Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan

Kehidupan Baru Sebagai Putra Bungsu Kerajaan
upacara


__ADS_3

Pagi harinya Aldric terbangun pagi pagi sekali matahati bahkan belum menunjukan cahanyanya pakaian untuk hari ini telah di sediakan seperti biasa ia langsung bangun dan mengganti pakaianya sambil menguap dan mengosok matanya.


Ia kemudian merapihkan rambutnya dan ia melihat farfum di mejanya pasti pelayan meninggalkan itu... Aldric pun berpikir sebentar dia ingat Credric dan Roderick menggunakan farfum saat di pesta dulu "tunggu apa di abad pertengahan pria menggunakan farfum seperti wanita ?" tanyanya pada diri sendiri "ah entahlah"


Dia pun menggunakan farfum itu ke tubuhnya bau manis kayu, bunga dan herbal dapat tercium bau yang begitu unik Aldric pun menghela nafas dan membuka pintu kamarnya di luar dua prajurit elite Belialor telah menunggu.


Mereka menggunakan baju dan jubag putih tanduk hitam mereka kekuar dari hoodie mereka mereka memiliki senjata sebuah pedang yang unik karena gagang pedang itu berada di belakang pisau pedang tersebut.


anehnya wajah mereka tidak terlihat walau menggunakan pakaian terang mungkin sihir dari mereka anehnya Aldric nyaris tidak mendengar mereka bernafas "tuan Aldric... Anda sudah siap ?" kata salah satu dari mereka, suara mereka serak mereka kedengaran kesulitan untuk berbicara "ya aku sudah siap tolong pimpin jalanya" mereka mengangguk dan membuat formasi satu depan dan satu belakang Aldric sambil berjalan.


Aldric menyadari juga mereka punya tentakel sama seperti seorang iblis yang ia berikan hadiah untuk Lilim dan Aldric benar benar sudah terlalu penasaran "permisi aku telah di sini selama dua hari dan aku baru bertemu dengan pasukan berjenis kalian... Jika boleh tahu kalian ini apa ?"


Yang di depan menganggung sambil menuntun jalan memalalui lorong "kami di sebut Heirbearers dengan bangga aku menyatakan kami salah satu pasukan paling elite yang ada di Belialor... Ya wujud kami memang aneh tetapi itu semua demi negeri ini..."


Aldric mengangguk "huh... Apa yang kalian warisi ?", "ah ! Anda bisa bahasa kuno untuk umur anda saya akui itu hebat... Kami mewarisi daging dan darah dewa iblis yang telah tiada..."


"bagaimana dengan kemampuan kalian tentu jika aku boleh tahu" Heirbearers itu diam sebentar sebelum berbicara "tentu mengingat anda dari solantia negeri kita sangat bersahabat kan ?.... Kami dapat mengetahui kematian Heirbearers yang lain secara instan jika mereka mati dan kami juga bisa tahu alasan kematian mereka..."


Heirbearers itu menambahkan "kami dapat berteleport ke satu Heirbearers yang lain dan kami memiliki bagian tubuh extra" Heirbearers itu memunculkan beberapa tentakel hitam dari jubah putihnya itu "ini di sebut moving flesh maaf jika terlihat menjijikan namun ini memang bagian dari tubuh kami... Sangat membantu kami dalam membawa barang atau bertarung" sang Heirbearers memikirkan ekpresi jijik dari Aldric namun.


"wow itu keren", "hm ?" tanya Heirbearers dengan bingung "kalian jelas mendedikasikan tubuh dan jiwa kalian untuk negeri kalian itu adalah sesuatu yang aku bisa hormati... Di tambah lagi itu kemampuan kemampuan yang keren"


"apa anda tidak melihat kami sebagai monster ?" Aldric menggelengkan kepalanya "tidak.... Menurutku kalian keren" Heirbearers mengangguk "baiklah..."


(note: Heirbearers melewati banyak proses sebelum menjadi Heirbearers banyak dari mereka mati karena mencoba dan gagal hanya 1 di antara 100 kanidat selamat, namun ketika mereka berhasil menjadi Heirbearers banyak orang menganggap mereka sebagai monster sebuah abominasi yang seharusnya tidak ada... Bahkan mayoritas dari Belialor berpikir hal yang sama tentang mereka)


Aldric pun di bawa ke sebuah kereta kuda, dan ia menyadari beberapa hal kereta kudanya hanya satu dan tidak ada kuda yang menarik kereta kuda tersebut "di mana kereta kuda untuk kaka kaka ku ?" Heirbearers menjawab dengan sopan "mereka sudah pergi duluan", "cth.... Mereka selalu sepeti itu" Aldric pun naik


Ketika Aldric duduk di kereta kudanya ia menyadari beberapa bagian dari kereta kuda itu memiliki saging hidup yang berdenyut itu menjijikan namun karena Aldric adalah fans dari horror sci fi ini adalah sesuatu yang keren ia bertanya tanya apa dia bisa menyentuhnya.

