Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan

Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan
anak


__ADS_3

Aldric yang sekarang berada di kantornya sendirian, dia memang meminta waktu sendiri kepada Zarah dan Vermut, ia lalu mengingat sesuatu yang dia dapatkan cukup lama yautu hunonculusnya yang berada di laci meja.


Itu telah tumbuh yang awalnya sebuah bola menjadi sebua bayi/janin, ya Aldric sudah melihat banyak hal menjijikan dari mayat hidup dan darah segar di pertempura tetapi yang ini.... Yang ini mengerikan.


Saat ia menyentuhnya sebuah timer muncul dan menunjukan angka 00.00 dan ia mendapatkan option untuk melahirkanya sekarang atau batal.


Aldric pun menekan sekarang dan seketika toples berisi bai itu hilang, dan bayi itu di balut dengan kain sebelum jatuh ke tangan Aldric, bayi itu mulai bereaksi, mengekuarkan suara dan bergerak.


Aldric lalu memutuskan untuk mengadopsinya, dia tidak menangis... Apakah dia bisu ? Pikir Aldric mengingat bayi seharusnya menangis saat mereka di lahirkan.


Namun ia juga ingat masalah kultis yabg sedang marak terjadi balai kota tidak akan menjadi tempat aman, ia harus memindahkan bayi ini ke tempat lain.


Maka ia memberi printah melalui kristal komunikasi untuk membuatkan sebuah rumah kecil di area penelitian kotanya, mengingat pasukanya akan membangun rumah itu tidak lebih dari beberapa jam dia mengendong bayi itu di tanganya.


Bayi itu kemudian membuka matanya dan melihat ke arah Aldric, dia sangat lucu matanya berwarna merah pekat, tidak lama setelah dia bermain dengan bayi itu dia mendapat informasi rumah kecilnya sudah jadi, kali ini dia tidak lagi kaget rasanya semua jenis pembangunan berjalan begitu cepat.


Setelah Aldric sampai ke sana dia di sambut oleh beberapa tentara lalu melihat ke arah bayi di tanganya "tuan jika boleh tanya itu bayi siapa ?", Aldric melihat ke arah bayi itu lalu melihat kembali ke arah tentara tersebut "bayi ku tentunya..."

__ADS_1


Mereka lalu mengangguk "kami ucapkan selamat" Aldric pun tertawa "hahaha.. Ya ya terimakasih" setelah sampai di rumah kecil tersebut ia membeli seorang pelayan, sayang ia tidak bisa mempercayai pelayan asli balai kotanya, mengingat mereka suka bergosip informasi soal bayi atau bahkan lokasi terlarang ini akan tersebar.


Pelayan itu sambil menunduk hormat "apa yabg saya bisa lakukan untuk anda tuan ?" Alric mengangguk "tolong rawat bayi ini... Jika ada keperluan yang di butuhkan minta saja kepada para pasukan aku akan memberi tahu mereka... Dan tolong usahakan untuk merahasiakan bayi ini dari publik" Aldric sambil memberikan bayi itu kepada sang pelayan.


Pelayan itu tidak memiliki banyak ekpresi tetapi menerima dengan tulus "baiklah tuan jika itu yang anda mau... Ketika anak ini cukup umur anda mau memberikanya latihan apa ?" Aldric dengan bingung "hm ? Latihan ?"


Pelayan itu kemudian menjelaskan "seorang petarung... Mungkin seorang gadis cantik berkarisma.. Apapun itu katakan saja pada saya..." Aldric pun paham "Biarkan dia menjadi apapun yang dia inginkan oke... Apapun itu dukung dia" sang pelayan mengangguk paham.


Aldric pun pergi dari sana dia masih punya banyak urusan terutama melacak para kuktis mengingat apa yang terjadi kepada negeri Their ketika seorang yang berpengaruh di kendalikan oleh mereka.


Aldric lalu kembali mengunjungi bayi itu lagi, ia bahkan lupa memberinya nama namun ketika ia kembali ke rumah kecil tersebut bayi yang ia tahu telah berubah menjadi seorang anak gadis cantik dia awalnya tidak percaya hal tersebut sampai gadis itu melihat ke arahnya dengan mata merah nya lalu berteriak dengan girang "ayah !"


