Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan

Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan
pedang dan perisai


__ADS_3

Para bandit itu langsung memberitahu lokasi markas utama mereka, Aldric mengangguk dan pergi, di saat pwrgi para bandit itu mulai menghancurkan bendungan itu, Aldric melihat kepala naga yang telah ia kalahkan dan mulai mengangkutnya menggunakanya layaknya tas untuk di bawa pulang... Anggap saja sebagai kenang kenangan.


di jalan pupangnya Aldric memanggil tormented yang di mana ia muncul dari kabut hitam."tormented kamu dengar sendiri lokasi markas mereka kan ?" tormented mengangguk "tolong musnahkan markas tersebut setelah selesai laporkan dan kembalilah masuk.


Tormented mengangguk dan kembali berubah menjadi kabut hitam dan knight krmbali masuk ke dalam lentera, "hm... Pedang ini dan tongkat yang datang bersamanya aku tidak menduga akan sangat berguna... Tapi tetap 15 jt itu berlebihan... Aku belum melihat lvl maks dari pedang ini jadi aku tidak bisa komplen terlalu banya... Lah.... Berarti harga full pedang ini adalah 19 jt ?"


Aldric berpikir sambil berjalan "aku rasa aku juga membutuhkan senjata ke dua yang aku punya sekarang terlalu overkill... Mungkin pedang biasa sudah cukup lagi pula aku tidak ingin menjadi pusat perhatian dengan persona ke dua ku ini"


sang necromancer yang berada di markasnya merasakan koneksi dengan naganya hilang "apa.... apa apaan ini !, dia mati dalam satu serangan ?!, makluk itu adalah makluk berkelas bencana !" necromancer itu langsung panik "aku harus lari dari sini sebelum-"


Terdengar suara teriakan dari pintu luar kantornya " apa... Apa... kita di serang ?" necromancer itu merampal mantra untuk memanggil beberapa undead tetapi secara tiba tiba dari pintu itu muncul kawat berduri dengan ujung pisau tajam menusuknya di dada total ada 7 yang menusuknya.


"ugh... Apa...yang...." rasa sakit dari luka kecil itu tidak terbayangkan benar benar rasa sakit yang membuat mati rasa, necromancer itu tidak bida merasakan tubuhnya lagi karena rasa sakit maupun berbicara ia hanya mengeram kesakitan sebelum sebuah kawat berduri dengan ujung pisau besar menebas rapih kepalanya sebelum ia di lepaskan.


Satu minggu pun berlalu dan keadaan kota benar benar membaik "tuan karena tindakan anda selama anda di sini keadaan kota benar benar membaik" Aldric mengangguk "sukurlah kalau begitu..."


Andy mengambil sebuah surat dari tumpukan kertas yang ia bawa "ah iya tuan ini adalah semua pendapatan yang kita dapat" Aldric menerima surat tersebut sebelum ia membukanya Andy menaruh kantung besar berisi emas di meja kerja Aldric.


"... Ah... bagaimana dengan gajih dari yang bekerja di sini ?" Andy mengangguk "tenanglah tuan saya telah mengurus semuanya" Aldric mengangguk "jadi semua emas yang ada di katung ini milik kita ?"

__ADS_1


"lebih tepatnya itu milik anda, anda bebas mau menghabiskanya untuk keinginan pribadi atau kebutuhan kota ini" Aldric membuka surat tersebut dan isi kantong emas itu adalah 3000 emas Aldric benar benar syock... "ah... Baiklah... Kerja bagus Andy" Andy menunduk "tidak masalah tuan hanya melakukan tugas saya"


"katakan Andy apa kamu mau berlibur ?"Andy berpikir sebentar "jujur saja sudah cukup lama saya tidak berlibur" Aldric mengangguk "bailklah kalau begitu kamu berliburlah selama seminggu aku juga dengar kamu punya istri kan ?" Andy mengangguk "jika itu yang anda berikan kepada saya saya akan dengan senang menerimanya... Terimakasih tuan"


Andy mlihat ke arah kerangka kepala naga yang ada di sisi ruangan "tuan apa yang akan anda lakukan dengan hadiah teman anda itu ?" Aldric menggelengkan kepalanya "entahlah... Aku juga bingung"


"saya sarankan untuk di jual atau di olah menjadi sesuatu" Aldric mendapatkan ide "bagaimana jika kita pajang ini di depan pintu masuk balai kota ?" Andy mengangguk "itu bisa di lakukan" Aldric tersenyum "baiklah aku akan meminta para prajurit untuk memasangnya"


"tidak oerlu tuan biarkan saja saya yang-" Aldric menggelengkan kepalanya "tidak kamu kan sedang berlibur" Andy mengangguk baiklah jika anda mengatakan itu"


Beberapa hari kemudian pekerjaan Aldric menjadi lebih berat karena Andy berlibur tetapi hanya untul seminggu seharusnya tidak masalah, Aldric telah mengganti bendera kotanya dari bendera negeri Solantia menjadi bendera keluarganya untuk memberi tahu bahwa kota itu di bawah kepemimpinan keluarga kerajaan.


