
"Pak Calviiiin!" Teriak pelayan berlarian memanggil para majikan nya yang sedang duduk di ruang keluarga bersama besan yang berkunjung tadi pagi
"Ada apa? Kenapa kau berteriak?" Marah Reva, berdiri menatap tajam pelayan yang menurut nya tidak sopan
"Nona Yara ada di luar nyonya!" Sontak perkataan nya membuat semua orang berlarian keluar
Setelah sampai di depan, langkah Calvin dan Reva melemas dengan pandangan yang buram akibat air mata yang menggenang, putri mereka kembali.
"Yara?" Gumam Reva merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Yara yang di depannya sekarang tidak banyak berubah, gadis itu malah tambah cantik serta tubuh yang sekarang lebih tinggi dari pada dirinya
Yara terdiam di tempat bersama dua pria yang berdiri di belakang nya
BRUK"
Calvin dan Reva menghamburkan pelukan mereka pada sang putri yang telah lama sangat di rindukan
Suara tangisan keluar dari mulut masing masing, bahkan orang tua Gilang serta Rico dan Ivan ikut meneteskan air mata melihat momen mengharukan itu
"Mama, Papa. Yara pulang" Ucap Yara, ia di hujani ciuman dari kedua orang tua nya
"Kau dari mana nak? Kami kira kau sudah mati"
"Yara masih hidup mah, pah"
"Terimakasih tuhan kau mempertemukan anak ku kembali bersama kami" Ucap Calvin mengucap syukur "Apa yang terjadi sebenarnya nak?" Yara pun di bawa duduk
"Pah jangan tanya seperti itu, Yara baru saja pulang pasti itu kenangan buruk baginya" Tegur Reva
__ADS_1
"Maaf kan papa nak. Mereka berdua siapa?" Calvin baru menyadari keberadaan Rico dan Ivan yang masih berdiri
"Mereka orang yang membantu Yara pulang pah, kalau tidak ada mereka mungkin Yara tidak akan pernah sampai ke sini"
Calvin berdiri lalu memeluk ke dua pria itu, tak lupa kata terimakasih terus terucap dari mulut nya
...***...
Di sisi lain, Agha menangis haru terduduk di kursinya. Poppy baru saja menghubungi nya memberitahukan kabar kepulangan Yara
Ia berusaha untuk menghentikan air matanya yang terus saja menetes.
"Gha sebaiknya kamu pulang aja, temui adek mu" Tawar Javer, dia dan Dario ikut bahagia dengan kabar baik tersebut. Setelah sekian tahun menghilang akhirnya adek dari teman nya itu ternyata masih hidup seperti yang selalu Agha percaya selama ini
Padahal Yara sudah kenyang tapi nenek Tayla terus mengeluarkan makanan kesukaan Yara dari dapur. Pelayan rumah juga ikut bahagia, sudah lama rasanya suasana di keluarga itu tidak seceria ini
"Hueek" Tiba tiba Poppy meras mual, Gilang pun membawa Poppy ke wastafel yang berada di dapur
__ADS_1
"Kak Poppy kenapa mah?" Tanya Yara
"Kaka mu hamil, wajar saja dia mual mual" Jawab Reva
Wajah Yara berubah jadi muram, ia kembali teringat kalau dia juga pernah hamil walaupun tidak lama
"Ada apa nak?" Reva menyadari perubahan ekpresi Yara
"Yara capek mah ingin istirahat" Jawab Yara
Setelah selesai makan Rico dan Ivan berpamitan pulang pada Yara dan keluarga nya. Calvin tidak membiarkan dua pria itu pulang dengan tangan kosong, ia memberikan uang yang banyak sebagai ucapan terimakasih dan mereka pun menerima nya dengan senang hati.
Tbc
__ADS_1
...**Btw hari ini senin, tolong vote nya dong 🔥**...