Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 86


__ADS_3

"Aku menemukan foto kalian berdua di dalam nakas kamar, baju sepatu tas aksesoris perempuan pasti punya mu kan Yara? dan satu lagi, ijazah atas nama mu sejak kapan kau ke italia? Dan kau Ray, aku tak menyangka adik tiri ku sendiri adalah seorang killer"


"Kau membohongi kaka Yara, jelas saja kau hidup dengan baik di sana" Sambung Agha kembali


Yara terdiam seribu bahasa, kepanikan membuat nya bungkam serta kaki yang melemas hingga tubuh nya meresot kebawah


"Memang itu aku, apa mau mu?" Ray bersikap biasa, ia tidak menunjukan ekpresi kepanikan sama sekali


"Kalian saling mencintai?"


"Kenapa kau berpikir seperti itu?"


"Di hutan kalian pasti tidur satu ranjang, dari benda benda yang aku lihat di rumah itu kau sangat memanjakan Yara. Yara tidak perawan itu perbuatan mu juga kan?"


"Benar tebakan mu" Aku Ray menatap Agha yang tengah menahan emosi


Menghela napas nya kasar, Agha pun kembali berucap "Baiklah, aku harap kau menjaga adik ku dengan baik"


"Kau tidak melemparkan ku kepenjara?" Ujar Ray

__ADS_1


"Kalau aku lakukan itu adik bungsu ku akan menangis darah. Yara berdirilah kaka tidak memarahi mu, kaka setuju apapun itu asalkan kau bahagia"


Yara berlari memeluk kaka nya sambil menangis tersedu sedu "Maafkan Yara kak"


"Tidak apa apa, selanjutnya jangan membohongi kaka lagi" Balas Agha


"Kaka benar benar tidak menangkap kak Ray kan?"


"Bagaimana bisa menangkap nya? kau mencintai nya di tambah lagi Ray membuat kaka tidak bisa berkutik sama sekali"


Ray menyunging kan senyum nya, ini semua ternyata sudah dalam perhitungan pemuda licik itu. ia merencanakan semuanya dengan sangat matang dan sempurna


"Tanya saja pada si licik itu" Agha menatap Ray tajam dan di balas senyuman oleh Ray


"Kaka saja yang katakan" Pinta Yara


"Sejak awal dia sengaja membiarkan mu pergi dengan Rico dan Ivan, apa kau mendapat serangan hewan buas saat perjalanan pulang?" Tanya Agha


"Tidak sama sekali"

__ADS_1


"Itu kerna dia mengikuti mu dan diam diam menyingkirkan segala bahaya yang akan menghadang kalian. Dia menganggap kaka merepotkan, selama sebulan ia pergi entah kemana itu terlihat dari tanaman yang mati di halaman rumah nya di hutan. Setelah itu dia kembali bertemu dengan mu, bahkan baru baru ini mengakui Identitas nya sebagai anak tiri keluarga ini agar saat kaka mengetahui semua kebenarannya kaka tidak akan berani melaporkannya kerna hal ini bisa melibatkan papa juga" Jelas Agha merangkum


"Hah? jadi semua nya sudah di rencanakan oleh kak Ray?"


"Rumah mu di hutan tidak terkunci, itu juga sengaja kan Ray?" Tebak Agha lagi


"Wah kaka ipar ku memang pintar"


"Ck menyebalkan, sial kenapa aku harus memegang rahasia bodoh ini. Kau beruntung Ray aku tidak mengatakan hal ini pada siapapun" Agha pergi meninggalkan mereka berdua tapi sebelum itu ia mengelus kepala Yara


Setelah Agha pergi Yara menatap Ray tajam "Cinta kaka pada ku tidak palsu kan?" Tanya Yara menginterogasi


"Bahkan mencintai mu bukan rencana kaka Yara, itu datang sendiri. Kaka cemburu ketika melihat kau jalan dengan pria lain, saat itu kaka sadar kalau kaka terbiasa dengan keberadaan mu juga mencintai mu"


"Kaka tidak bohong kan?"


"Percayalah, kaka tulus pada mu"


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2