
hari pengetesan prototype Dark Iron Cluster dan itu berhasil barriernya tidak habis habis karena terus tergantikan barrier baru, ketahananya luar biasa sihir destruktif hanya dapat melakukan kerusakan kecil belum lagi baja yang di campur dengan lapisan titanium membuatnya sangat kuat dengab ketebalan armor 600 mm, ini mungkin tank perama di dunia ini pikir Aldric dengan bangga
Namun ada masalah benda itu harus di dorong atau di tarik oleh 4 ekor kuda berkualitas tinggi dan Aldric hanya memiliki pas empat kuda sementara itu Dark Iron Cluster ada 3 jumlahnya di tambah lagi tidak akan aman untuk sang kuda berada di depan sebuah mesin yang seharusnya melindungi apapun di belakangnya.
Aldric memberi pendapatnya inu kepada para blacksmith yang bekerja di sana, semua sudah sangat bagus dapi kekuranganya memuat mesin itu nyaris tidak operasional ditambah kuda dengan kualitas tinggi sangat sensitif (bentuk kudanya mirip kuda belgia) terhadap suhu di negerinya membuat kuda tersebut tidak efektif di gunakan sebagai hewan penarik.
Setelah diskusi yang panjang, salah satu blacksmith memberikan ide. "Mungkin kita bisa mencoba mengganti sistem penariknya dengan mekanisme yang lebih kuat, seperti Arcanum Machina untuk menggantikan hewan penarik sepenuhnya"
Mendengar sang blacksmith Aldric berpikir kerqs karena dia tidak tahu apa itu, dan Aldric mencoba mencarinya di market dan ternyata itu adalah sebuah kontrapsi sihir bekerja layaknya motor pada kendaraan tergantung kualitasnya mereka dapat mendorong banyak bobot yang berat.
Tetapi keadaan ekonomi Aldric tidaklah bagus perbaikan barrier benteng, benteng itu sendiri dan kuil yang ia cemari sangatlah mahal tetapi dia tahu dia harus melakukan apa, tidak.... Lebih tepatnya dia tahu siapa yang harus dia temui.
Keesokan harinya dia menuju ke sebuah tempat bersama pasukan leier dia membiarkan pasukan silverlance untuk memperbanyak diri mengingat jasanya dan kemampuan mereka Aldric tidak mau mengganggu pelatihan mereka.
Aldric menuju ke akademi solar of knowledge hendak mencari mekanik sihir yang hebat dan di ajak kerja sama dengan mereka, dia juga memawa prototype pertama dari Dark Iron Cluster yang di tarik oleh ke empat kuda kualitas tinggi miliknya, namun seperti yang dia duga kuda itu dengan mudah mengalami overheat sihir penyejuh harus di rampal setiap 1 jam selama perjalanan dan itu benar benar membebani mereka dalam perjalanan.
Prototype itu di tutupi oleh kain untuk menutupinya dengan bobotnya itu Aldric kaget ia bisa bertahan selama ini dia berpikir roda nya akan rusak di tengah perjalanan atau sesuatu.
Mereka pun sampai dan mereka di tahan sebentar oleh para penjaga di sana karena curiga dengab Dark Iron Cluster yang di tutupi kain namun melihat yang berada di kereta kuda adalah Aldric mereka langsung membiarkan dia masuk.
Di jalan menuju akademi sihir yang besar layaknya kastil itu banyak warga yang tergakum gakum dan juga bertanya tanya apa yang di tarik oleh 4 kuda besar dan kuat itu tingginya nyaris setinggi rumah dan dan berbentuk layaknya tempurung kura kura hanya itu yang dapat mereka pahami dari benda itu.
Sesampainya di gerbang akademi banyak murid yang perhatianya tertuju pada rombongan tersebut sampai Aldric turun dari kereta kudanya dan banyak orang mulai bersorak untuknya, Aldric tidak menyadari dia telah menjadi populer di semua negeri karena jasanya kisahnya banyak di sebarkan dari mulut ke mulut oleh para pedagang dan petualang lain.
