Ketemu Lagi

Ketemu Lagi
Part 34


__ADS_3

"Ay kamu sudah tidur sayang ?" Tanyanya.


Aku lalu membuka mata dan menjawab.


"Aku enggak tidur mas,kepalaku agak pusing makanya aku tadi rebahan sambil terpejam." Ucapku.


"Ya ampun sayang,kenapa tidak bilang ?" Tanyanya.


"Maaf mas." Ucapku.


"Iya sayang. Lagipula enggak baik juga tidur sore hari ayah." Ucapnya.


"Iya mas." Ucapku seraya men**um pipinya.


"Mulai nakal ya ?" Tanyanya.


Aku hanya tertawa dan mengulangi lagi. Entah kenapa,kepalaku yang tadi terasa pusing mulai sembuh.


Hening...


Namun tiba-tiba terdengar dari arah luar, ada yang mengucapkan salam.


"Assalamualaikum." Ucapnya.


"Mas sepertinya ada tamu." Ucapku seraya berdiri.


Kami pun langsung melangkah keluar rumah. Namun saat akan keluar, aku lalu melepas genggaman tangan mas Aldo.


"Kenapa ay ?" Tanyanya.


"Lebih baik mas saja yang keluar,aku masih pusing mas." Ucapku bohong.


Tanpa menjawab,mas Aldo lalu membopongku.


"Tunggu di sini ya." Ucapnya.

__ADS_1


Aku hanya mengangguk pelan. Dan memejamkan mata sejenak.


"Waalaikumsalam." Ucapnya.


"Aldo mantuku,kamu masih disini nak ?" Tanyanya seraya ingin memeluk mas Aldo. Namun di tahan oleh kak Randra.


"Mak, Agung sama anak emak itu sudah cerai. Dan Agung sudah punya pasangan lagi. Jadi jangan bilang gitu ya mak." Ucapnya dengan sopan.


"Sembarangan kamu, Fina tadi telfon emak katanya Aldo ngajak rujuk demi anak. Hingga dia hamil lagi." Ucapnya.


Kedua kakak iparku hanya memutar bola mata malas dan meminta suamiku kembali ke dalam.


"Gung,kamu harus nikah lagi sama Fina !" Titahnya.


Mendengar itu mas Aldo langsung pergi dengan membawa mobilnya melaju dengan kencang. Sedangkan kedua kakak iparku,langsung masuk dan meninggalkan emaknya Fina.


Kembali dengan mas Aldo,dia menenangkan diri di masjid dan melaksanakan ibadah serta ngaji di sana. Hingga tak terasa waktu begitu cepat berlalu, sehabis azan isya mas Aldo melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tak terasa mobil yang dia lajukan,sudah sampai di rumah.


Mas Aldo mematikan mesin mobilnya dengan segera, dia masih enggan keluar. Sementara itu, anak-anak yang sudah tidur membuat aku kesepian di sini.


Huff..kemana kamu mas,sedari tadi aku telfon tidak kamu angkat ? Tanyaku dalam hati.


Aku berusaha terus menelfonnya seraya mondar-mandir. Kamu kemana sih mas ? Tanyaku lirih. Tanpa ku tahu, dia masih di dalam mobil dan mobilnya tertutup mobil kak Randra.


Kelamaan berdiri,kepalaku berdenyut lagi merasakan pusing. Aku lalu duduk seraya memegang kepalaku. Sementara mas Aldo masih terdiam di mobil, dia tidak tahu aku menunggunya di teras.


"Kak,kamu kenapa ?" Tanya Kevin,yang akan menutup pintu rumah.


"Aku menunggu mas Aldo Vin." Ucapku dengan masih terpejam.


"Tunggu di dalam saja kak,mungkin abang lagi cari angin." Ucapnya.


"Baiklah." Ucapku.


Namun baru dua langkah, pandanganku kabur dan aku jatuh pingsan. Kevin yang melihat itu langsung panik.

__ADS_1


"Kak,kakak bangun kak." Ucapnya.


Mendengar suara Kevin, mas Aldo langsung keluar dan melihat ada apa gerangan.


"Vin." Panggilnya.


"Bang, istrimu pingsan." Ucapnya.


"Astaqfirulloh, sayang." Ucapnya seraya membopongku.


Mas Aldo lalu membawaku masuk dan merebahkan tubuhku di kasur lalu memberiku selimut. Tak lupa juga memberiku minyak kayu putih, keseluruh tubuh.


Sayang maafin aku,aku tadi meninggalkanmu lama. Ucapnya seraya menggosokkan minyak kayu putih itu ke hidungku.


10 menit aku sadar dari pingsanku, aku lalu mengerjakan mata dan memeluk mas Aldo erat.


"Kamu jahat,kenapa kamu bohongi aku ?" Tanyaku seraya menangis.


"Maaf sayang, tadi aku sholat di masjid sampai isya. Maafkan aku ay." Ucapnya seraya mengelus punggungku.


"Aku takut kamu kenapa-kenapa, karena tadi aku telfon tidak kamu jawab." Ucapku lagi.


"Iya maaf sayang,hpku ada di saku celana yang ku pakai semalam." Ucapnya jujur.


Mas Aldo lalu meterai pelukan kami, dan mengusap air mataku dengan ibu jarinya dengan perlahan.


"Sudah ya jangan nangis lagi, nanti cantiknya hilang." Ucapnya.


"Ini semua juga salahku." Ucapku.


"Iya maafin mas ya". Ucapnya.


Aku hanya mengangguk pelan. Dan mas Aldo nampak begitu tersenyum.


"Ish kenapa ?" Tanyaku.

__ADS_1


"Enggak apa-apa ay." Ucapnya.


__ADS_2