Namun Aldric gagal meyakinkan orang orangnya untuk bergabung di militernya, orang orang di kotanya kebanyakan adalah pedagang dan petualang yang tidak ingin masuk ke dalam masalah politik, yah Aldric tidak menyalahkan mereka kebanyakan dari mereka adalah petualang independen.


Dan juga tentara bayaran bukanlah pilihan karena mereka mahal dan tidak bisa di percaya di tambah lagi jika pertempuran mulai masam mereka pasti akan melarikan diri.


"haaaah....apa aku harus meminta tentara istana dari ayah yah...." kata Aldric sambil menscroling di market sistem, dan ia baru saja menyadari ia telah membuka bagian lain dari market bernama army.


Setelah di lihat Aldric dapat membeli pasukan dari market dan mereka akan muncul di hadapanya bersama jendral mereka namun harga mereka..... Benar benar murah malahan mereka lebih murah di banding seluruh tentara yabg ada di kotanya, Aldric langsung pergi ke tanah luas yang sepi.

__ADS_1


Ia menekan beli dengan jumlah 5 jt credit dan di hadapanya munculah sebuah sebuah divisi tentara bersama jendral mereka di hadapan Aldric, jumlah mereka ada 1,200 perlengkapan mereka terlihat begitu bagus terdiri dari banyak spearman, knight, pemanah, caster dan yang paling penting calvary yang berjumlah 200 orang.


Jendral yang ada di depan turun dari kudanya armornya berwarna hitam dan berlapis lapis ia memgang tobak bintang ia berlutut di hadapanya "tuan !, perkenalkan nama saya leier siap mempertaruhkan nyawa saya untuk anda "Aldric mengangguk "baiklah... mohon kerja samanya yah..." Aldric lupa ia tidak punya tempat untuk menampung mereka barak di kotanya tidak di buat untuk menampung mereka semua.


"um... Mulai sekarang tanah ini adalah tempat kalian tinggal lakukan apa yang harus kalian lakukan... Um... Buatlah rumah untuk kalian sendiri jika ada masalah hubungi aku dengan kristal ini" kata Aldric memberikan kristal komunikasi kepada leier.


Leier berlutut hormat "baik tuan saya akan mengaturnya tenang saja" leier meneriakan printah kepada tentaranya dan mereka langsung menuju hutan mengumpulkan suberdaya beberapa tetap tinggal mendirikan tenda sementara kerja sama mereka benar benar mengerikan Aldric berharap mereka melakukan hal yang sama saat di lapangan nanti.


Aldric pun pergi dan mulai membuat banyak printah pembangunan terutama pembangunan barak dan itu menghabiskan 5rb koin emas darinya.


Seminggu kemudian Aldric pergi untuk melakukan cek kepada leier dan ia terkejut tempat itu berubah menjadi desa kecil, beberapa bendera keluarga Aldric di kibarkan di sana, Aldric berjalan melalui desa tersebut dan melihat semua aktifitas yang ada di desa itu, mereka semua sibuk dengan kehidupan sehari hari mereka, beberapa berburu bahkana ada yang memutuskan untuk menanam tumbuhan yang akan mereka panen kelak jika begini terus Aldric tidak perlu membayar mereka... Kan ?


Aldric bertemu dengan leier yang sedang membersihkan pedangnya "tuan !, anda di sini ?, sejak kapan ?" Aldric menggelengkan kepalanya "tenanglah aku hanya lihat lihat saja... Kerja bagus... Seminggu kalian dapat membuat desa kecil ini ?"


Leier mengangguk "jika kami bersama kami tak terkalahkan hahaha" ketika mereka sedang berbincang tiba tiba ada sebuah burung mendarat di bahu Aldric itu adalah burung dengan 3 pasang sayap dengan surat di kakinya Aldric tidak tahu nama burung itu tetapi sesuatu yang buruk telah terjadi di suatu tempat, karena burung itu di gunakan untuk memberi pesan seceoat mungkin.


"tuan biar saya bacakan" leier mengambil surat tersebut "tolonglah kami outpost ke 3 di serang oleh kumpulan monster kami kewalahan kirim saja pasukan yang tersedia" Aldric mengangguk, outpost lain tidak akan membantu outpost ke 3 karena kemungkinan ini hanya pengalihan sangat besar.


"tuan aoa yang harus kita lakukan" Aldric mengangguk "persiapkan orang orang mu aku akan mengirim kalian ke sana"

__ADS_1


__ADS_2