__ADS_1


Tidak lama seseorang juga ikut naik ia menggunakan armor silver terang rambutnya panjang dengan beberapa helai rambut berwarna hitam, ia adalah seorang Heirbearers kelihstanya rambut mereka juga mengalami perubahan saat mewarisi daging dewa iblis.


Di lihat dari posture nya dia perempuan tanduknya panjang lebih panjang dari yang lain dan kokoh matanya pupil matanya berwarna hitam dia menggunakan sebuah syall hitam membawa pedang panjang di inggangnya "tuan Aldric nama saya adalah Domma saya akan menjadi bodyguard anda selama pesta ulang tahun putri Lilim" Aldric mengangguk setuju "baik... mohon kerja samanya"


Secara tiba tiba kereta kuda itu berjalan tanpa kuda yang menarik Aldric pun menyadari beberapa daging itu mulai berdenyut "wow...", Domma itu kemudian menunduk "mohon maaf jika itu membuat anda jiji atau tidak nyaman tapi ini adalah kereta kuda teraman dan terkuat dari negeri ini"


"tidak... Tidak masalah aku tidak keberatan sama sekali", "senang mendengar itu" mereka tidak lama pun sampai ke kastil utama di aula utama sudah di siapkan area pesta makanan dan minuman akan segera di siapkan sekarang hanya ada meja dan beberapa staff istana yang berlalu lalang melakukan sentuhan terakhir untuk pesta.Aldric pun pergi ke keluarganya untuk menghabiskan waktu sampai pesta di mulai.


Pada jam 11 siang aula utama sudah di penuhi tamu mereka saling berbincang Aldric berada di ujung ruangan oesta tersebut memegang sebuah gelas tapi tidak pernah meminumnya semantara itu Domma berada di sisinya sambil memperhatikan keadaan Aldric juga menyadari tamu dari luar negeri Bacchus memiliki satu Heirbearers yang melindungi mereka.


"tuan Aldric apa anda tidak akan meminum itu ?"Aldric menggelengkan kepalanya "tidak... Aku tidak suka alkohol" Domma merespon "anda bukan tipe yang suka minum huh ?"


"ya begitulah aku masih sayang kepada organ dalam ku" Domma mengangguk "tetap saja kenapa tidak di nikmati itu adalah anggur terbaik dari negeri kami"


"aku mudah manmbuk akan kacau jadinya jika aku mabuk sekarang.... Ngomong ngomong Domma sejak kapan kamu menjadi seorang Heirbearers ?", "saya sudah menjadi Heirbearers dari umur 10 tahun... Sekarang umur saya adalah 950 tahun"


"oh wow itu luarbiasa... Lalu siapa Heirbearers tertua yang tercatat sejarah kalian ?", "council pertama adalah Heirbearers pertama yang terpilih...saya hanya dapat mengatakan hal tersebut sisanya antara saya tidak tahu menahu atau memang rahasia negara"


Aldric mengangguk dan melihat ke arah Council mereka duduk di bawah singgasana raja dan putri bentuknya seperti tangga council duduk layaknya 'raja' di bawah raja, mereka hanya memantau beberapa dari mereka berbincang satu sama lain namun kebanyakan dari mereka duduk sambil memantau


"apa kaliqn dapat bertelepati atau sesuatu ?" Domma mengangguk "yah... Bagaimana anda bisa tahu itu ?", "koordinasi kalian terlalu rapih dan baik hampir tidak natural ternyata aku benar"


"ya kami bisa bertelepati... Kami juga bisa membaca pikiran Heirbearers yang berada di bawah kami... Sebagai contoh saya bisa membaca pikiran Heirbearers biasa, dan council dapat membaca pikiran saya"


"aaah..." Aldric sambil mengangguk paham,tamu yang lain mulai berdatangan termasuk Everon, dan dia tidak terlihat senang dan Aldric menyadsri sakah satu tanduknya telah patah apa karena seranganya waktu itu ?


Karena tanduknya yang patah dan ketidak hadiran anak anaknya banyak krang mulai berbisik tentangnya dan bahkan mentertawainya karena tanduknya yang patah.


"apa tanduk para iblis benar benar begitu penting ?", "tentu tuan itu adalah kebanggan ras iblis itu layaknya sebuah indikasi seseorang kuat atau lemah jika tanduk seseorang patah karena pertemputan dan kalah mereka akan di tertawai tetapi jika kehilanganya saat bertarung dan menang tanduk itu akan tumbuh lebih panjang dari sebelumnya" Aldric kemudian melihat ke arah tanduk milik Domma "huh ?... Berarti kamu bertarung cukuo banyak huh ? Dan kemenangan semua", Domma dengan bangga "ya begitulah sebagai salah satu jendral Heirbearers saya harus kuat"

__ADS_1


"hmh.... Boleh aku menyentuhnya ?", "eh ?... t-tidak boleh..." katanya sambil menutupi tanduknya "mengapa tidak ?"


