Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 104


__ADS_3


"Bagaimana jika anda sendiri yang menonjok ku nona cantik" Ucap nya


"KAK RAY!!"


Seketika Yara melompat menghamburkan pelukan dalam dekapan sosok pria yang teramat ia rindukan


"Bocah b*ngsat" Maki Agha setelah mengetahui sosok yang yang menendang kakinya tadi.



Tak henti hentinya mulut Agha mengumpat, kini dia sendiri di dalam mobil membiarkan Yara naik motor bersama Ray, tidak sepenuhnya sendiri sih ada Moco yang duduk di samping nya



"Dasar Ray bocah sinting, dia enak enak berdua pacaran di sana sedangkan aku di sini mengurus hewan berbulu yang kerja nya makan tidur saja ini"



"Woi Moco bangun, lu aja yang nyetir kaki ku sakit gara gara tuan bedebah mu itu"



"Meong"



"Kucing gemuk pemalas, mudahan obisitas lu"



Sangking kesal nya Agha, kucing pun kenak imbas nya juga. Ia pun melajukan mobil nya ke kantor untuk kembali bekerja



Sesampainya di kantor semua mata tertuju oleh nya

__ADS_1



"Woi Gha tumben tu kucing elu yang gendong, adik mu mana? biasanya ada di samping lu terus" Tanya Javer yang kebetulan ingin keluar cari cemilan



"Jangan banyak tanya, nih bawak si sialan jalan jalan sekalian belikan dia sosis kalau tidak ada sosis mu saja berikan padanya"



Agha menyerahkan Moco pada Jever lalu ia melenggang pergi begitu saja ke ruangan nya



"Eh?" Bingung Javer, tak ambil pusing Javer menimang Moco kerna ia juga pecinta kucing di tambah Moco sangat menggemaskan dan pintar



"Ok Moco ayo kita beli sosis"



"Meong"



"Kenapa kita ke sini kak?" Tanya Yara


"Malam ini kita tidur di sini saja"


"Jangan macam macam loh, Yara udah kenak ceramah sama pak Agha maha suci. Katanya kalau gituan lagi bakal di adukan sama papa"


Ray terkekeh sumbang, ingin sekali ia ngajak gelud sang abang tiri sekaligus calon kaka ipar nya. Emangnya kapan mereka akur? asal bertemu pasti ada saja yang mengumpat


"Kakak mu itu sialan, yasudah ayo kita masuk"


"Enggak macam macam kan?"

__ADS_1


"Kenapa sekarang kau jadi takut?"


Yara mundur beberapa langkah sembari melemparkan tatapan kewaspadaan dengan tangan nya menyilang di dada


"Baiklah kaka mengerti, ayo masuk" Ajak Ray sekali lagi


Tak berpikir panjang Yara langsung saja masuk, hal yang pertama kali ia lihat adalah ruangan yang penuh debu, jelas saja rumah ini bahkan sudah di tinggal kan hampir lima tahun


"Kak Ray sangat tidak romantis, bagaimana bisa dia mengajak ku ketempat ini setelah sekian lama tidak bertemu" Ucap Yara dalam hati


Ya selanjutnya yang mereka lakukan adalah bersih bersih dan menyiapkan tempat untuk tidur malam ini


Setelah selesai beberes Yara terkapar di lantai


"Ada apa?" Tanya Ray


"Dasar bodoh, kenapa aku memiliki pacar seperti kaka?, huhu benar benar tidak ada manis manis nya"


"Mau ini?"



Ray menyerahkan kotak ungu yang isinya gelang cantik ber permata ungu di tengah nya serta berlian putih di area sekeliling


Yara terdiam dengan tatapan yang terpaku pada benda itu, akhirnya ia mengingat sesuatu mengenai gelang cantik itu


"Bukan kah ini milik mama Ezra?" Ucap Yara


"Iya, kaka selalu menyimpan nya setelah mama meninggal. Dulu gelang ini tak pernah lepas dari tangan mama sekarang kaka ingin kau jadi tuan baru untuk gelang ini"


Yara terharu, gelang itu sangat berharga tapi Ray mempercayakan nya pada Yara. Bukan kah itu tandanya Ray menganggap Yara sangat berarti dalam hidup nya?


Ray langsung memasangkan gelang itu di lengan Yara, tampak cantik dan cocok di kulit putih gadis itu. Ray tersenyum bangga, ia berhasil menetapkan pilihan nya setelah sekian lama menjadi playboy bergonta-ganti wanita dan menilai nya, pada akhirnya Yara lah yang terpilih. Teringat kembali oleh nya gadis yang menyambut nya hangat saat pertama kali masuk ke kediaman Calvin


"Terimakasih kak"


Ray membalas dengan mengecup kening gadis itu, ternyata Ray membawa Yara ke tempat ini kerna ingin memberi gelang yang ia simpan di gubuk kecil ini sejak kecil. Siapa yang sangka Ray menyimpan benda harga selangit itu di tempat kumuh? Yara sempat betek tadi tapi sekarang ia full senyum kerna hal tak terduga ia dapatkan.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2