
Selamat Membaca 🌹🌹
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>
Kukuruyuk...
Suara ayam bersahut - sahutan menandakan pagi akan tiba. Masih banyak orang yang terlelap dalam mimpinya, enggan untuk bangun dan melaksanakan kewajibannya kepada sang pencipta. Berbeda dengan seseorang yang kini tengah menengadahkan tangannya meminta sesuatu kepada penciptanya.
Ya... Dialah Khoiruddin saat ini masih pukul 02.30 namun ia sudah melaksanakan salat tahajud. Setelah itu ia membaca al - qur'an untuk menunggu subuh tiba.
*****
Pukul 06.30 ia telah sibuk di dapur membuat sarapan untuknya dan juga ayahnya.
Pak Soleh baru saja keluar dari kamarnya mencium bau yang harum. Seketika membuat cacing di perutnya meronta. Ia segera menuju ke dapur.
"nak kamu sedang apa? " tanya Pak Soleh kepada anaknya
"ahh ayah sudah bangun. Ini Khoir buatkan teh dan juga nasi goreng. Ini martabak semalam bisa dijadikan lauk." ucapnya sambil menata hasil masakannya di meja.
" hem baunya harum. Pasti enak sekali. " ucapnya
" silakan dimakan yah. " ucap Khoiruddin sambil mengambilkan nasi goreng ke piring ayahnya.
"bagaimana? " tanyanya dengan tegang.
"enak. "
" Yesss." Khoiruddin memasukkan 2 kotak bekal ke dalam tas kecilnya. Pak Soleh yang sedari tadi memerhatikan anaknya dalam diam, akhirnya bertanya.
"tumben kamu bawa bekal? Bawa 2 lagi. " tanya Pak Soleh. Khoiruddin hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari ayahnya.
" lagi kepingin aja yah. " ucapnya dengan tersenyum.
Pak Soleh yang mendengar itu hanya manggut - manggut saja dan melanjutkan makannya.
*****
Pukul 06. 55
khoiruddin berpamitan pada ayahnya sebelum berangkat ke kampus.
__ADS_1
"yah khoir berangkat. Assalamualaikum " ucapnya sambil meminta tangan ayahnya untuk disalimi
"Wa'alaikumsalam hati - hati di jalan. " ucapnya sambil memberikan tangannya untuk dicium oleh anaknya.
*****
Sekitar 15 menit kemudian dia sudah sampai di tempat tujuannya.
sebelum turun dari motornya, dia merapikan rambutnya menggunakan tangannya. Saat akan mengetuk pintunya.
Ternyata pintunya dibuka oleh seseorang dari dalam.
Ceklek....
"hai assalamualaikum. " ucap Khoiruddin dengan senyumannya.
"hah... Astagfirullah Wa'alaikumsalam." Maira terkejut karena tiba - tiba dihadapannya ada seseorang yang tidak lain adalah pria semalam.
"ehm kamu sedang apa disini? " tanya Maira setelah menormalkan detak jantungnya.
"aku? Aku sedang menunggumu. " ucapnya dengan santai
"hah... Menungguku? Kenapa? " tanya Maira bingung.
" ohh ya? Ehm tidak usah repot - repot. Aku bisa pesan taksi online saja. " tolak Maira halus.
Khoiruddin yang mendengar penolakan dari Maira tidak langsung menyerah. Ia termasuk orang yang pandai dalam berkata - kata.
" ohh ayolah. Aku sudah jauh - jauh datang kemari untukmu. Dan kau... kau.. " ucapnya dengan nada dibuat layaknya kecewa.
" ehm tidak itu akan merepotkanmu. Sudah cukup semalam saja. "
"aku? Aku sungguh tidak merasa direpotkan. Dengar tempatmu bekerja ada di depan kampusku dan ya kalau kamu mau ikut denganku. Kamu tidak harus mengeluarkan uang untuk membayar ojek. Hem bagaimana? " ucap Khoiruddin penuh keyakinan
Maira yang mendengar itu berpikir sejenak. Dan di dalam pikirannya ia juga membenarkan ucapan dari pria itu. Setelah ditimang - timang akhirnya ia memutuskan menerimanya.
'lumayan tumpangan gratis. kapan lagi dapat.' pikirnya.
"hem baiklah. Ayo" ucapnya
"hem silakan. "
__ADS_1
******
Kurang lebih 15 menit perjalanan. mereka telah sampai di depan cafe. Maira segera turun dan mengucapkan terimakasih.
" terimakasih sudah mengantar. "
"Hem sama - sama. "
"kalo gitu aku masuk dulu. "
"eh tunggu. "
"ada apa? "
"ini" ucap Khoiruddin sambil menyerahkan kotak bekal yang dibawanya tadi. "sarapan untukmu, aku pikir kalau kamu pasti belum sarapan. Oleh karena itu aku membuatkan sarapan untukmu. "
"ini.. " ucapnya ragu - ragu
"sudah terima saja aku sudah susah payah membuatnya ya. " ucapnya dengan menunjukkan pupil eyesnya.
" hem baiklah terimakasih."
"iya.. "
Maira pun berbalik dan melangkahkan kakinya. Namun terhenti lagi karena pria itu menghentikannya.
" tunggu. "
"aisshh... sabar Maira dia sudah membantumu." dengan senyuman yang dipaksakan ia berbalik ke belakang dan berkata.
"ada apa lagi?" ucapnya menahan kesal.
Khoiruddin yang melihat wajah Maira yang sedang menahan kesal tersenyum, karena baginya wajahnya itu sangat imut.
"nanti pulang kerja aku jemput. Oke bye. " ucapnya setelah itu ia menjalankan motornya memasuki area kampus.
Maira yang mendengar itu hanya mendengus kesal dan menghentakan kakinya ke tanah. setelah itu ia masuk ke dalam cafe dan segera memulai pekerjaannya. Setelah selesai membersihkan cafe. Ia memiliki waktu istirahat sebentar.
Waktu itu ia gunakan untuk sarapan. Dia segera mengambil bekal yang diberikan pria tadi. Ia segera melahap habis bekal tersebut karena memang dia belum sarapan.
"hem enak masakannya. Enak ya kali jadi istrinya suruh saja dia yang masak. Wkwkwk" ucapnya pada dirinya sendiri.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=>
Terimakasih sudah mampir membaca 😊