__ADS_1
Aldric yang melihat banyak orang menyorakinya menjadi sedikit malu tidak lama Lumetri datang menyambutnya "Aldric lama tidak pertemu !" Aldric dengan senyuman "bibi... Lama tidak bertemu juga" mereka pun pergi ke kantor Lumetri untuk membicarakan kedatangan Aldric ke akademinya hari itu juga.
"jadi jadi... kenapa kamu datang kemari ?" sebelum langsung ke point Aldric sempat bertanya beberapa hal kepada Lumetri "um... Bibi kalung yang bibi berikan ini tidak bekerja bukankah seharunya muncul sesuatu untuk melindungi ku ? Saat aku dalam bahaya ?"
Lumetri mengangguk "oh itu... Shield guardian hanya akan aktif di luar area perang... Secara teknis waktu itu kamu berada dalam situasi yang di nyatakan sebagai situasi perang jadi itu tidak akan aktif... Dan selama sang pengguna tahu apa yang harus di lakukan makan kalung itu tidak akan aktif"
Aldric mendengarkan penjelasan bibinya dengan penuh perhatian dan dia memahaminya "um... Dan bagaimana dengan syal ku ? Kamu tahu aku kena tembak tiga anak panah mengapa dia kadang tidak melindungi ku ?"
Lumetri berpikir sebentar sebelum menjawab "mungkin ada beberapa faktor mungkin ada terlalu banyak projektil yang melayang melewati mu atau bahkan di tembakan membuwt syal mu bingung, atau mungkin syal itu tidak memiliki ruang gerak tanpa melukai pasukan di sebelahmu, dan juga mungkin syal itu sudah tidak melihatmu sebagai tuanya.... Dimana itu adalah hal yang mustahil melihat energinya yang masih membara"
Aldric mengangguk paham sekarang dia bisa lebih tenang mengetahui kekurangan barang sihir yang ia miliki "jadi kamu ke sini untuk apa selain bertanya... Tentu kamu tidak datang sejauh ini hanya untuk bertanya hal sesimple itu ?"
Aldric mengangguk "apa bibi tahu sesuatu tentang Arcanum Machina ?" Lumetri mengangguk "tentu... Itu adalah bagian dari Artificer subclass... Tetapi aku kurang mendalaminya"
Aldric terlihat sedikit kecewa "begitu yah... Apa ada murid yang mempelajari Arcanum Machina di sini ?" Lumerti mengangguk "tentu ada" Aldric melihat harapan di depan matanya itu langsunf tersenyum "ada berapa ?"
"hanya... Um... 9 orang" mengingat akademi itu sabgat besar dan memiliki ribuan murid dan hanya 9 di antara mereka mempelajari Arcanum Machina sangatlah konyol dan tidak masuk akal tapi Aldric akan tetap mengajak mereka.
"bibi aku harus jujur, kedatangan ku kemari adalah untuk dapat mendapatkan beberapa pelajar untuk mengerjakan projek Arcanum Machina untuk ku... Tentu aku akan membayar mereka jika perlu" mendengar ini Lumerti mengangguk paham "boleh boleh saja... Tetapi kamu harus mendapat persetujuan dari kepala kelas sekaligus pemimpin pelajar Arcanum Machina"
Aldric pun bertemu dengan pemimpin pelajar kelas Arcanum Machina dia adalah seorang pria muda berumur 19 tahun habya beda beberapa tahun dengan dirinya mereka bersalaman lalu duduk untuk membicarakan projek yang ingin ja berikan kepada mereka bersembilan dan pria itu menjadi perwakilan 9 orang itu.
Pria muda itu memiliki rambut biru matanya berwarna biru pula wajahnya terlihat polos, dia jelas sangat canggung tetapi cara dia mempertahankan formalitasnya benar benar pantas di beri hormat.
__ADS_1
"perkenalkan nama saya adalah Trinich" Aldric swdikit bingung "mengapa menggunakan nama palsu ?" Trinich tertawa dengan canggung "um... Ya saya lebih suka di oanggil dengan julukan saya tapi jika anda mau nama asli saya adalah-", "senang bertemu dengan mu Trinich... Jadi katakan padaku... Bagaimana keqdaan orang orang yang belajar di bidang Arcanum Machina ?"
