
"Aku disini ay." Ucapnya.
..."Mengagetkan saja kamu mas." Ucapku seraya mengelus punggungnya....
"Maaf ay. Nanti jam 5 pagi, kita ke kantor ay." Ucapnya.
^^^"Tumben pagi mas." Ucapku.^^^
"Iya, ada hal penting yang mesti aku urus." Ucapnya."
"Ya sudah lebih baik kita tidur yuk." Ajakku.
..."Tidurlah dulu, nanti aku menyusul." Ucapnya....
"Mau ngapain ?" Tanyaku.
^^^"Kerja dulu." Ucapnya.^^^
...Mendengar hal itu, aku langsung mengajak dia dengan paksa untuk tidur. Takut punggungnya sakit lagi. Kini dia hanya menurut dan berjalan mengikutiku....
Sesampai di kamar, aku lalu memeluknya.
"Jangan kerja malam-malam, ingat punggung kamu by." Ucapku mengingatkan.
^^^"Iya ay. Aku akan tidur." Ucapnya.^^^
"Awas kalau bohong." Ucapku lalu memeluknya dengan erat.
..."Enggak sayangku." Ucapnya seraya membalas pelukanku....
"By, ada sesuatu yang mesti aku ucapkan kepadamu." Ucapku.
"Apa ?" Tanyanya dengan mengelus pipiku.
^^^"Aku tadi dapat pesan dari Fina, dia bilang minta maaf sama aku dan berjanji tidak akan mengusik rumah tangga kita lagi." Ucapku lirih.^^^
...Mendengar hal itu mas Aldo diam dan enggan menanggapi. Menyadari itu, aku lalu memeluknya dan ikut terpejam. Satu jam berlalu, namun kami masih sama-sama terjaga. Entah kenapa tiba-tiba bayangan menyakitkan itu hadir lagi. Hanya air mata yang menetes, tanpa ada suara. Menyadari dadanya basah, mas Aldo langsung menindih tubuhku....
^^^"Ceritalah, jangan hanya kau pendam sendiri." Ucapnya seraya menghapus air mataku.^^^
"Dia datang lagi mas." Ucapku seraya menangis.
"Shht, ada aku ay." Ucapnya lalu memelukku.
..."Tidurlah." Ucapnya seraya menemani aku....
^^^Aku hanya menurut. Dan setengah jam kemudian, aku pun tertidur. Mendengar dengkuranku mas Aldo bernafas lega. Alhamdulillah, akhirnya kamu tidur juga ay. Ucapnya seraya mengec*p keningku. Dan beranjak melangkah pergi keluar kamar.^^^
...Dia lalu melihat aktivitas rumah dan kantor lewat gawainya. Dan terkejut melihat di luar kantor ada Fina. Rupanya dia ada disana. Ucapnya lirih. Dan sesekali melihatku yang sedang terlelap. Mas Aldo langsung kembali ke kamar, melihat aku yang sudah mulai bergerak dan menggelengkan kepala....
Dia lalu memelukku dan menyadarkan aku.
"Ay." Panggil suamiku lirih.
...Mendengar ada yang memanggil, aku lalu mengerjabkan mataku. Dan memeluknya, sementara mas Aldo mengusap keringatku dengan lembut....
"By, dia datang lagi." Ucapku pelan.
^^^"Tenang sayang, masih ada aku disisimu. Dan kamu tidak perlu takut, ada ALLAH yang selalu menjaga kita." Ucapnya seraya menenangkan aku.^^^
"Iya by." Ucapku seraya bersembunyi di ceruk lehernya. Membuat aku merasa nyaman.
..."Ay." Panggil suamiku....
"Iya by." Ucapku.
..."Tidurlah." Ucapnya....
Aku hanya mengangguk dan memejamkan mata. Tanpa aku tahu, mas Aldo meneteskan air mata. Cepat-cepat dia hapus, sementara aku kini sudah terlelap kembali.
