Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 70


__ADS_3

Sudah seminggu tapi Yara belum mendapatkan jawaban dari Ray, banyak hal yang Ray pikirkan mengenai hubungan nya dengan Yara yang akan berdampak buruk nantinya


Pikiran tentang ancaman Diego selalu mengusik tenang nya. Pria tua itu tidak pernah main main dengan perkataan yang terlontar dari mulutnya, hal itu tidak boleh di sepelekan sama sakali apa lagi ini bersangkutan dengan nyawa Yara


"Ada apa kak? kenapa tampak pusing gitu, kalau tidak mau yasudah jangan menggantung Yara seperti ini. Katakan cepat kalau kaka menolak Yara dan segeralah pergi dari sini"


"Bukan begitu Yara"


"Terus apa? sepertinya Yara sangat buruk hingga kaka terlihat ragu seperti itu dengan ku"


"Dengarkan kaka, kau tau kan pekerjaan kaka?" Ray berucap dengan lembut, ia tau Yara sedang menahan emosi nya yang meluap sekarang


"Yes I know, dan Yara tidak masalah dengan itu"


"Tapi bukan itu masalah nya"


"Hmm?"

__ADS_1


Sejenak Ray mengehela napasnya sebelum menceritakan semua pada Yara. "Diego. dia adalah pria yang merawat kaka selama di Italia, bisa di bilang dia adalah ayah angkat yang mengajari kaka semua hal keji ini"


"Ok Yara akan berkenalan dengan nya" Potong Yara


"Jangan"


"Kenapa?"


"Dia akan membunuh mu jika tau kaka menjadikan mu ratu di hati kaka"


Yara sedikit cengo, di bunuh? ratu? semua itu membuat nya berpikir keras "Maksudnya kaka mencintai Yara tapi takut jika ketahuan orang yang bernama Diego itu Yara akan di bunuh gitu?" Otak Yara tidak bodoh ia dapat dengan mudah mencerna setiap kata jika sedang serius


Bukan nya takut Yara malah tersenyum lebar, pikiran nya hanya mengarah satu titik, Ray mencintai nya


"Tidak apa apa, bilang saja Yara adik kandung kaka"


"Dia sudah tau kalau kau adik tiri kaka"

__ADS_1


"Kalau gitu bilang saja kalau Yara tidak tau kalau kaka adalah kaka tiri Yara" Yara kembali memberi saran


"Dia juga sudah tau kalau Yara pernah hamil anak kaka, mana ada kaka kandung menghamili adik nya sendiri"


"Ahahaha sekarang kaka mengerti kan kalau kaka sangat brengsek" Ejek Yara terlewat santai


"Yara kaka sedang pening jangan menghina ku"


"Bagaimana kalau diam diam saja, katakan padanya kalau Yara hanyalah mainan kaka pasti dia percaya. Terlebih kaka pernah menggugurkan anak di dalam sini" Yara yang tadinya ceria kini berubah menjadi sendu


"Maaf, kaka menyesal Yara" Tangan Ray terulur mengelus perut Yara walaupun tau sudah tidak ada kehidupan lagi di dalam sana


"Yang berlalu biarlah berlalu" Yara kembali tersenyum, waktu tidak bisa di putar hal yang harus di lakukan adalah menerima kenyataan dan mulailah hidup baru semua akan baik baik saja seiring berjalan nya waktu


"Terimakasih Yara, perlu kau tau tak pernah sekalipun terbesit di pikiran kaka untuk menjadikan mu mainan, kaka selalu serius jika itu tentang mu"


"Yara mengerti, maka berpura-pura lah di depan ayah angkat kaka kalau Yara ini mainan hingga suatu saat nanti kaka harus menikahi Yara. Maka dari itu selama kita pacaran kaka carilah solusi"

__ADS_1


Ray pun mengangguk setuju "Kaka akan menjaga mu tak kan kaka biarkan Diego melukaimu, nyawa kaka akan kaka pertaruhkan untuk melindungi mu Yara" Ucap Ray sebelum akhirnya ia ******* bibir Yara lembut. Tidak ada penolakan, Yara menerimanya dengan senang hati, akhirnya setelah sekian lama memendam rasa Yara berhasil mendapatkan cinta Ray setelah melalui banyak drama panjang yang akhirnya mendapatkan titik terang.


Tbc.


__ADS_2