
Aldric berjalan di lorong kamarnya sudah dekat, di krpalanya ia memikirkan apa lagi persiapan yang harus di lakukanya, ia pun ingat sistemnya bisa lvl up, agar membuka area market baru dan dokumen baru juga, ia memutuskan akan menaikan lvl sistemnya, sistem hanya memiliki 5 lvl jadi seharusnya tidak akan terlalu susah.
Aldric membuka pintu kamarnya namun ia kaget belihat seseorang dengan jubah hitam, 2 dagger di pinggangnya dan ada satu lagi di dadanya, jubahnya menutupi seruruh tubuhnya hanya mengekspos bagian depanya, ia menggunakan armor kulit yang entah dari hewan apa kelihatanya sangat keras tapi juga tipis, matanya menyala biru di bagian kanan.
"punya mu ?" katanya sambil melempar sesuatu ke arah Aldric, itu adalah kristal teleport yang baru saja Aldric lempar ke bagian luar kastil, Aldric jelas terkejut namun ia tahu siapa gadis berjubah ini, dia orang yang sama dengan tadi malam, salah satu member pahlawan.
Aldric pun menunduk hormat "y-ya... Ini milik saya" kata Aldric ada nada panik di suaranya, sang assasin itu menghela nafasnya ".... bocah, aku tidak tahu mengapa kamu ingin keluar dari kastil ini tapi sekarang bukan saatnya, di sana masih berbahaya,.... Dan lagi pula dari mana kamu mendapatkan kristal ini ?, hm ?.... Dari pasar gelap ?"
Aldric tidak tahu cara menjawabnya barang berjenis Aetheric Relics memang langka seperti yang di jelaskan oleh sang ksatria, gawat dini bisa memacu ketidak percayaan jika ketahuan oleh anggota istana.
"um... Nona..." Aldric tidak tahu nama dari assasin itu namun sepertinya assasin itu tahu ketidak tahuan Aldric, "panngil aku... Umbra" Aldric mengangguk "nona Umbra bisakah anda merahasiakanya dari keluarga saya...., saya takut di marahi" katanya sambil menunduk dan kelihatanya Umbra sedang mempertimbangkan permohonan Aldric.
Umnra kemudian menghela nafas sekali lagi "haah... Baiklah, tapi berikan aku kristal lainya" Aldri pun memberikan kristal ke dua yang ada di sakunya Umra pun berjalan ke luar kamar Alrid dan berbalik ke arahnya "aku akan mengembalikanya ketika keadaan sudah mereda, tapi untuk saat ini sebaiknya kamu tetap diam di kamarmu,... Itu lebih aman sampai jumpa" dan kemudian ia hilang ke udara tipis dan angin sepoy sepoy bisa di rasakan di lorong, aneh padahal tidak ada jendela terbuka di sepanjang lorong itu.
Aldric menutup pintunya dan menghela dafas, ia benar benar panik karena rencananya ketahuan, Aldric tidak tahu apakah Umbra akan menepati janjinya tapi itu tidak masalah untuk sekarang.
__ADS_1
Aldric pun mengingat ucapan Umbra 'bocah, aku tidak tahu mengapa kamu ingin keluar dari kastil ini tapi sekarang bukan saatnya' Aldric pun berpikir di dalam kepalanya, aku rasa ia tidak pernah melihat cermin sebelumnya.
(konteks : Aldric memiliki tinggi 175 cm dan Umbra memiliki tinggi 156 cm Aldric memang tidak tahu umur Umbra tapi dari inggi mereka beda 20 cm)
Aldric kemudian duduk, ia sedikit khawatir tapi ia harus mengambil tindakan di saat yang sama, ia melihat ke sistem dan mencari cara untuk lvl up dan tentu ada penjelasan untuk lvl up dan itu sangat simple capai 4 achivment Aldeic sudah punya 3 jadi ini akan mudah pikirnya.
Ia melihat list Achivment untuk mencari yang paling mudah dan ia langsung menemukanya itu adalah melakukan lvl up kepada satu barang kepunyaan (sekali).
Aldric pun langsing mengambil soul lantern dan kristal lvl upnya dan mengadukan keduanya merekapun menyatu, lentera itu kemudian berubah menkadi berkarat, kaca oada lentera itu retak dan api yang menyala berubah menjadi pink ke merahan.
