KETABAHAN AISYAH

KETABAHAN AISYAH
Bab 28


__ADS_3

Hai Para readersku tersayang ... 💚💚💚


Jangan lupa ya untuk Like, Komentar dan Vote seikhlasnya.


Tidak lupa untuk memberikan Rate 5 ⭐⭐⭐⭐⭐


Jangan lupa Kritik dan Sarannya, karena saran dari kalian itu sangat penting bagiku.


Aku tunggu jejak kalian di kolom Like dan Komentar ....


Berikan Saran dan Kritikan kepada author untuk membangun cerita ini lebih baik lagi.


Baca Juga Kisah Nyata lainnya ...



Hidayah Hijrahku


Dahsyatnya SHOLAWAT


Angkringan Cinta


Kopi Paste


Kesucian Syahadat



Selamat Membaca ....


💚💚💚💚💚💚


"Baiklah kita sepakat." ucap Mama Ana dengan sangat mantap.


Mereka berdua berjabat tangan tanda kesepakatan pun sudah terjadi. Yang mereka lakukan hanya face to face, hanya rasa kepercayaan tanpa ada hitam di atas putih.


Aisyah mulai menyimak apa yang dijelaskan oleh Mama Ana. Dari awal hingga akhir namun siapa yang menghamilinya ini belum terungkap dengan pasti. Nama itu masih di rahasiakan oleh Mama Ana.


Mama Ana pun mulai menjelaskan dan memberikan bukti-bukti konkrit yang kuat sesuai dengan fakta dan kenyataan yang ada. Mulai dari tiket pesawat, pesanan kamar hotel dan foto foto mesra Anggie dengan seorang pria tua.


Aisyah pun mengcopy semua bukti bukti itu agar Anggie mau mengakui kesalahannya dan kekhilafan yang dia lakukan. Walaupun semua yang sudah terjadi tidak bisa dikembalikan seperti semula tapi paling tidak kebenaran itu terkuak.


"Sebenarnya apa yang membuat Mama Ana ingin memberikan bukti-bukti ini kepadaku?" tanya Aisyah pelan.

__ADS_1


"Aku saudara tiri Richard, ini semua bermula pada masalah keluarga kami. Intinya ada hal yang perlu di luruskan disini." ucap Mama Ana mantap dan antusias.


"Oke baiklah ... Jangan sangkut pautkan aku dengan masalah Anda Mama Ana." ucap Aisyah dengan sangat tegas.


"Aku berjanji Aisyah, tidak akan melibatkan masalahku dengan masalahmu. Aku hanya ingin mengungkapkan kebenaran yang ada. kalau Richard adalah ayah kandung dari anak yang di kandung Anggie." ucap Mama Ana dengan suara lantang.


"Apa?!!" ucap Aisyah dengan keras dan nada shock antara bingung dan tidak percaya.


Wajahnya sedikit memucat dan bingung karena tidak percaya kalau seorang Ayah kandung tega menghamili anaknya sendiri.


Foto foto mesra itu ternyata Anggie dan Ayahnya Richard. Aisyah memang belum pernah bertemu dengan Ayah Anggie, sebab waktu pernikahan Baihaqi dan Anggie, Ayahnya tidak hadir.


"Apa kamu tidak mengenal wajah Ayah Anggie?" tanya Mama Ana pelan sambil memakan makanannya.


Aisyah hanya menggelengkan kepalanya dengan pasrah, namun wajah itu tampak familiar dan pernah melihat tapi dimana, batin Aisyah di dalam hatinya.


"Aku tidak percaya dengan ini semua Mama Ana." ucap Aisyah pelan yang masih meragukan ucapan Mama Ana.


"Itu terserah Anda Aisyah. Aku hanya mengatakan sebenarnya dan apa yang aku ketahui. Keluarga mereka itu licik." ucap Mama Ana pelan dan menyeruput jus jeruk yang dipesannya.


"Kenapa aku harus mempercayai Anda Mama Ana?" tanya Aisyah pelan.


"Karena aku orang yang mengetahui semuanya. Aku yang memasukkan asistenku untuk bekerja disana dan memata-matai mereka hingga aku memiliki kabar ini. Ada satu video mesra antara Richard dan Anggie, ini semua akan membuatmu percaya Aisyah." ucap Mama Ana meyakinkan.


"Ambilah ... lihat isinya ada beberapa video yang aku rekam dari kamarnya. Apa kamu bisa mengatakan aku pembohong setelah ini." ucap Mama Ana dengan tenang.


Suaranya datar dan terdengar santai. Meminta uang itu hanyalah alasan Mama Ana, dibalik itu semua Mama Ana ingin menghancurkan keluarga Kakak tirinya itu.


"Baiklah akan aku lihat. Uangnya akan aku transfer setelah file ini berhasil aku buka." ucap Aisyah pelan sambil mengambil flash disk itu.


