
Di pagi hari setelah malam itu 30 orang di tangkap di dalam sebuah rumah yang memiliki terowongan bawah tanah dengan barang bukti kristal abyss berbobot 10 kg, siangnya kristal Albyss itu di musnahkan di kuil terdekat, sang pemimpin bandit jelas sangat marah karena hal ini, "bajingan !, kita telah bekerja selama 6 tahun hanya untuk gagal dalam 1 malam ?!"
"tuan haruskah saya melaporkan ini kepada yang agung ?" pelayan yang mengatakan itu mendapat sebuah energi hitam menembus dahinya dan ia jatuh ke tanah tidak lagi bernafas "dasar bodoh !, dia tidak akan memaafkan kita jika dia tahu !"
Necromancer itu pun berpikir keras apa tindakan yang harus dia ambil "tutup jalur air sungai ke kota sepenuhnya dan pastikan area itu di jaga dengan baik, aku akan menggunakan raise dragon untuk memperkuat area tersebut" printah dari dang necromancer kepada salah satu pelayan di mana ia menunduk dan pergi hendak melaksanakan rencana tersebut.
Aldric melihat semua dokumen yang ia dapat dari penangkapan tadi malam "waah... 10 kg ?, bahlan kristal abyss terbesar yang bisa di bawa kereta kuda hanya berbobot beberapa gram"
Andy masuk ke kantor Aldric "selamat tuan anda benar benar berhasil mendapat kepercayaan orang orang di kota ini, karena penangkapan malam tadi jadi banyak yang membicarakan anda secara fositif"
Aldric mengangguk "bagus lah... Tapi masalah sungai dan bandit belum teratasi" Andy mengangguk "haruskah saya mengirim tentara atau petualang ke sana ?" Aldric berpikir sebentar tentara kotanya tidak begitu kuat ia tidak ingin mengirim mereka menuju kematian, petualang mungkin bisa tapi pasti mereka akan mahal ia sedang sangat berhemat sampai ayah atau income kotanya ia dapatkan minggu depan, tapi menunda juga bukanlah pilihan bagus.
"tenanglah aku punya teman yang akan menyelesaikan ini semua" Andy langsung penasaran "siapa dia tuan ku ?"
"um.... Lihat saja ia menggunakan topeng putih polis dan jubah hitam" Andy mengangguk "kapan ia akan datang ke sini tuan, saya yakin dia baru di sini saya mau memberi tahu lokasi petanya" Aldric mengangguk dengan canggung "oh... Aku baru ingat aku ada urusan pribadi... Bisakah kamu informasikan semua yang di butuhkan temanku ?, dia akan langsung masuk ke kantor ini"
Andy mengangguk "tentu" Aldric pergi ke kantornya dan pergi ke kamarmandi di mana ia mengganti baju dan mengenakan possesive mask entah krnapa rasanya jadi lebih nyaman dengan possesive mask ber lvl5.
Ia pun masuk kembali ke kantor sebagai 'teman' Aldric, "permisi tuan Aldric ?" Andy melihat ke belakang dan melihat sosok yang di sebutkan ciri cirinya oleh Aldric "oh... Anda temanya tuan Aldric ?... Bisa tolong sebutkan nama anda ?"
"nama... Saya.... Hunter killer" Andy mengangguk "salam kenal Hunter killer nama saya Andy assisten tuan Aldric, sekarang ia sedang sibuk tapi dia memerintahkan aku untuk memberi mu ini" kata Andy sambil memberikan gulungan peta "mohon kerja samanya" kata Andy sambil menunduk.
__ADS_1
"baiklah saya akan langsung bergerak, setelah semua selesai saya akan berikan laporan dan pergi dari sini, saya punya urusan" Andy terlihat bingung "bukah akan bagus jika anda menunggu tuan Aldric ?, saya yakin dia ingin bertemu dengan anda"
"yah akan ada lain waktu alu memiliki jadwal padat" Andy mengangguk "saya paham mohon untuk berhati hati"
Di perjalanan ke sana Aldric memanggil tormented dan knight "kaliam berdua bersembunyilah muncul ketika keadaan untuk memburuk dan buat jalan keluar untuku paham ?" keduanya mengangguk dan menghilang menjadikabut hitam.
Di saat perjalanan itu Aldric bertemu dengan kumpulan undead bau mereka busuk, organ yang di penuhi belatung dan lalat bergelantungan dari tempatnya, beberapa dari mereka sudah tidak lengkap seperti mana mestinya manusia.
Aldric merasa jijik dengan semua ini "ah.... untunglah aku tidak makan sebelum pergi ke sini" katanya dan dia akan membiarkan sang topeng untuk mengurus semua undead ini, lagi pula mereka berjalan lamban.
Salah satu undead mengangkat tanganya dan hendak mencakar Aldric dengan tulang jarinya yang terekpos namun dengan kecepatan tinggi tubuh Aldric bereaksi memukul kepala undead itu hingga terlepas dari tempatnya, Aldric sendiri tidak sana apa yang baru saja terjadi.
Undead mulai mengerumuninya tapi tubuh Aldeic bergerak dengan kecepatan tinggi menyerang area vital seperti tenggorokan kepala dan juga organ inti seperti otak dan menghancurkanya.
