
"Mulai ya." Ucapnya seraya mengangkat kedua alisnya.
..."Ish kenapa angkat alis ?" Tanyaku....
"Ya enggak apa-apa. " Ucapnya.
^^^"By, kenapa kita baru bersama sekarang, kenapa ?" Tanyaku seraya terisak. ^^^
"Takdir TUHAN, mengharuskan begitu ay. Kita disini hanya peran, penulisnya TUHAN. Bersyukur ay, kita masih diizinkan bersama." Ucapnya lembut.
..."Astagfirullah, kenapa aku jadi kufur." Ucapku lirih....
__ADS_1
Suamiku hanya menatapku, dan mengusap bulir air mataku yang terjatuh di pipi.
"Jangan menangis sayang." Ucapnya lalu memelukku.
^^^Tak berselang lama aku kembali tertidur lagi, sementara mas Aldo masih terjaga. Besok aku libur dulu, terasa lelah tubuhku. Karena masalah tadi, belum soal Fina. Apa sih maunya dia ? Dulu pas bersama, enggak bahagia denganku. Sekarang beda lagi. Ucapnya lirih. Belum juga masalah anak-anak, yang aku sembunyikan dulu dari Dita. Ucapnya lagi. ^^^
...Mas Aldo memandangi aku, dan berkata lirih. Icha di sekolah membuat ulah ay, namun alhamdulilah setelah aku nasehati dia, para gurunya tidak mengeluh lagi. Mungkin benar, Icha masih kecil dan kamu selalu berkata dia kurang kasih sayang. Sementara Ardi, selalu bilang ke aku kalau dia selalu di jenguk emak dan Fina. Dia mengeluh ay, kenapa bukan kamu yang menjenguk ? Terus aku jawab saja, dengan jujur tentang keadaan kamu. Tahu enggak ay, expresi dia jadi berubah khawatir sama kamu. Ucapnya seraya terpejam. Dan lambat laun dia tertidur. ...
^^^Paginya, Boni sudah bangun dan mandi. Lalu menghubungi pekerja, dan mereka pun langsung menyanggupi dan datang. Setibanya mereka, mereka langsung membersihkan tempat dapur dan merenofasi ulang. ^^^
...Tak beda jauh dengan Boni, Randra kini disibukkan 2 kantor sekaligus. Namun mengingat kondisiku, dirinya tidak tega. Sedangkan kak Devi, terus memantau Fina. Tak beda jauh dengan Dewi, Dewi sepulang sekolah menyempatkan menjenguk pak Yovi. Satpam kami, yang kena tusukan senjata tajam dari Lukas. Beruntung nyawanya bisa selamat, karena tanpa terduga ada taksi yang mendadak berhenti. Dan mengantar beliau ke RS. ...
__ADS_1
^^^Dan disini, di pesantren Ardi tengah duduk melamun disana. Dwi, salah satu teman terbaiknya langsung mengajaknya masuk kelas. Karena sebentar lagi pelajaran akan di mulai. Di lain tempat, Icha kini sudah mulai banyak teman yang mendekatinya. Dan dia mulai tak buat ulah lagi. ^^^
Kembali pada kami, yang masih terlelap di bawah hangatnya selimut. Namun 5 menit kemudian, mas Aldo terbangun. Dia tersenyum saat melihatku masih terlelap, cantik dan gemesin. Ucapnya lalu membuka bajuku dan mencium perutku.
...Pagi sayangnya ayah. Sapa mas Aldo. ...
^^^Melihatku masih terlelap dia tersenyum lebar dan langsung minum, bagai bayi. ^^^
Belum bangun juga ? Tanyanya lirih.
...Tangan kirinya masuk ke bawah, namun tetap belum bangun juga. Tidak biasanya kamu seperti ini ay ? Tanya suamiku lagi. Melihatku masih terjaga dia lalu membuka baju kami bersama. Dan membawaku ke kamar mandi. Hingga sampai selesai mandi, aku belum juga terjaga. ...
__ADS_1
^^^Mungkin istriku lelah. Ucapnya pasrah. Dia lalu memakaikan aku baju terlebih dulu dan menyisir rambutku. Tak lupa juga merias wajahku. Lalu membawaku ke kantor. Rencananya mau libur batal, karena ternyata Randra harus metiing keluar kota.^^^
Sementara mereka yang melihat masa Aldo membopongku hanya menggelengkan kepala dan tertunduk.