...Syukurlah kamu sudah tidur ay. Aku akan berusaha semampu aku, dalam menjagamu dan anak-anak kita. Ucapnya seraya memelukku....
Pagi harinya, aku masih terlelap dan saat itu juga ada Rasti disana. Dia menemaniku bersama putranya,putranya yang sedang gemar berceloteh, membuatku terbangun. Aku terkejut melihat mereka ada di dalam kamar kami.
__ADS_1
^^^"Pagi Ta, maaf ya ganggu tidurmu." Ucapnya seraya menggendong anaknya.^^^
..."Iya, harusnya aku yang minta maaf. Sudah bangun kesiangan." Ucapku pelan....
"Santai saja Ta." Ucapnya seraya tertawa kecil.
^^^"Ngomong-ngomong dalam rangka apa ni, kamu sepagi ini sudah kesini ?" Tanyaku lembut seraya melihat seluruh ruangan.^^^
^^^"Hanya main saja, adikku sudah kembali,suamiku juga sudah berlayar lagi. Suntuk Ta." Ucapnya.^^^
..."Oh." Ucapnya seraya mencari mas Aldo....
"Ya. Kenapa Ta, daritadi kaya lagi mencari seseorang ?" Tanyanya.
..."Iya, suamiku kemana ya ?" Tanyaku....
"Dia ada di ruangan kerjanya, sedang rapat disana.
^^^"Rapat ?" Tanyaku.^^^
"Iya." Ucapnya.
..."Aku izin ke kamar mandi bentar ya." Ucapku kepadanya....
"Oke." Ucapnya seraya memberikan asi untuk putra kecilnya.
^^^15 menit berlalu, aku selesai mandi dan langsung sholat serta ngaji. Selesai itu, aku lalu menghampiri Rasti dan putranya. Aku tersenyum menatap mereka, lalu aku izin sama Rasti.^^^
"Boleh aku gendong anakmu Ras ?" Tanyaku lembut.
..."Boleh. Ucapnya seraya memberikan putranya....
Aku lalu menggendong putranya dan mengajaknya bicara.
^^^"Hai anak tampan yang ciut dan imut, lagi senang berceloteh ya ?" Tanyaku lembut, sementara bayi itu hanya menatapku dan tertawa mendengar ucapanku.^^^
"Iya tante." Ucap Rasti menirukan bahasa bayi.
Sementara klien itu tidak tahu pasti, suara tawa siapa ? Padahal disana tidak ada perempuan. Menyadari hal itu mas Aldo lalu menjelaskan.
..."Maaf pak, saya lupa mematikan video istri saya." Ucapnya seraya menunduk....
"Oh, enggak apa-apa bung. Sudah rindu ya ?" Ucap dan tanya klien itu.
^^^Mas Aldo tersenyum malu. Dan langsung kembali membahas kerja nya.^^^
...Sementara kini, Kevin dan Boni sedang sibuk di kantor cabang. Karena kedatangan klien yang dari Bali....
"Gimana Bos ?" Tanya Boni.
..."Kroscek ulang." Ucapnya seraya membaca kembali file dari kliennya....
"Baik." Ucapnya seraya mengulang lagi.
^^^Dan disini, aku sangat bahagia. Bahagia bermain dengan bayinya Rasti, namun karena sudah waktunya jam tidur, Rasti pun pamit pulang. Aku hanya mengiyakan dan tak lupa memberi pesan untuk hati-hati di jalan. Rasti menjawab iya.^^^
Bersamaan dengan itu, klien mas Aldo pamit pulang. Aku yang tahu, langsung menundukkan wajahku. Beruntung aku masih pakai mukenaku, untuk penutup rambutku. Karena saking asiknya main, aku lupa memakai jilbab.
..."Dia tadi istri anda bung ?" Tanya klien itu....
"Iya pak." Ucapnya.