Gadis itu berlari ke arahnya dan melompat, Aldric menangkapnya dsn gadis itu kemudian memeluknyam "oh wow kamu sudah tumbuh besar lagi huh ?" sang pelayan juga datang "tentu saja tuan... Dia adalah seorang humonculus dia tumbuh dan beradaptasi lebih cepat di bandingkan manusia normal..."


Ah.... "ayah ayah... !" ucap gadis itu dengan girang "apa ?", gadis itu kemudian menunjuk kepada dirinya sendiri "nama.... Aku ingin punya nama" ah yah Aldric lupa soal itu "hm... Bagaimana dengan Mellibee ?" gadis itu mengangguk dengan senang di gendongan Aldric, umurnya mungkin masih 6 sampai 7 tahun.


Ia kemudian turun dan mengambil sebuah pedang kayu "ayah lihat aku bisa menggunakan pedang" katanya sambil mengayunkan pedangnya secara asal dan bertenaga, Aldric melihat Mellibee memiliki minat dalam pedang, dia awalnya khawatir tapi mengingat orang tua di dunia sebelumnya yang selalu mendukungnya dia membiarkan dan juga mendukungnya.

__ADS_1


"Mellibee kamu suka pedang dan pertempurwn yah..." Mellibee mengangguk dengan semangat "yah... Nanti jika aku sudah besar aku akan menjadi ksatria terhebat" katanya sambil mengacukan pedang kayunya ke langit.


Aldric tertawa karena tingkah laku Mellibee dia lalu mengajak Mellibee "hey Mellibee mau mengunjungi camp ksatria ?" mata Mellibee berkilau dengan semangat "mau mau" sambil memberikan isayat tubuh untuk di angkat.


Aldric lalu membiarkannya duduk di bahunya dan mereka menuju camp silver lance, Mellibee terlihat sangat bersemangat saat melihat para ksatria menunggagi kudanya dan melempar javelin ke arah dengan akurasi yang mengerikan.


Kiril pun datang melihat tuanya datang "tuan ku apa tujuan anda datang ke sini ?... Dan siapa anak itu ?" Aldric mengangguk "ini anakku namanya Mellibee dia ingin menjadi ksatria saat dia dewasa nanti jadi bisakah kamu membiarkanya melihat lihat..." Kiril sedikit khawatir "apa anda yakin tuan ?... Area yang berbahaya bahkan untuk orang dewasa apalagi anak kecil.."


Aldric mengangguk "karena itu aku percaya kepada kalian untuk membiarkanya berjalan jalan di area ini... Dia akan di temani pelayan jika aku tidak ada.. Dan juga ketika dia sudah cukup besar bisakah kamu melatihnya nanti ?" Kiril mengangguk "baiklah... Tetap saja dia harus bisa terqualifikasi untuk bergabung dengan silver lance" Aldric mengangguk dengan paham.


"dengar itu Mellibee ? Jika kamu mau menjadi ksatria kamu harus menjadi kuat dan berusaha" Mellibee mengangguk paham "jangan khawatir yah aku akan menjadi kuat lihat saja"


Aldric mengangguk dengan senang lalu dia menurunkan Mellibee dari gendonganya dan membiarkan dia berjalan jalan, Kiril yang melihat ini langsung mengikuti Mellibee menjaganya.


Sang pelayan akhirnya menyusul "jika anda ingin dia menjadi ksatria maka biarkan aku dan dia mengunjungi camp ksatria ini" Aldric mengangguk "yah aku sudah mengatakan itu kepada Kiril kamu dan dia bisa mengunjungi camp ini kapanpun"


"oh dan satu lagi... Humonculus mudah beradaptasi dan belajar dari lingkunganya... Mereka bisa membaca buku sejak lahir dan dapat langsung memahami isi buku tersebut... Jika anda mau berikan dia buku tentang ksatria dan soal pertemouran dia akan belajar banyak darinya" Aldric berpikir sebentar "aku akan memberikan bukunya besok terimakasih atas informasinya" sang pelayan menunduk hormat "senang bisa membantu"

__ADS_1


__ADS_2