Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 44


__ADS_3

"Yara?" Panggil Ray tidak mendapati Yara di manapun sudut rumah ini


"Apa dia keluar? ini sudah sore seharusnya jam segini sudah kembali" Ray bergegas keluar untuk mencari Yara


Tak lama ia berjalan dapat ia lihat sesok gadis dengan dress putih tengah tertibur di atas rerumputan hijau dan ada beberapa bunga kuning di sekitarnya



Yara tampak cantik layaknya seorang putri tidur yang menunggu pangeran datang untuk membangun kan nya


"Cantik" Gumam Ray, Yang selalu memuji kecantikan Yara ketika gadis itu tertidur


"Apa yang kau lakukan hingga terlihat lelah seperti itu?" Setelah puas menatap Yara, Ray menemukan Moco yang melihat nya dengan tatapan polos


"Moco kenapa kau tidak membangunkan nya?" Tanya Ray yang melihat Moco hanya terduduk di dekat kaki Yara


"Meong" Moco menghadap matahari yang sedikit terlihat di sela sela pepohonan



Ray mengerti maksud Moco, Matahari hari ini lambat sekali turun nya cahaya nya masih bersinar terang membuat Moco tidak tau kalau sudah jam lima sore


"Yara bangun" Ray menepuk nepuk pipi Yara pelan


Gadis itu terbangun dan menggeliat kan tubuh nya seperti ulat


"Sudah pagi?" Gumam Yara menetralkan penglihatan nya


"Masih sore, Ayo pulang kau terlalu lama tidur kaka yakin nanti malam kau tidak bisa tidur"


"Jam berapa?"


"Jam lima lebih"


"Hah!! kenapa cepat sekali?"


"Sudahlah ayo berdiri kita pulang"




**04.00 Subuh**



Yara di bangunkan oleh Ray menyuruh nya untuk memasak sarapan, kerna Ray hari ini ada jadwal kelas di jam delapan. ia memang harus berangkat sejak dini hari mengingat keluar dari hutan ini saja butuh waktu beberapa jam, terlebih harus mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi agar sampai di kota tepat waktu


__ADS_1


"Kaka pulang jam berapa?" Tanya Yara sembari meletakkan piring nasi goreng di atas meja



"Gak tau, mungkin malam. Kau ingin apa? biar kaka sekalian belikan"



"Cemilan ku habis, hanya tersisa dua bungkus kripik kentang dan juga sebatang coklat saja"



"Hmm baiklah" Ujar Ray mengerti



Setelah selesai makan Ray beranjak untuk pergi tapi sebelum itu Yara menghentikan nya "Kak tunggu" Panggil Yara



"Ada apa?"



"ini bawalah untuk makan siang" Yara menyerahkan kotak bekal yang sudah ia siapkan




"Udah bawa aja, dan jangan di buka selain di hadapan kak Maya ok" Pintanya dengan tatapan memohon



Ray tidak menaruh rasa curiga dan langsung menerima saja pemberian Yara



"Bye kak" Yara melambaikan tangan nya ketika melihat Ray pergi



......................



**Di kampus Ray**


__ADS_1


Pukul 11.30 Ray sudah selesai dengan kelas nya, ia berjalan ke kantin kampus untuk menemui Maya yang sudah selesai kelas sedari tadi



"Ray sebelah sini" Panggil Maya



Ray tersenyum tipis lalu menghampiri kekasih nya untuk makan berdua



"Udah makan?" Tanya Ray



"Belum, aku nunggu kamu"



"Pesan saja aku bawa bekal sendiri" Ujar Ray sambil mengeluarkan kotak bekal nya



"Eh tumben banget? Yaudah deh aku pesan"



Setelah pesanan Maya datang baru lah Ray membuka kotak bekal nya yang tak luput dari perhatian Maya



Ray tampak biasa saja dengan hiasan mekananan nya yang bertuliskan 'I love You' dan hiasan hiasan imut, Ray sedikit tersenyum. Tanpa Ray sadari Maya memandang curiga dan berusaha untuk positif thinking



"Ray siapa yang membuat itu?" Tanya Maya memastikan dengan senyum kikuk



"Aku sendiri" Jawab Ray cepat



"Oh" Maya pun mengangguk "*Ray bilang dia tinggal sendiri, tidak mungkin bekal feminim seperti itu dia yang buat. Terus siapa dong yang buat kalau bukan dia? apa dia selingkuh*?" Lanjut Maya dalam hati.



***Tbc***...

__ADS_1


__ADS_2