Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan

Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan
mendingin


__ADS_3

Setelah beberapa minggu suasana kerajaan mulai mendingin karena tidak ada lagi gerakan mencurigakan, jumlah penjaga di area bangsawan juga berkurang dan orang orang mulai melakukan aktifitas normal mereka, terutama bangsawan pedagang yang terjebak di sana karena serangan akhir akhir ini.


Umbra juga menepati janjinya ia menaruh kristal teleportasi milik Aldric di meja sebelah kasurnya Aldric melihat ke arah dua kristal itu saat ia bangun dan berpikir, gadis itu sama sekali tidak peduli dengan privasi ku.


Aldric mengambil kedua kristal tersebut dan memutuskan untuk melakukan rencana yang ingin ia lakukan, selama ini ia mengurung diri di kamar bahkan tidak pergi ke perpustakaan seperti biasanya, ia hanya sedikit paranoid dengan keadaanya saat ini.


Tapi diam di kamarnya juga bukan pilihan bagus malahan itu bisa membuat keluarganya tambah curiga, di tambah lagi Celestia dan Seraphina belum pulang dari zona Xyronthia entah apa yang mereka lakukan.


Ketika berjalan di lorong Aldric bertemu dengan seorang gadis cantik, ia membawa sebuah tas besar panjang di belakangnya, matanya berwarna biru, pakaianya berwarna hitam dan semacam jaket kulit berwarna abu, berbeda dengan kebanyakan perempuan ia menggunakan celana panjang, sejauh ini semua bangsawan wanita yang ia lihat selalu menggunakan rok panjang.


Dan ia menyapa Aldric "hei~ namau Aldric bukan" dari sapaanya terdengar lancang untuk seorang bangsawan biasa, Aldric pun mengingat mungkinkah dia adalah orang yang menembak ksatria dengan sihirnya dari jarak jauh ?, entahlah ia tidak mengambil resiko untuk mengetahui dari mana penembak saat penyergapan ksatria.


Aldric bingung harus menjawab apa, namun tiba tiba dari sebuah lorong Mara muncul dan kemudian menyapa gadis yang menyapa Aldric itu, "hey Kelly, di sini rupanya kamu, oh.... A-ada Aldric juga ?" Kelly langsung mengalihkan pandanganya ke Mara "oh iya, kelihatanya keadaan telah mereda jadi aku keluar dari bayangan... Bagaimana dengan Manes ?"


"aku rasa ia belum keluar... Lagipula... a-apa yang sedang kalian bicarakan" Kelly mengalihkan pandanganya ke Aldric "ah... Kami baru kenalan" Aldric menundukan kepalanya "y-ya begitulah", Mara mengangguk "sudah cukup lama kamu tidak keluar dari kamar... Apa semua baik baik saja ?" Aldric hanya mengangguk.


"lagi pula kamu mau pergi ke mana ?.... Oh !... Jangan jangan kamu mau memesan cokleat ya ?" Aldric terlihat bingung "K-Kelly j-jangan ikut campur u-urusan a-asmaranya" Kelly hanya terseyum dan melihat ke arah Mara "eh... Haku hanya bertanya, lagian sebentar lagi adalah minggu AmoraFest"

__ADS_1


"tetap bertanya sesuatu seperti itu akan membuat seseorang tidak nyaman, apalagi j-jika ia memiliki s-seseorang y-yang ingin ia k-kejutkan" setelah memikirkanya Kelly pun terlihat bersalah dan langsung mengalihaan pandanganya ke Aldric.


"maafkan aku, aku benar benar tidak memikirkanya" Aldric yabg hanya senyum senyum sendiri tidak tahu apa yang mereka bicarakan "eh... Tidak... Tidak masalah jika boleh aku permisi aku benar benar buru buru" Aldric pun berjalan ke luar dari pembicaraan itu.


Kelly melihat ke arah Mara "hey Mara" Mara mengalihkan pandanganya dari Aldric yang pergi ke Kelly "apa ?" dengan wajah yang mengejek "kamu menyukainya yah !" seketika Mara langsung salting, dan melihat ke kanan dan kekirnya berharap tidak ada yang mendengar dan langsung membungkam mulut Kelly "d-diam !"


Kelly hanya dapat tertawa, walau mulitnya di bungkam, Mara sangat malu walau dengan helm itu ia menutupi mukanya dan melepaskan mulut Kelly "hahaha ! ternyata benar hahahah ! Padahal aku hanya menebak" Mara semakin malu "d-diamlah ! n-nanti ada yang dengar !"


