Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan

Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan
penghargaan


__ADS_3

Agnes mendatangi Aldric yang duduk di sebuah meja tanpa minum sama sekali "Aldric selamat... Aku sudah dengar semua dari Domma" Aldric mengaruk garuk kepalanya karena malu "ah... Biasa saja kok aku hanya melakukan yang terbaik"


mata Agnes sedikit menyipit "yah.... Katakan Aldric mengapa kamu menembak para tawanan itu ? Bukankah kita seharusnya menyelamatkan semua orang" Aldric kemudian menjelaskan "karena itu tindakan yang di butuhkan"


"tapi itu tetap salah kita harusnya menyelamatkan mereka" Aldric sepertinya hapam kemana lembicaraan ini akan membawa mereka "baiklah dari kata katamu saja kita memiliki tujuan berbeda dalam gerakan ini, kamu di sini untuk menyelamatkan semua orang... Dan aku di sini untuk merebut dan mengamankan ibu kota dwarf, dari awal tujuan kita berbeda jelas cara kita juga akan berbeda"


"tetap saja... Mereka tidak mersalah dan tidak pantas mati" Aldric mengangguk "aku paham... Kalau begitu mengapa kamu mengirim pasukan mu untuk bertempur ? Mereka tidak bersalah kan ? Mengapa kamu mengirim mereka untuk bertarung yang bisa saja merengut nyawa mereka ?"


Aldric menambahkan "pasukan mu dan pasukan ku juga tidak bersalah kan ? Kamu mau menyelamatkan semua orang tetapi kamu tidak menyelamatkan pasukan mu sendiri malahan mengirim mereka ke medan tempur, jika kamu mengatakan 'semuanya' maka seharusnya mereka terhitung kan ?"


Agnes tidak tahu harus menjawab apa, tapi tetap di hatinya dia ingin menyelamatkan semua orang dan dia percaya dia bisa melakukan itu jika saja dia lebih kuat dan dapat membuktikan Aldric salah, sampai Aldric menyentuh pundaknya.


"tapi aku juga paham perasaan mu, sebagai jendral aku harus mementingkan objektif dan dampak jangka panjang sementara diriku sebagai manusia merasa kasihan pada mereka, tapi pada akhirnya sebuah pengorbanan harus di lakukan bahkan jika mereka yang menjadi korban tidak menginginkanya.... Mereka ingin menahan kita dan aku menolak untuk tertahan mengingat kita tidak punya waktu"

__ADS_1


Agnes mengangguk tetap dia bersikeras untuk menyelamatkan semua orang walau dia tidak menyelamatkan satupun tawanan, dia harus berlatih atau menemukan cara untuk menyelamatkan semua orang dalam kondisi seperti sebelumnya itu.


Makluk Celestial tiba tiba datang itu adalah Radiant semua orang tetap berpesta sepertinya mereka mulai mabuk tapi kelihatanya radiant tidak keberatan "di sini siapa yang namanya Aldric ?" Agnes memegang tangan Aldric dan mengangkatnya "di sini" Radiant langsung menghampirinya dan Agnes pun pergi "semoga beruntung"


Aldric bergumam kecil "brengsek...", "Aldric... Senang bertemu dengan mu, aku di utus oleh Dewi Victoria... Dan dia ingin kamu memiliki ini" Radiant mengekuarkan sebuah mendali, mendali itu memiliki logo tiga pedang yang di silangkan berwarna emas "ini adalah mendali keberanian karena kamu mempertahankan kota mu walau melawan segala keanehan kamu mempertahankannya"


Radiant lalu memberikanya kepada Aldric, karena Aldric menggunakan armor baja tidak mungkin untuk mengaitkanya ke pakaianya Aradia tersenyum sebelum pergi berteleport "terimakasih atas kerja kerasnya" ia lun mengilang begitu saja.


