Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 77


__ADS_3

Mood Ray benar benar jelek sekarang, inilah yang terjadi jika ia tidak mendapat kan apa yang ia inginkan dari Yara


Yara yang datang bulan tapi malah dia yang mood nya serba salah


"Astaga kak, ini makan lah. Masih siang juga pun kaka udah aneh aneh saja"


Tidak bergeming, Ray bahkan tidak berbicara mungkin sudah tiga jam lamanya, padahal Yara terus membujuk nya


"Baiklah, maafkan Yara ya kak"


Ray menoleh lalu tersenyum "Ok kaka maafkan" Jawabnya langsung lompat memeluk Yara


"Oh What! ini tidak masuk akal, apa salah ku kalau datang bulan? kenapa harus minta maaf?" Ucap Yara dalam hati. Tak habis pikir dengan hal absurd ini "Cepat ini di makan dulu"




"Kok Yara sering banget bawa makanan ke kamar ya Rev?" Tanya nenek Tayla



"Biarin aja bu"



"Kalau cemilan sih gak masalah, tapi kenapa Yara sering membawa makanan utama ke kamar? kan kalau masih lapar bisa nambah, ngapain juga bawa ke kamar?"



"Yaudah nanti Reva tanya deh"



"Ada ada saja anak itu" Nenek pasrah menggeleng geleng saja, sejak Yara kembali nenek Tayla merasa sifat cucu bungsu nya itu banyak berubah



Beberapa menit kemudian..



"Mamah" Terdengar suara perempuan yang memanggil, Reva kenal suara ini ia pun menoleh


__ADS_1


"Poppy, kau kesini dengan siapa?" Gilang



"Di mana dia?"



"Di mobil mah masih ngambil bareng. Oh iya Poppy nginap di sini ya untuk beberapa hari" Perut Poppy sudah mulai kelihatan kerna usia kandungan nya sudah masuk usia 12 minggu



"Pintu rumah ini selalu terbuka untuk mu nak, ayo duduk" Sahut nenek Tayla



Tak lama kemudian Gilang datang dengan membawa koper dan juga buah tangan



"Ayo sini Gilang duduk, mama suruh maid buat minuman dulu ya" Reva pun pergi meninggalkan anak dan menantunya itu mengobrol dengan nenek Tayla



"Apa kabar nek" Sapa Gilang




"Seperti yang terlihat kami sangat baik nek, terus Yara di mana?"



"Dia ada di kamar"



"Apa dia masih belum mau keluar?" Ini Poppy yang bertanya, emang setau Poppy Yara masih enggan keluar dari rumah



Tayla menggeleng sambil tertawa kecil "Siapa bilang? dia bahkan sering lari larian di gang sekitar sini. Larinya sangat kencang, apalagi kalau malam malam, tetangga akan mengira nya hantu" Ucap nenek Tayla sambil mengacungkan jempol


__ADS_1


"Ahahha jelas saja, pasti Yara memakai dress putih kan?" Tebak Poppy hingga membuat mereka tertawa bersama



"Kalian sedang gosipin siapa?"



![](contribute/fiction/4976371/markdown/34079461/1658232012921.jpg)



Tiba tiba Yara muncul dari belakang, membuat mereka semua sontak terkejut, lihat lah penampilan Yara yang begitu horor



"Astaga jantung ku astaga jantung ku!" Kaget nenek Tayla sembari mengelus dadanya



Tawa Gilang begitu mendominasi, adik ipar nya yang satu ini memang berbeda terlihat horor tapi sekaligus cantik



"Bagaimana cara mu melangkah Yara? kenapa tidak ada suaranya?" Tanya Poppy



"Dengan kaki ku lah dengan apa lagi?" Yara pun ikut duduk di depan mereka bertiga yang sedang duduk berdampingan



Datang lah Reva bersama maid membawa sebuah mampan berisi jus jeruk



"Eh Yara" Perhatian Reva terpusat pada Yara yang duduk sendiri di antara yang lain nya berhadapan dengan Yara



"Dia muncul seperti hantu" Protes nenek Tayla mengadu pada Reva



"Gak heran lagi sih kalau Yara" Balas Reva sambil terkekeh.

__ADS_1



**Tbc**.


__ADS_2