Kelly tertawa sampai air matanya menetes "astaga itu sangat lucu" Mara yang masih malu namun mulai lebih tenang dari sebelumnya "a-apakah a-aku se...semudah itu untuk di baca ?" Kelly kemudian mengangguk.


Kelly melihat ke arah Mara yang kelihatanya sedang berpikir keras "lagi lagi, kamu selalu berpikir terlalu dalam kepada sebuah keadaan, tenanglah sedikit.... Ayo jita cari Manes dan Kali lalu bicarakan semua ini dengan mereka"


Mara mengelengkan kepalanya dengan cepat "tidak !, kita tidak akan membicarakan masalah ini, bersama sama" Kelly terlihat bingung "kita tidak akan membicarakan masalah di negeri ini ?" Mara baru sadar Kelly sedang tidak membicarakan masalah ia meyukai Aldric tetapi alasan mereka di sini "eh... Oh iya ayo.. Cepat" Mara mulai berjalan memimpin jalan, Kelly tertawa kecil "memangnya kamu pikir aku membicarkana apa ?" Mara berhenti dan menunjuk ke arah Kelly "diam" Kelly hanya tertawa "baiklah baiklah"


Sementara itu Aldric sampai di lantai satu ia bertemu dengan Edin, Edin langsung mendekati Aldric "tuan Aldric anda mau pergi ke mana ?" Aldric dengan santai menjawab "aku mau pergi ke luar" Edin melihat ini sebagai sebuah kode, ia mengingat AmoraFest akan segera terjadi, ia pun mengangguk.


"tuan ini pakailah" katanya sambil memberikan Aldeic sebuah jubah, Aldric bingung untuk apa jubah tersebut tapi ia menggunakanya, kemudian Edin menggunakan jubah yang sama, dan kemudian ia memegang bahu Aldric "bersiaplah"

__ADS_1


Aldric tidak tahu ia bersiap untuk apa, namun secara tiba tiba mereka berteleport ke bagian lain dari area bangsawan, ketika telport selesai Aldric nyaris muntah seakan tubuhnya teraduk getaran yang terjadi selama teleport tidaklah menyenangkan.


Namun Edin terlihat biasa saja dan tidak terpengaruh oleh teleportasi itu "Tuan Aldric anda baik baik saja ?" Aldric mebgangguk dan melihat sebuah toko di depanya, toko itu terlihat tua dan kotor mengapa toko seperti ini bisa ada di dalam kawasan bangsawan Edin pun berlari masuk ke toko itu dan berbalik melihat ke arah Aldric, "tuan cepatlah" katanya dengan berbisik.


Aldric langsung berlari, di saat ia berlari ia sengaja menjatuhkan kristal teleportasinya, ia tidak tahu sejauh apa ia dari kastil tapi setidaknya jalan kaburnya sudah ada.


Mereka pun masuk dan seorang wanita berdiri di belakang kasir, "selamat kalian menemukan ku, jadi coklat apa yang ingin anda pesan ?" Aldric benar benar terkejut dengan ini mengapa pemesanan cokelat harus serahasia ini, Aldric juga sepertinya membuat Edin salah paham dengan tujuanya keluar kastil tapi tidak masalah, jalur kaburnya sudah ada.


"tuan Aldric silakan lihat cokelat eksklusif yang ada di sini" Aldric melihatnya itu adalah paket cokelat yang banyak, ada yang rasanya campur tapi mata Aldric tertuju pada paket combo eternal love, harganya adalah 1570 emas namun di potong menjadi 175 emas diskon 90% !, Aldric pun ingin membeli yang itu.


Edin sedikit terkejut dengan pilihan Aldric, sepertinya Aldric serius dalam urusan asmaranya pikir Edin jadi ia harus membantunya sebisa mungkin, wanita itu pun menyatat nama Aldric di sebuah buku, kemudian menulis sesuatu, dan memberikan sebuah kertas kepada Aldric "silakah tuan tolong sediakan uang dan ambil barangnya di sini"


ia memberikan sebuah lokasi di area perkotaan tidak di area bangsawan, Aldric hanya mrngangguk dan pergi dari sana bersama Edin dengan cepat Edin meneleportkan mereka berdua pergi dari sana.


Sekali lagi Aldric nyaris muntah tapi ia berhasil menahan nya mereka sekarang berada di lokasi yang sama terakhir mereka pergi dari kastil.


Edin melihat ke arah aldric "tuan, jika anda butuh bantuan, katakan saja pada saya, saya akan usahakan sebisanya" Aldric oung mengangguk dengan rasa bersalah, Edin benar benar berpikir Aldric keluar untuk membeli cokelat.

__ADS_1


__ADS_2