Para undead itu berjalan tanpaleduli mereka berjalan kepada penggiling daging yaitu Aldric sampai semua dari mereka mati, di sekitar Aldric adalah tumpukan mayat undead lengan dan pakaianya tertutupi cairan organ dan darah dari para undead.
Aldric melihat tanganya yang penuh dengan noda dari organ, darah dan cairan lengket lainya "yuck... Menjijikan"
Aldric masih jauh dari sungai tetapi undeadnya sudah sebanyak ini ?, Aldric juga belum lihat sang topeng menggunakan pedang barunya mungkin parq undead ini terlalu lemah untuk di serang oleh pedabg barunya ?, atau topeng itu memang melihat pedang itu sama seperti dirinya... Scam.
Setelah melewati hutan di mana undeadnya tidak kalah banyak Aldric menemukan bendungan dan benteng kayu buatan para bandit, para bandit yang melihat Aldric langsung memperingatkan yang lain dan langsung menembakinya dengan panah dan peluru sihir, tapi syal Aldric menangkisnya dengan lihai, malahan gerakan syalnya lebih terorganisir dari yang sebelumnya mungkin itu telah di kendalikan sang topeng.
__ADS_1
Beberapa projektil yang mereka tembakan malah balik mengenai mereka, melihat ini orang orang yang berada di atas benteng berteriak "bodoh !, berhenti menembak tidak ada gunanya cepat buka gerbangnya kirim undead golem"
Gerbang bemteng kayu itu di buka darinya keluar sebuah makluk tidak suci, sebuah abominasi, sebuah kreasi yang seharusnya tidak ada.
Makluk itu memiliki tinggi 2,5 meter tangan kananya lrbih besar di banding tangan kiri, tangan kananya terdiri dari tumpukan tangan lain yang di jahit, kepalanya terdiri dari 6 kepala manusia dewasa yang di jahit bersama sama, tubuhnya terdiri dari kulit manusia yang berlapis lapis.
Aldric benar benar jijik dengan makluk itu "tolong cepat bereskan... Aku tidak ingin melihat abominasi ini" bisiknya ke topeng sang topeng langsung mengambil alih dan melihat ke bawahnya melihat lihst batu ia kelihatan sedang memilih batu yang cocok.
Makluk itu mulai berlari debgan ke 7 kakinya yang sejarusnya tidak operasional mendekat ke arah Aldric sementara sang topeng sedang melihat lihat batu batu yang cocok.
Sang topeng pun menemukanya dan mulai membidik ke arah abominasi itu, dan ia melempar dengan kecepatan tinggi ke arah dada abominasi itu dan ketika itu menembus makluk itu terdengar suara retakan, ternyata di tengah makluk itu terdapat sebuah kristal yang membuat semua bagian tetap pada tempatnya.
Seketika ketika kristal itu pecah makluk itu jatuh berantakan dan berubah menjadi abu hitam para bandit yang melihat ini terkejut mereka mulai panik "cepat panggil naga itu !" suara lonceng terdengar dan langit menjadi gelap dan mulai mempercikan petir dan guntur.
Aldric yang melihst perubahan cuaca ini merasa tidak enak, benar sajah dari awan hitam itu muncul seekor naga ?, makluk itu berbentuk layaknya naga tetapi tubuhnya terbuat dari tulang, dari tulang tersebut terlihat listrik yang lompat ke mana mana, matanya menyala biru, makluk itu mendarat dan mulai mengeluarkan suara yang mengelegar dan kuat ke arah Aldric, beberapa listrik kecil dari raungan itu mengenainya itu tidak begitu sakit tapi tidaklah nyaman juga.
Sang topeng mengambil alih ia akhirnya menaril pedang tersebut dan besiap menyerang naga itu kemudian menarik nafas ?, tidak energi dari udara mulutnya bercahaya biru ke putihan sebelum berubah menjadi energi yang begitu padat membuat sebuah laser, Aldric benar benar panik di mana tormented dan knight ?.
Namun sang topeng dengan kekuatan yang luar biasa mengayunkan pedang tersebut dan sebuah angin kencang dan juga keras terbuat, mrmotong energi padat itu menuju sang naga, ketika naga itu tertabrak oleh angin tersebut tubuhnya hancur berantakan bagian bagian tubuhnya terbang entah kemana meninggalkan kepalanya terjatuh ke tanah dan langit kembali biru cerah.
Para bandit dan Aldric terkejut dengan apa yang mereka lihat, para bandit keluar dengan menjatuhkan senjata mereka dan mulai berlutut memohon untuk hidup mereka "tuan petualang... Siapapun dirimu tolong ampuni kami"
__ADS_1
Aldric menarik nafas "bailah... Hancurkan bendungan sungai itu dan serahkan diri kalian ke kota... Jika tidak... Aku pastikan akan memburu kalian seumur hidup kalian paham ?"
Para bandit yang ketakutan pun setuju "ba-baik... Terimakasih atas ampuanan anda" Aldric mengangguk "oh... Dan katakan di mana lokasi pemimpin kalian"