
Selamat Membaca
....
Hari ini Anisa telah bersiap - siap lebih awal. Dia memakai kebaya dan juga memoles wajahnya dengan make up agar terlihat cantik. Dikarenakan hari ini adalah hari kelulusannya, jadi dia harus tampil menawan.
Begitu juga dengan Pak Surya dan Khoiruddin, telah siap dengan pakaian terbaik mereka. Anisa keluar dengan langkah anggunnya. Ia pun berkata.
" Pak Anisa sudah siap. Yuk berangkat." Ucap Anisa.
" Bentar nak. Mbakmu belum keluar, kita tunggu dulu sebentar." Ucap Pak Surya.
" Nggak bisa pak ini udah siang. Nanti aku telat lagi. " Ucap Anisa.
" Tunggu bentar aja loh Nisa. Masa sampe buat kamu telat gara - gara nungguin mbakmu." Ucap Pak Surya.
" Ishh selalu. Mbak buruan aku telat nih!" Ucap Anisa.
Karena mendengar teriakan dari Anisa, membuat Maira menjadi gugup. Hingga ia bingung harus berbuat apa. Karena merasa dirinya akan lama selesai, Maira meminta bantuan kepada Khoiruddin untuk mengantar Anisa ke sekolahnya.
" Nisa sepertinya mbak masih lama.. Ohh ya Mas tolong kamu antar Anisa ke sekolahnya ya." Ucap Maira.
" gitu dong dari tadi. " Ucap Anisa
" Iya dek. " Ucap Khoiruddin.
Tanpa ba bi bu Khoiruddin mengantar Anisa sampai ke depan gerbang sekolahnya.
" Mas makasih ya. Apa mas mau masuk nemenin aku." Ucap Anisa.
" tidak dek. Mas lebih baik pulang dulu sekalian aja nanti bersama bapak dan mbakmu. " Ucap Khoiruddin.
__ADS_1
" Lah kok gitu sih mas" Ucap Anisa dengan kecewa.
" Lah terus gimana? kalo mas disini nanti mbakmu sama bapak mau naik apa? " Ucap Khoiruddin
'oh iya ya.' Ucap Anisa di dalam hati.
" Anisa.. " Panggil kedua teman Anisa.
" hey. Kalian udah dari tadi datang?" Tanya Anisa.
" Udah dong. Kamunya yang kesiangan, tadi si Gilang tampil. Dia ganteng banget dong hari ini." Ucap salah satu teman Anisa.
" eh kamu sendirian kesini? Bapak sama mbakmu kemana? apa nggak ikut?" Tanya salah satu teman Anisa.
" nggak. Aku ke sini sama dia. " Ucap Anisa sambil mengkode menggunakan matanya menuju orang yang sedang duduk di mobil belakangnya.
" wuihh siapa dia. Ganteng banget. " Ucap Salah satu teman Anisa.
" Halo.. Temannya Anisa ya? " Sapa Khoiruddin.
" ehh iya kak. " Ucap teman Anisa.
" Kenalin saya Khoiruddin. Calon kakak iparnya Anisa.
" ohhh.. Saya Angel kak." Ucap Angel.
" dan saya Susi kak. " Ucap Susi.
" Ya sudah kalo begitu saya titip Anisa sama kalian ya." Ucap Khoiruddin.
" loh kenapa kak?" Tanya Angel.
__ADS_1
" karena saya harus pulang untuk menjemput Calon istri dan mertua saya ya." Ucap Khoiruddin.
" Ohh gitu kak.. iya iya silakan." Ucap Angel.
Setelah itu Khoiruddin masuk ke dalam mobilnya dan menjalankannya.
Tinn.
" mari mari kak." Ucap Angel
Sepeninggal Khoiruddin. Anisa menjadi lebih banyak diam.
" lo kenapa Sa. Cemberut aje. happy dong smile hari ini kita lulus." Ucap Angel.
" ho'oh kita udah free. Nggak akan ada tugas lagi yeayy" Ucap Susi.
Namun Anisa hanya diam dan meninggalkan mereka berdua begitu saja.
" dia kenapa? " Tanya Angel
" entah" Jawab Susi
" Sa lo kenapa sih? kok jadi bete gini, kan tadi lo tuh senyum bahagia sekarang kok jadi bete gini sih. Emang ada apa cerita dong kalo lagi ada masalah." Ucap Angel.
" Nggak pa-pa." Ucap Anisa.
...
25 menit kemudian terlihat Maira dan Pak Surya berjalan masuk ke dalam aula, lalu dibelakang mereka terlihat pria tampan sedang berjalan menyusul Maira dan Pak Surya.
Mereka bertiga menduduki kursi yang telah disediakan. Terlihat Maira bercanda ria dengan Pak Surya juga Khoiruddin. Hingga akhirnya Pak Surya meninggalkan mereka berdua karena mencari air. Di sisi lain ada sepasang mata menyiratkan semburat kemarahan dan ketidaksukaan terhadap pasangan itu.
__ADS_1
Bersambung