Love "A" Double

Love "A" Double
Happy Birthday


__ADS_3

Selesai makan siang Alga dan Almira tidak langsung pulang. Tapi, sebenarnya yang Almira tahu Alga hanya memberitahunya kalau hari ini mereka akan berjalan-jalan ke dua tempat utama saja.


Dua tempat itu adalah Times Square dan juga Restoran tempat mereka makan siang. Mereka berdua cukup puas dengan itu.


Apalagi Almira yang terlihat sangat puas. Setiap Almira bertanya kemana tujuan selanjutnya mereka. Apakah masih jauh. Apakah tempatnya keren. Tempatnya ada spot untuk foto tidak. Alga kenapa kamu diam saja. Itulah beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh Almira.


Alga yang sebenarnya pusing dan terganggu dengan setiap pertanyaannya. Akhirnya, hanya mencoba pasrah dan diam saja.


Yang pada akhirnya Almira terbawa suasana menjadi ngambek dan moodnya pun menjadi jelek karena diabaikan. Tidak apa yang penting Almira tidak mengetahui tujuan mereka setelah ini. Begitu pikir Alga.


Setelah sekian lama Almira menaruh rasa penasarannya di benaknya. Kini terjawab sudah. Alga membawanya ke suatu pantai yang jaraknya cukup jauh dari restoran mereka makan siang tadi. Alga dan Almira pun turun.


Saat Alga ingin menggandeng tangannya. Almira menghempaskan tangan Alga kasar. Alga tersenyum sinis saja melihatnya.


Memang salahnya juga tidak memberitahu dan tidak menjawab setiap pertanyaan Almira yang diberikan kepadanya.

__ADS_1


Jadi, tidak perlu ambil pusing untuk marah-marah tidak jelas bukan. Alga dan Almira pun masuk beriringan.


Almira mengikuti Alga di belakangnya. Saat Alga berhenti Almira juga berhenti. Tiba-tiba saja Alga berbalik menghadap Almira.


Tanpa Almira sadari kalau mereka berada di tengah-tengah pantai. Tepatnya mereka berdua berada area tengah yang cukup sepi pengunjung hingga aman untuk Alga melanjutkan aksinya.


Alga merendahkan tubuhnya. Dia bertumpu dengan satu lutut kakinya. Alga mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.


Memperlihatkannya kepada Almira. Almira membelalakan matanya saat melihat apa yang ditunjukkan kepadanya. 


Sedangkan, Almira menatap bingung wajah Alga. Memangnya hari ini dia ulang tahun ya. Begitu pikirannya yang sedang melayang-layang bebas. 


"Hari ini aku ulang tahun? Memang sekarang tanggal dan bulan apa?" Tanya Almira bingung. Dia melepaskan sejenak rasa kesal dan ingin ngambeknya kepada Alga. 


Huh! Almira kamu ini manusia atau bukan si. Hari ulang tahun itu kan hari yang paling ditunggu-tunggu. Kenapa kamu malah bisa lupa. 

__ADS_1


"Tanggal dua bulan juli. Bagaimana kamu suka tidak?" Jawab Alga kembali tersenyum senang dan merubah raut wajahnya menjadi bahagia kembali setelah terheran-heran dengan Almira. 


"Suka dengan apa? Tunggu aku ingin lihat kalender di ponselku." 


Almira pun mengambil ponsel di dalam tasnya. Setelah mendapatkannya. Dia langsung memeriksa tanggal hari ini. Dia hanya ingin memastikan kalau hari ini benar berada di tanggal dan bulan yang sama atau tidak. 


Cih. Kamu tidak percaya padaku ya. Sampai-sampai perlu melihat ponselmu sendiri untuk membuktikannya.   


"Hemm…, iya ternyata kamu benar kalau hari ini aku ulang tahun." Sahut Almira wajahnya sudah berubah menjadi berbinar senang.


Karena, dia sendiri lupa dengan tanggal ulang tahunnya. Tapi, Alga atau orang yang selalu bersama dan menjaganya selama ini masih mengingatnya.


Entah benar-benar mengingatnya atau mencari tahu dulu sebelumnya. Yang penting sama saja kan membuat bahagia seseorang yang sedang berulang tahun tersebut. 


"Jadi, kamu mau menerima hadiah dariku atau tidak?" Tanya Alga sambil menatap Almira dengan tatapan nanar. 

__ADS_1


Bersambung. 


__ADS_2