Trinich mengangguk "yah kami sangat sering tidak di anggap atau bahkan di bicarakan sebagai kesalahan bahwa kami membuat pilihan yang buruk tapi tetap kami mempertahankan Arcanum Machina di sekolah ini"
Aldric mebgangguk "apa selalu hanya ada sembilan murid di kelas Arcanum Machina ?" Trinich mengelengkan kepalanya sambil melihat ke bawah "tidak... Di awal tahun oelajaran pasti ads banyak walau tidak sebanyak kelas lain... Mungkin bisalah 50 sampai 100 murid tetapi kebanyakan dari mereka pindah kelas atau bahkan keluar karena kebanyakan mengira ini hanya buang buang waktu"
Aldric mengangguk "jadi kalian sembilan yang terakhir bertahan ? Dan aku dengar kalian berada di tahun ke 5 (tahun ajaran terakhir) kalian ? Sudah tahu mau kemana setelah ini ?" Trinich tidak menjawab dia hanya mengelengkan kepalanya Aldric bisa melihat kesedihan di matanya.
Dengan penuh empati, Aldric menghormati perasaan Trinich dan tidak memaksanya untuk membagikan lebih banyak informasi. Aldric pun dengan sikap ramah "aku datang ke sini untuk memberi kalian kesempatan... Itu tergantung dari kalian mau bergabung dengan ku atau tidak dalam projek besar yang akan aku buat"
Trinich terlihat bersemangat "apa itu ?" Aldric mengangguk "bawa sisa murid dari kelas Arcanum Machina ke lapangan aku akan menjelaskanya di sana.
10 menit kemudian Aldric sudah berada di lapangan bersama dengan Dark Iron Cluster yang di tutup oleh kain putih, tidak lama Trinich dan murid lainnya datang ke sana mereka awalnya bingung dan Aldeic menjelaskan dengan penuh semangat.
"aku hanya dapat mengatakan selamat untuk kalian semua yang bertahan selama 5 tahun di kelas Arcanum Machina dan tidak menyerah... Aku yakin setiap dari kalian akan menjadi seorang ahli Arcanum Machina yang hebat... Di sini aku memiliki projek untuk kalian"
Aldric melepaskan kain putih itu dan menunjukan Dark Iron Cluster yang besar dan sangat megintimidasi, para murid terilah kagum "sebelum aku beritahu tugas kalian apa, apa ada pertanyaan ?" tidak ada yang bertanya namun mereka jelaa bersemangat terutama Trinich.
"baiklah aku rasa tidak ada yang bertanya... Tugas kalian adalah membuat Arcanum Machina yang cukup kuat untuk mendorong Dark Iron Cluster ini bobotnya adalah 3 ton... Dan juga terdapat banyak ruang di dalamnya jadi aku yakin kalian dapat mengerjakanya dengan mudah... Ini masihlah protorype... Jadi ini belum benar benar jadi jika kalian berhasil aku akan mempekerjakan kalian di kotaku, dan percayalah kita akan memiliki banyak projek yang besar di sana aku percaya kalian dapat melakukannya dan aku akan kembali dalam waktu dua 3 minggu apa itu cukup ?"
semuanya setujy 3 minggu adalah waktu yang cukup Aldric lalu memberikan Trinich sebuah kantong koin emas berjumlah 200 koin emas sebagai modal dan bagi mereka ini sangat cukup bahkan lebih, Aldric pun pamin dan ia melihat ke belakang mereka langsung saja melihat desainya dan memasuki Dark Iron Cluster untuk mengecek interiornya Aldeic tersenyum melihat semangat mereka dalam mengerjakan tugas mereka.
Aldeic juga meninggalkan ke empat kuda kualitas terbaiknya kepada mereka jikalau mereka ingin mengerakan benda itu ke suatu tempat.
__ADS_1