Mama Ana pun mengangkat tangan dan melambai ke arah pelayan. Pelayan itu pun segera menghampiri Mama Ana dengan membawa buku menu.


"Aku ingin memesankan makanan lagi. Tapi bisakah kami meminjam laptop? Ada file penting yang harus kami lihat sekarang." ucap Mama Ana kepada pelayan itu.


Pelayan itu tampak kebingungan dan mengganggukkan kepalanya dengan pasrah.


"Iya Bu ... saya tanyakan kepada manajer saya." ucapnya pelan.


Baru saja pelayan itu melangkahkan kakinya, terdengar suara Mama Ana memanggilnya kembali.


"Pelayan ... Aku belum memesan makanan. Aku pesan salad buah dan puding cokelat sebagai penutup dan air mineral untuk menetralisir tubuhku." ucapnya dengan mantap.


"Baik Ibu akan kami siapkan dengan segera." ucap Pelayan itu dengan sopan lalu berlalu pergi.

__ADS_1


Lima menit kemudian pelayan itu sudah membawakan satu buah laptop yang dipesan oleh Mama Ana untuk dipinjamkan sebentar.


"Maaf ini Bu laptopnya. Passwordnya SUKSES. Silahkan" ucap Pelayan itu dengan sangat sopan.


Mama Ana pun menerima laptop itu dan dengan lincah menyalakan dan memasukkan flash disk tersebut untuk membuka file rekaman Anggie dan Richard.


Dan benar saja, di dalam flash disk itu terdapat sepuluh file rekaman video mesra antara Anggie dan Richard. Bagaimana Anggie melayani Ayahnya seperti melayani seorang suami. Ternyata itu semua sudah berlangsung lama sudah mereka lakukan dua tahun terakhir ini.


Aisyah tampak mengingat wajah Richard dan Anggie, sepertinya sudah pernah melihat. Oh ... benar Rumah Makan sate sapi, mereka berdua tampak mesra, ternyata kemesraan adalah kemesraan terlarang antara Ayah kandung dan anak kandung hingga membuahkan benih yang tumbuh di rahim Anggie.


Semua itu dilakukan dengan ancaman dan penyiksaan, semua terekam jelas dalam rekaman tersebut. Ini semua tidak bisa dibiarkan disaat kita sudah mengetahui kebenarannya.


"Aku harus bicara pada Anggie dan Bu Margaretha tentang hal ini." ucap Aisyah kepada Mama Ana dengan sopan.


"Itu hak kamu Aisyah. Margareta sudah mengetahui hal ini. Dan menikahkan putrinya dengan suamimu itu adalah akal-akalannya saja. Ada hal lain yang masih dipertahankan oleh Margaretha." ucapnya pelan.


"Apa itu? Katakan Mama Ana." ucap Aisyah dengan suara lantang.


"Harta!! .... Margaretha adalah penggila harta." ucap Mama Ana berkelakar.


"Apa hubungannya Harta dengan Kandungan Anggie dan suamiku?" tanya Aisyah yang masih belum paham dengan maksud dan tujuan ini semua.


"Ku pikir kamu cerdas Aisyah? Ternyata membaca situasi pun kamu tidak bisa atau kamu terlalu baik menilai seseorang itu pasti baik juga seperti dirimu?? Inilah kekurangan yang ada pada dirimu Aisyah!!! Kamu sudah dibohongi dan terlalu mudah untuk dibodohi, hingga Suamimu menjadi korbannya dan rumah tanggamu hancur karena keinginan seseorang yang tidak bertanggungjawab." ucap Mama Ana dengan ketus dan tegas.


Sepertinya Mama Ana mulai gemes dengan kebaikan hati Aisyah yang malah menyakiti dirinya sendiri. Ada orang yang masih perduli walaupun itu semua terlambat, dan semuanya sudah terjadi. Tapi bagi Aisyah informasi ini sangat penting, setidaknya Aisyah memiliki alasan untuk seorang parasit pergi dari rumahnya dan meninggalkan Baihaqi selamanya.


Apakah itu bisa terjadi sesuai harapanku?, batin Aisyah di dalam hatinya.


JAZAKALLAH KHAIRAN


💚💚💚💚💚


Jangan Lupa tinggalkan jejak kalian sebelum melanjutkan ke Bab berikutnya.


Biar aku makin semangat menulisnya ...


Yang mau kenalan sama author bisa gabung ke GC HUMAIRAH BIDADARI SURGA atau PC atau pun FOLLOW IG @Humairah_bidadarisurga.


Yang mau tanya tanya atau sharing seputar Novel Karya Author atau hal lain juga boleh.


Ditunggu ya ...


Terima Kasih ....

__ADS_1


💚💚💚💚💚


__ADS_2