Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 81


__ADS_3

"Poppy aku sungguh minta maaf, apa yang harus ku lakukan agar kau bisa memaafkan ku?"


Poppy masih terisak, kenyataan kalau Ray adalah saudara tirinya sangat mengejutkan bagi nya


"Aku malu Ray, aku malu pernah menginginkan mu tanpa tau sebenarnya kau adalah saudara tiri yang waktu kecil selalu ku buat menderita. Bagaimana ini aku tidak tau harus apa?" Sendu Poppy sembari menunduk


"Aku yang salah, seharusnya aku tidak menyimpan dendam"


"Tidak, yang kau lakukan pasti untuk membalas rasa sakit mu waktu kecil kan? seharusnya aku yang minta maaf, maafkan aku Ray"


"Tidak, aku yang seharusnya minta maaf"


"Kenapa malah saling menyalahkan diri sendiri? lebih baik kalian saling maaf maafan" Saran Yara menengahi


"Poppy maafkan aku"


"Iya aku maafkan masa lalu biarlah berlalu, aku juga minta maaf Ray"


Ray pun tersenyum sambil manggangguk kini mata nya teralih pada sosok pria yang diam di samping Poppy "Gilang, apa kau bisa memaafkan ku?" Tanya Ray


Gilang mengerti arah pertanyaan Ray, ia pun mengangguk tanda iya kerna Poppy juga sudah berdamai dengan Ray


"Ray bisa aku meminta satu hal?" Ucap Poppy, Yara penasaran sebenarnya apa yang akan di minta oleh kakaknya pada Ray


"Hmm apa?" Sahut Ray

__ADS_1


"Papa sudah lama mencari keberadaan mu, bisakah kau menemui nya pasti ia akan sangat senang"


Sebelum menjawab Ray beralih menoleh ke Yara untuk mendapatkan persetujuan, dan ternyata gadis itu mengangguk sambil tersenyum


...***...


Malam pukul 19.00 Calvin baru saja pulang dari kantor nya, ia tampak kelelahan dan Reva pun menyambut kepulangan nya


"Banyak banget ya kerjaannya sampe pulang malam gini?" Ujar Reva mengambil tas yang di pegang Calvin


"Ada beberapa masalah yang harus di selesai kan cepat tadi"


"Mandi dulu baru kita makan malam bersama"


"Lupa ya? tadi kan Yara minta temani ke Pizza Hut Restaurant"


"Belum pulang juga sampai sekarang?"


Tiba tiba..


"Mama papa" Panggil Yara yang sudah membuka pintu


"Baru juga di bicarain langsung ada aja ni anak" Kekeh Reva


Berbeda dengan Reva, pandangan Calvin terpaku oleh sosok pemuda yang baru saja masuk dan sekarang berhadapan dengan Calvin

__ADS_1


"Kau teman nya Gilang?" Tebak Calvin


"Frey Grayson, aku Ray pah"


Mata Calvin berlinang, segera ia memeluk pemuda itu "Ini kau Ray?" isaknya dalam pelukan Ray yang notabe nya lebih tinggi dari Calvin


"Dari mana saja kau hmm?"


"Maaf pah"


"Tidak apa apa, Ayo kita makan malam bersama ceritakan semuanya nanti pada papa ok"


Reva hanya tersenyum tipis, dia tidak lagi dendam pada anak kecil yang dulu hidup berdampingan dengan nya kini sudah menjadi pemuda tampan setelah hilang entah kemana


"Mama" Panggil Yara, ia takut kalau mama nya ini masih membenci Ray


"Jangan khwatir, dia sudah besar tidak mungkin mama masih membenci nya. Dulu mama hanya takut ia merebut kasih sayang papa mu dari kalian, maafkan pemikiran dangkal mama yang bahkan sampai menyakiti mu ya Yara" Ucap Reva dengan suara pelan, hanya Yara yang mendengar nya kerna yang lain sibuk dengan kedatangan Ray


"Bagaimana dengan nenek ma?" Bisik Yara


"Mama akan mengurus nya nanti, kau tenang saja"


Akhirnya semua makan dengan damai, nenek Tayla hanya mengira pemuda yang makan bersama mereka adalah temannya Gilang, ia belum mengetahui Ray adalah bocah kecil yang dulu nya tinggal di atap yang sama dengan nya.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2