Love "A" Double

Love "A" Double
Tidak Sengaja


__ADS_3

Di perjalanan Alga dan Almira dalam situasi hening. Tidak ada yang berbicara ataupun mengajak bicara satu sama lain. 


Mungkin sedang mendalami diri mereka masing-masing untuk menjadi seseorang yang lebih dewasa. 


Tidak lama mereka pun sampai di sebuah Restoran bintang lima. Restoran bintang lima yang ada di negara asal dengan negara orang lain jatuhnya berbeda jauh. 


Apalagi soal harga yang pastinya akan jauh lebih mahal. Tapi, bagi Alga itu bukan masalah kecil. Hanya untuk Almira saja yang sedikit cemas-cemas gelisah. 


Karena, dia selalu memikirkan uang disaat pergi keluar entah kemana pun itu. Agar tidak melewati batas uangnya. 


Alga menarik kursi untuk Almira. Almira terdiam melihat tingkah Alga yang sedikit aneh baginya. Alga pun menjentikkan jarinya di depan wajah Almira. 


Almira tersadar dan segera duduk di kursi yang telah disiapkan oleh Alga. Alga pun duduk di hadapannya. 


Alga mengangkat tangannya memanggil pelayan restoran. Pelayan restoran itu datang memberikan buku menu makanan kepada mereka berdua. 


Almira melihat buku menu itu sedikit berbeda. Apalagi dengan setiap menunya yang khas barat dan juga tidak ada gambar makanannya. 


Jadi, dia tidak mengerti. Almira pun mengangkat wajahnya melihat Alga. 


"Alga, aku tidak mengerti dengan menunya." Ucap Almira lirih kepada Alga. Namun, Alga tetap bisa mendengar itu. 


"Kamu suka steak tidak?" Tanya Alga menatap Alga. 

__ADS_1


"Hemm…, steak ayam mungkin aku bisa." Jawab Almira. 


"Baiklah, kita pesan itu saja. Kamu bisa minum coklat kan?" Tanya Alga lagi memastikan. 


"Iya." Jawab Almira.


Alga pun memesankan steak ayam bukan daging dan juga coklat dingin untuk mereka minum. Pelayan itu pun menganggukkan kepala kepada mereka hormat dan berlalu pergi. 


"Awal mula mu sangat bagus tadi." Puji Alga mengagumi cara kerja Almira yang menurutnya sangat bagus. 


"Tentu saja aku kan memang cerdas." Jawab Almira menyombongkan dirinya. 


"Ah, iya terserah saja." Jawab Alga tidak ingin berdebat. 


Lalu, minum coklat dingin mereka. Saat sudah selesai mereka berdua pun keluar dari restoran itu untuk kembali ke kantor. 


Buukk!!! 


Almira tidak sengaja tertabrak oleh orang lain tepat di depan restoran itu. Tubuh Almira hampir terhuyung jatuh ke belakang. 


Namun, dengan cepat Alga menangkapnya dan langsung membantu Almira berdiri dengan benar lagi. 


"Kamu tidak apa?" Tanya Alga sedikit khawatir dengan Almira. 

__ADS_1


"Iya aku tidak apa-apa." Jawab Almira tenang sambil membenahi pakaiannya. 


"Maaf, maaf. Sekali lagi aku minta maaf. Aku buru-buru tadi." Ucap orang itu meminta maaf dengan tatapan yang tulus. 


"Eh, iya. Tidak apa-apa. Masuklah jika kamu buru-buru." Jawab Almira sambil membalas senyum tulus orang itu. 


"Baiklah, terima kasih." Ucap orang itu sopan. 


"Tunggu." Ucapan Alga menghentikan langkah orang itu. 


"Iya?" Tanya Orang itu bingung. 


"Lain kali berhati-hatilah saat berjalan. Melihat ke depan." Ucap Alga yang membuat orang itu kembali merasa bersalah. 


"Baik, maaf." Jawab orang itu lagi dan langsung berlalu masuk ke dalam restoran itu. 


"Sudahlah Alga, aku juga tidak apa-apa." Sahut Almira yang melihat orang yang tidak sengaja menabraknya sudah pergi. 


"Iya, aku tahu. Tapi, kamu hampir saja terjatuh." Ucap Alga sambil melangkah pergi meninggalkan Almira yang tidak sepemikiran dengannya ke arah mobilnya. 


Sedangkan, Almira menggelengkan kepalanya melihat tingkah Alga yang sedikit menyebalkan. Namun, ada perhatiannya juga. 


Bersambung. 

__ADS_1


__ADS_2