Love "A" Double

Love "A" Double
Pesan Sebelum Pergi


__ADS_3

Hari ini tepat dimana Pak Wisnu akan pergi bersama Tuan Besar Gautama. Almira dan Alga ikut mengantarkan mereka ke bandara. Tuan Besar Gautama selalu memberi peringatan kepada anaknya sebelum ia pergi bersama Pak Wisnu untuk perjalanan bisnisnya. 


"Alga, kamu harus ingat pesan ayah. Jangan mencelakai Almira, Jangan membuat Almira tidak nyaman, Jangan kasar dengan Almira dan berbuat baiklah selama kami tidak ada." Ujar Tuan Besar Gautama. 


"Iya aku mengerti." Ucap Alga patuh. 


"Baiklah bagus jika kamu mengerti." Ucap Tuan Besar Gautama. 


Di sisi Almira, ia merasa sedikit sedih namun ada perasaan yang biasa saja karena ayahnya sudah biasa meninggalkan dirinya dirumah seorang diri saat ada keperluan untuk pergi keluar kota ataupun keluar negeri bersama Tuan Besar Gautama. 


"Kamu baik-baik ya di rumah Ayah Gautama. Jangan mencari masalah dengan Tuan muda. Jaga kehormatanmu juga jika sedang berdua saja dengan Tuan muda." Pesan Pak Wisnu. 


"Siap ayah." Ucap Almira sambil hormat kepada ayahnya.


"Alga, Almira. Ayah dan Pak Wisnu berangkat sekarang ya. Jaga diri kalian baik-baik. Ingat kalian sudah besar jangan bertengkar." Peringatan terakhir untuk mereka berdua. 


"Iya, kami mengerti." Jawab Alga dan Almira hanya tersenyum sambil menundukkan kepalanya seperti hormat. 

__ADS_1


Tuan Besar Gautama bersama Pak Wisnu pun langsung berjalan masuk ke dalam bandara. Sementara, di luar masih ada Alga dan Almira yang setia menatap kepergian mereka. 


Setelah Tuan Besar Gautama sudah menghilang dari pandangan Alga. Ia langsung berjalan ke arah mobil yang terparkir tidak jauh dari sana bersama sopirnya. Almira yang menyadari Alga sudah berjalan lebih dahulu langsung mengikuti Alga. 


"Bisa tidak bilang kalau sudah mau pergi?!" Tanya Almira dengan kesal karena langsung ditinggal oleh Alga. 


"Tidak. Siapa kamu harus bilang terlebih dahulu, hah?" Ucao Alga sambil terus berjalan. 


"Ah, iya. Terserah saja. Aku bukan siapa-siapa. Hanya seorang wanita karir yang sukses di masa depan." Ucap Almira dengan yakin. 


"Cih!  Percaya diri sekali. Tunggu saja waktunya jatuh dari langit." Ucap Alga. 


"Aku tidak peduli." Ucap Alga acuh. 


"Cepat masuk!" Perintah Alga kepada Almira yang masih diam di sebelah dirinya. 


Almira pun masuk terlebih dahulu ke dalam mobilnya dengan pintu yang sudah dibuka oleh sopir keluarganya. Diikuti dengan Alga yang masuk ke dalam mobil.  

__ADS_1


"Maaf tuan muda, kita akan langsung pulang ke rumah utama atau pergi ke suatu tempat terlebih dahulu?" Tanya sopir itu kepada Alga.


"Mall."  Ucapnya. 


"Baik Tuan muda." Ucap sopir itu mengerti. 


"Ada perlu apa ke mall?" Tanya Almira membuka suaranya di tengah perjalanan mereka. 


"Kita sudah libur sekolah. Apa kamu mau libur hanya diam di rumah saja? Membosankan sekali hidupmu." 


"Oh. Memangnya kamu ada perlu apa ke mall?" Amelia yang tetap bertanya kembali. 


"Ke mall tidak harus kalau ada perlu saja, Almira!  Hidupmu memang terlalu biasa ya jadi tidak mengerti hidup enak itu seperti apa." 


"Santai saja kali Alga. Lama-lama kamu terkena hipertensi nanti." 


"Terserah." 

__ADS_1


Mobil mereka berdua pun sudah sampai di mall. Mereka turun dari mobil yang sudah terparkir di parkiran mall. Alga langsung berjalan meninggalkan Almira yang baru saja turun dari dalam mobil. 


Bersambung. 


__ADS_2