Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 87


__ADS_3

Saat Agha turun dari tangga nama nya langsung di panggil oleh sang papa, beberapa orang lain nya juga sepertinya sedang menunggu


"Agha kemarilah" Panggil Calvin, dan Agha pun langsung menurutinya


"Ada apa pah?"


"Kau terburu buru ke kamar Yara emang nya ada apa?"


"Tidak begitu penting pah, eh ada Poppy dan Gilang sejak kapan kalian datang?" Agha mengalihkan pembicaraan, lagian dia memang baru menyadari keberadaan pasutri itu


"Beberapa hari yang lalu kak" Jawab Poppy serta anggukan Gilang


Mereka saling mengobrol dan menanyakan kabar masing masing, beberapa menit kemudian Ray melewati mereka semua hendak menuju pintu keluar


"Pah Ray mau keluar sebentar" Pamit nya dengan langkah yang tidak berhenti


"Mau kemana?"


"Ada pekerjaan yang harus di urus"


Agha memicing kan mata nya curiga, walaupun Agha memilih tidak menangkap Ray tapi dia tidak mungkin membiarkan Ray terus melakukan hal criminal "Aku ikut" Ucap Agha tiba tiba


"Ikut?" Ray berbalik badan melihat Agha yang berjalan mendekati nya


"Ayo kita pergi, aku penasaran tempat kerja mu seperti apa" Agha merangkul pundak Ray dan mereka pun berjalan keluar berdua


"Lihat lah mereka sangat akrab" Bahagia Calvin




Di dalam mobil mereka duduk sebelahan dengan Ray yang menyetir dan Agha yang duduk di samping nya



"Kenapa kau ikut sialan!" Kesal Ray



"Kenapa tidak boleh emang nya kau mau melakukan apa?"

__ADS_1



"Bukan urusan mu"



"Membunuh lagi?" Tebak Agha, Ray hanya tersenyum tipis tanpa menoleh sedikit pun pandangan nya terlalu pokus ke jalanan



"Aku ingin berjumpa seseorang saja, lebih baik kau pindah ke belakang dan jangan tampakan wujud mu"



"Baiklah" Agha pun segera pindah ke belakang lalu menunduk sembunyi, ia cukup penasaran dengan pembahasan Ray nanti



Setelah beberapa jam dalam mobil, orang yang ingin di temui Ray belum juga ada



"Woi mau sampai kapan aku bersembunyi seperti ini?" Teriak Agha




"Kaparat" Agha langsung duduk normal sambil memijit minit leher nya yang terasa pegal kerna terlalu lama bersembunyi tanpa sebab "Kenapa tidak bilang dari tadi sialan!"



"Kau yang tidak bertanya"



Agha di buat benar benar geram oleh tingkah Ray yang mengerjainya, benar benar calon adek ipar yang sopan dan baik hati



"Bersembunyi lah" Ujar Ray

__ADS_1



"Hais baru saja aku duduk" Gerutu Agha kemudian kembali bersembunyi



Jalanan yang begitu sepi Ray menghentikan mobil nya di tempat yang seperti itu, tak sampai satu menit seorang pria yang mungkin seumuran dengan Agha masuk ke dalam mobil Ray



"Lama sekali kau" Gerutu pria itu



"Jadi apa yang ingin kau beritahu Yuno?"



"Diego mengadakan rapat para petinggi, mereka berencana menjemput mu secara paksa untuk menikah dengan Ruby"



"F\*ck" Ray memukul setir nya kasar



"Jadi apa rencana mu Ray, aku tidak bisa membantu apa apa. Kau tidak membawa HP kan? takut nya HP mu di sedap makanya aku memilih menemui mu secara langsung"



"Kau tenang saja aku tidak membawa HP ataupun sejenis nya. Yuno sebenarnya aku ingin berhenti dari organisasi, aku ingin hidup normal"



"Itu mustahil, sekali masuk kita tak akan bisa keluar".



**Tbc**.


__ADS_1


**Btw Ray dan Yuno ngomong pake bahasa Inggris ya gais ya**


__ADS_2