^^^"Wah, cantik dan tertutup juga ya." Ucapnya seraya tertawa.^^^
"Aamiin, amanah pak." Ucap suamiku seraya menggelengkan kepala.
..."Kalau enggak tahu itu istrimu bung, pasti sudah aku lamar. Ucapnya terbahak....
"Hehe." Tawa suamiku.
^^^Enak saja main lamar, langkahi dulu jasadku. Ucap suamiku kesal.^^^
Sepeninggal kliennya, mas Aldo langsung masuk kamar. Dan mendekati aku lalu memelukku erat.
__ADS_1
..."Kenapa ?" Tanyaku lembut....
"Klienku kurang ajar." Ucapnya kesal.
^^^"Kenapa dia ?" Tanyaku.^^^
"Sudah punya istri, tahu kamu lewat dia malah dengan absurdnya bilang. Kalau bukan istriku, kamu akan dilamarnya." Ucapnya.
...Mendengar hal itu, aku tersenyum lalu mengelus punggungnya pelan....
"Makasih by, kamu sudah tulus terima aku." Ucapku.
^^^"Iya karena kamu hidupku." Ucapnya seraya melerai pelukan kami.^^^
"Ayo kita sarapan, setelah itu kita berangkat." Ucapnya.
..."Iya by." Ucapku....
Saat memilih baju, tiba-tiba perutku terasa mual. Aku lalu berlari ke kamar mandi dan muntah di sana. Aku kenapa ?" Tanyaku lirih.
Sedangkan mas Aldo sudah bersiap di dalam mobil menunggu aku. Mungkin maghku kambuh. Pikirku.
Aku lalu siap-siap dan berhias, lalu memakai lipglosku. Bismillah. Ucapku seraya melangkah. Sesampai di mobil, aku lalu makan roti yang sudah disediakan mbok jum tadi. Melihatku demikian, mas Aldo menatapku heran.
..."Tumben mau makan roti susu ?" Tanyanya....
"Iya by, tadi aku muntah,takutnya maghku kambuh." Ucapku jujur.
^^^"Oh." Ucapnya ber oh ria.^^^
Selesai makan roti, aku lalu minum dan terdiam sejenak. Masa sih aku hamil ? Tapi kok sudah sebulan aku enggak datang bulan ya ? Tanyaku dalam hati.
^^^"Kenapa ay ?" Tanyanya.^^^
"Enggak apa-apa by." Ucapku.
..."Beneran? " Tanyanya....
"Iya." Ucapku.
^^^Tak berselang lama, kami sampai di kantor. Aku lalu melepas sabuk pengamanku, dan menarik tangan mas Aldo untuk takzim.^^^
"Sabar ay." Ucapnya seraya tersenyum.
...Saat ingin menjawab, tiba-tiba rasa mual itu muncul lagi. Namun aku tahan, lalu mendekati suamiku. Dan ajaibnya mual itu sudah hilang....
Deg.
Enggak mungkin. Ucapku pelan, namun masih di dengar oleh mas Aldo.
..."Enggak mungkin apa ay ?" Tanyanya....
"Aku telat sebulan by." Ucapku lirih.
^^^Dia lalu menggandeng tanganku, dan sesampai di ruangannya, dia lalu memberiku tespeck. ^^^
"Ini, teslah." Ucapnya.
Aku hanya menurut dan melakukannya.
5 menit kemudian aku keluar, dan mendekatinya.
"Ini." Ucapku.
... "Alhamdulillah." Ucapnya seraya memelukku dan memberiku ci**man bertubi-tubi. Hingga aku tertawa. ...
"By, geli." Ucapku.
^^^"Maaf. Makasih ay." Ucapnya.^^^
"Ya by." Ucapku.
Selesai itu, aku langsung keluar dari ruangannya. Tak terasa jam makan siang datang, aku hanya makan buah dan susu yang baru dibeli mas Aldo.
__ADS_1