?" tanya Feli sambil mengerja polos, Feli bahkan menoleh ke kanan dan kiri guna melihat apa ada hal yang lucu. Tapi Feli tak menemukan apapun yang lucu di sekitarnya. Sampai akhirnya Feli melihat pantulan dirinya di microwave.


"Aaaaaaaaa" teriak Feli saat melihat tampilan dirinya sendiri.


"Muka Feli kok kayak jin tomang sih mi" ucap Feli mengucapkan kata absurt setelah teriak kaget.


"Hahaha yaudah sayang sini mami bersihin mukanya biar cantik lagi" ucap kinara sambil tertawa karena mendengar ucapan putrinya.


"Aaaaaaa Feli" giliran Kinara yang teriak kaget karena Feli memberi tepung ke wajah nya.


"Hahaha,,,,,, Mami juga kayak jin tomang hahaha" tawa Feli meledak saat melihat wajah maminya yang cemong seperti dirinya.


Kinara mengusap wajahnya lalu mendapati tepung di telapak tangannya. Kinara pun mengambil tepung lagi di bowl lalu mengusap kan nya di wajah Feli membalas kejailan putrinya tadi.


Dan untuk beberapa saat mereka pun berperan tepung sampai membuat dapur menjadi kotor dan berantakan seperti habis terkena angin topan.


"Stop stop Feli, stop Mami nyerah" ucap Kinara melambaikan tangan.

__ADS_1


"Hahaha Mami kalah wlekk" ucap Feli girang.


"Iya mami kalah, sekarang kita lanjut buat kue ya, jangan becanda Mulu, ntar keburu Papi pulang kantor lho"


"Oh iya Mi, tapi mi,,,,,,," ucap Feli terputus saat dia menyadari kalau dapurnya sudah sangat berantakan. Bahkan tepungnya sudah habis yang di mangkuk tadi.


Kinara yang mengerti maksud putrinya pun sedikit kaget tadi melihat dapurnya setelah perang tepung tadi. Tapi Kinara tak marah karena dia pun senang bisa bercanda dengan putrinya, Lalu kinara mengambil bahan bahan baru yang ada di tempat penyimpanan. Untung dua masih punya banyak stok, jadi nggak usah pergi untuk membeli lagi.


"Yaudah sekarang kita buat lagi kue dan pudingnya, tapi kali ini buat nya yang serius, jangan bercanda lagi kayak tadi biar bisa Mateng ntar makanannya. Mami juga harus masak makan malam nanti ok!" ajak Kinara.


"Iya Mi, maafin Feli ya Mi udah bikin semuanya kotor" ucap Feli merasa bersalah.


"Nggak papa sayang, Mami nggak marah kok, kan tadi kami juga ikut bikin dapur kotor dan berantakan. Jadi Feli jangan sedih dan kita masak lagi. Nanti kamu juga bakal bikinin copy cake yang lucu buat Feli" ucap Kinara berusaha membuat putrinya tak sedih lagi.


Dan benar saja, ucapan Kinara membuat Feli bersemangat lagi.


"Bener mami nggak bohong, kita mau buat cup cake juga Mi?" tanya Feli dengan wajah berbinar.


"Iya sayang, pokoknya kita buat banyak cemilan nanti. Jadi sekarang kita mulai lagi masaknya, tapi kali ini nggak pake becanda ya sayang" ajak Kinara pada Feli.


"Siap mami" jawab Feli sambil hormat ke maminya.


Mereka pun kembali memasak lagi, di mulai dari cake, lalu puding, dan setelah semua disert itu jadi gantian Kinara membuat menu makan malam.


Kini setelah masak memasak selesai tinggal saat yang paling di nanti Kinara yaitu menghias makanannya.

__ADS_1


Kinara mengeluarkan beberapa desert buatannya yang di taruh di kulkas. Lalu Kinara mulai menghias satu persatu desert nya sesuai apa yang dia pelajari tadi. Feli pun terlihat sangat bersemangat dan eksaited melihat Maminya mulai menghias desert nya.


Feli bahkan tak sabar menunggu waktu makan malam untuk mencobanya dan mengambil salah satu cup cakes yang telah di hias ibunya. Kinara terkekeh melihat putrinya yang terlihat sangat senang melihat hasil karya maminya.


__ADS_2