Aldric langsung mendapat dua Achivement yqng pertama memiliki nama enchantment, dan system breaker. Tidak lama setelah itu ada suara tepuk tangan di belakang Aldric, itu adalah Amicus dengan suara tv statik yang klasik.
"tidak penting !, yang penting sekarang kamu sudah lvl up, dan aku akan memberi tahu mu apa saja yang kamu buka karena melakukan lvl up" Aldric langsung bersemangat
"ayo! katakan" Amicus kemudian melakukan gerakan seperti membersihkan tenggorokanya, padahal ia tidak punya tenggorokan.... atau mulut apalagi kepalanya adalah tv "yang pertama bagian market, sekarang kamu bisa mengakses barang dengan kualitas dan tingkatan lebih tinggi, lagi namun tentu mereka menjadi lebih mahal"
__ADS_1
Aldric mengangguk ia tahu akan ada bagian market yang terbuka setela lvl up, "yang ke dua hasil pencarianmu tidak hanya akan membuka pengetahuan umum namun juga teori langsung dari ahlinya" Aldric pun di situ sadar bagian yang terkunci di bagian serch adalah bagian lain dari dokumen yang di berikanya.
"hanya itu untuk saat ini, akan ku beri saran lvl up secepat mungkin lagi pula tugas untuk lvl up tidak terlalu sulit" Aldric mengangguk paham dari saran Amicus "baik, aku akan mencoba" Aldric kemudian melempar sebuah arang dari sakunya ke wajah Amicus, "aw !... untuk apa itu ?!"' teriak Amicus, "hey bajingan kamu kabur saat aku dalam masalah anggap daja kita impas"' Amicus menggelengkan kepalanya "terserahlah, adios" ia pun hilang dengan cepat.
Aldric melihat ke sistem bagian market dan melihat barang yang kualitasnya lebih bagus dari sebelumnya, tapi mereka sangat mahal, bahkan jika Aldric menjadikan semua emasnya sebagai credit itu akan benar benar pas, barang yang ia lihat memiliki nama possesive mask, warnanya putih dengan dua lubang mata, tidak ada detail lain hanya sebuah topeng putih polos.
Namun di deskripsinya mengatakan, possesive mask gunakan dan biarkan topeng ini bertarung dengan tubuhmu, meninggkatkan kekuatan fisik dan reflek pennguna dan dapat melindungi identitas pengguna selama di pakai bertipe Aetheric Relics (dapat lvl up).
Aldric tergiur mamunbitu akan menghabiskan seluruh credit dan emasnya, masa boda Aldeic pikir dan membekinya, topeng itu pun muncul di hadapanya, Aldric langsung melihatnya, topeng itu tidak memiliki ikat, bahanya tidak di ketahui teksturnya seperti kayu namun sangat padat, jika ini memang kayu mungkin terbuat dari kayu Quebracho.
Aldric menempelkanya di wajahnya dan itu menempel dengan halus, dan ia dengan mudah dapat melepaskanya.
Aldric memanggil sang ksatria untuk melakukan test setelah di beritahu harus apa sang ksatria sedikit tidak yakin "tuan.... saya.... Tidak.... yakin... Dengan.... Rencana.... Ini" Aldeic menggelengkan kepalanya "ini hanya test ayo lakukan"
Aldric menggunakan topengnya dan sang ksatria melakukan serangan 'halus' dengan keceparan tinggi, tubuh Aldric secara tiba tiba bergerak sendiri mendunduk, maju dan melakukan uppercut kepada rahang bawah sang ksatria, suara baja beradu dengan tangan Aldric dapat terdengar, sang ksatria mudndur beberapah langkah.
__ADS_1
Aldeic yang menyadari semua ini langsung melepas topengnya "astaga !, kamu baik baik saja ?" dengan nada panik dan khawatir sang ksatria kemudian berlutut di hadapanya "saya... Baik... Baik... Saja.... Terima.... Kasih... Atas... Kekawatiranya..."
Aldric pun mengangguk dan membiarkan sang ksatria berisitirahat lagi, ia kemudian melihat ke arah topeng itu mengingat perasaan anehnya ketika menggubakanya, tubuhnya yabg bergerak sendiri namun ia masih sadar dan dapat nelihat semuanya.