Dan Credric mendatangi Aldric "wow... Wow... Wow... Lihat itu mendali pertama mu" Aldric merasa tidak layak mendapatkanya rasanya hatinya tidak menginginkan mendali tersebut seakan itu seharusnya di berikan ke orang lain.


"ingat saat penyerangan pesta waktu itu ? Iya aku mendapatkanya di sana, aku menyelamatkan banyak orang bertarung hingga babak belur... Hahaha.. Aku bahkan tidaj sadar dengan tindakanku sendiri dan kamu juga pasti sama, kamu hanya ingin melindungi semua orang kan ?"


Aldric mengangguk tetapi ada perasaan tidak enak, sebuah kekawatiran apakah mendali itu layak untuknya... Apakah semua tindakanya itu benar benar sebesar itu ? Aldric mempertanyakan dirinya sendiri apakah dia benar benar dirinya atau menjadi orang lain yabg benar benar berbeda.

__ADS_1


Perasaan ini membebani hatinya dan pikiranya, rasanya ia ingin cepat cepat pulang Aldric menyimpan mendalinya di kantong sihirnya dan melanjutkan apapun yanv takdir berikan kepadanya walau dia merasa tidak yakin pada dirinya sendiri.


Mereka di persilakan menginap di kerajaan dwarf mereka tidak menolak dan menetap di situ selama 2 minggu dan kembali ke kerajaan masing masing, ketika Aldric sampai di kotanya dia di sambut hangat oleh orang orangnya dia di soraki pujian dan ucapan terimakasih.


Vermut juga sama ketika Aldric masuk ke balai kotanya dia langsung di peluk oleh Vermut "hahaha... Kamu merindukan ku huh ?...." Aldric duduk di meja kerjanya dan pas sekali itu adalah hari pendapatan kotanya dan Aldric terkejut.


"dari mana kita mendapat emas sebanyak ini ? Rasanya setiap bulan pendapatan kita bertambah sekarang kita menghasilkan banyak sekali emas bahkan bagianku mendapat 5.000 emas ?" Andy mengangguk "secara mengejutkan makanan yabg anda temukan, tahu mrnjadi sangat populer san bahkan kami mulai mendapat pesanan dari luar kota dan negeri sebelah, tapj kami belum meresponya menunggu anda dan raja sendiri yanv menentukan"


Alric awalnya membiarkan warganya membeli tahu adalah sebagia experimen tetapi kelihatanya situasi telah menjadi tidak terkendali padalah dia membust tahu untuk dirinya sendiri, Aldric menghela nafas dengan lemas "baiklah... Mari kita bangun beberapa pabrik tahu lagi jika itu yang mereka inginkan" Andy mencatatnya di buku dan mengangguk.


Andy semudian berbicara "oh iya tuan, Dark Iron Cluster yang anda ciptakan bersama para murid dan para pandai besi itu ?" Aldric mengangguk "yah bagaimana produknsinya apa semua unit telah di buat ?" Andy mengangguk "sudah... Tetapi banyak pencari berita dari luar negeri ingin mengetahui apa saja kemampuanya apa yang harus kita lakukan ?"


Aldric sudah tahu ini akan terjadi makanya dia membuat lokasi pembuatan dan penelitian Dark Iron Cluster sebagai tempat yang di larang tanpa izin darinya langsung "berikan saja mereka jawaban yang ambigu dan sulit di mengerti.... bahkan akan memberi mereka fakta yang salah, aku tidak peduli dengan jurnalis asalkan mereka tidak memasuki area terlarang mereka aman"

__ADS_1


Andy mengangguk "saya akan melakukanya... Dan bagaimana dengan projek anda yang selanjutnya anda bilang anda mau membuat sesuatu yabg di sebut heavy crossbow"


Aldric mengangguk "ya begitulah desainya telah ada bahan bahanya sudah ada dan sekarang tinggal membuat prototype sampai kita mendapat hasil jadinya, bolt (anak panah crossbow) nya juga aku ingin membuatnya aerodimis sebisa mungkin untuk meraih jarak yang lebih jauh"


__ADS_2