"tuan Aldric ini tempat umum saya tidak bisa" Aldeic bingung dengan reaksi Domma di saat itu juga Ravina datang menghampiri Aldric, "tuan Aldric mala tidak bertemu"


"ah Ravina lama tidak bertemu" Domma mengela nafaa lega dan membiarkan mereka berdua berbincang bincang sampai pukul dua belaspun tiba dan puncak pesta di lakanakan di mana Lilim membuka hadiah hadiah berisi artefak sarkaz.


Ia membuka beberapa kotak dan kerumunan yang berada di pesta mulai menjadi senyap dan melihat hadiah hadiah yang di buka oleh Lilim.


Hadiah artefak sarkaz yang ia sukai di bawa oleh pelayan dan empat Heirbearers ke tampat aman, sementara yang ia tidak sukai di tolak dan di masukan kembali ke dalam kotak hadiah temoatnya sebelumnya.


Di saat ia membuka sebuah kotak itu berisi sebuah Artefak sarkaz yang sama di miliki oleh Loman di tersenyum kecil dan langsung mengenakanya, orang orang pun mulai bergumam bahwa sang putri menyukainya.


Namun saat membuka hadiah terakhir ia mengambil sebuah kalung yang telah rusak milik Everon ".... Everon kenapa anda kamu memberikan artefak yang telah rusak ?.." tanya Lilim, kata katanyan membuat Everon merinding bukan main.


"a-anu... Yang mulia... Malam itu keluarga saya di serang dan anak anak saya mati semua.... Dan penyerang menyewa red untuk menyerang kami juga" salah satu council berdiri dan menunjuk ke arahnya "jadi kau menyalahkan anak ku atas kehilangan mu ?!", "tidak ! Bukan begitu tuan council", Aldric mencondongkan diri ke arah Ravina "ayah mu ?", Ravina mengangguk "yah begitulah"


"kamu pikir aku tidak tahu atas kematian anak anak mu ? Tentu aku tahu... Kami tahu... Kamu masih memiliki darah dari dewa iblis sebagai seorang bangsawan... Tetapi kamu pikir aku tidak tahu dengan aksi mu yang membunuh lebih dari tiga keluarga bangsawan ?"


Everon mengangguk ia paham dan sadar dengan aksinya Aldric lalu melihat ke arah Domma "apa Everon memiliki reputasi ?" Domma mengangguk "reputasinya cukup buruk dia banyak mengeksekusi pelanyan pasukan bahkan warga sipil tanpa alasan yang jelas, dan akhir akhir ini dia menyerang banyak menyerang keluarga bangsawan lain", "dan otoritas diam ?" Domma mengangguk "anggap saja ini seberti sayembara di antara bangsawan yang gagal akan mati"


Sementara itu Everon sedang berlutut memohon "saya mohon maafkan saya atas semua perbuatan saya" Lilim mengelengkan kepalanya "aku tidak marah karena aksimu... Aku marah karena kamu mengecewakan ku... Kamu telah membantai banyak keluarga bangsawan tetapi ini yang kamu berikan padaku ?... Sudahlah"


Tiba tiba ada gerakan cepat keluar dari bagian lengan baju Lilim ke arah Everon tidak ada yang bisa menangkap gerakan terebut dan Everon pun terpenggal dan jatuh mati.


Para pelayan langsung masuk dan memebersihakan mayat tersebut, sementara itu Lilim mulai pindah ke sesi negeri luar di mulai dari negeri Arrely dan terakhir adalah negeri Solantia, tidak ada yang mengejutkan terapi Lilim memang sudah mengekspetasikan semua ini tetapi dia tetap menerima untuk membuat hubungan dengan negeri lain.


Sampai pada kotak terakhir kotak milik Aldric "baiklah... Aldric apa yang kamu punya untuk ku" gumam Lilim, ketika ia membukwnya ia terkejut bukan main itu adalah energi dewa iblis oaling murni yang pernah ia rasakan ia langsung menutupnya dan berpaling melihet ke arah kakanya, di mana kakanya dengan wajah serius mengangguk karena dia juga merasakan aura sesuatu di kotak itu


Dengan cepat Heirbearers masuk dan mengamankan kotak tersebut bersama dengan 6 Heirbearers lain, semua orang kebingungan apa yang terjadi termasuk Aldric dan kaka kakanya "lanjutkan pestanya" umum dari Lilim dan musik mulai di mainkan kembali danorang orang berusaha mengabaikan apa yang baru saja terjadi.

__ADS_1


__ADS_2