Masa Masa SMA

Masa Masa SMA
Bab 1


__ADS_3

Kini libur kelulusan hampir selesai, banyak anak anak yang masih bingung mencari sekolah untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, bukan cuma anaknya saja tetapi orang tua pun ikut pusing memikirkannya.


Khanzia Anabella Qhoiz akan bersekolah di Alexander Internasional High School (AIHS). Sekolah milik neneknya, namun tak ada yang mengetahui bahwa yang mempunyai sekolah ini adalah nenek Zia, hanya kepala sekolah dan sahabat sahabat Zia.


Zia adalah gadis mandiri, pemberani, cantik, pandai, suka berolahraga termasuk bela diri, dingin dan cuek kepada orang yang baru saja dia kenal, namun sangat ramah dan peduli kepada orang orang yang dia sayangi.


kringgg.... kringg..... kring......


🕕 06.00


Meraba raba nakas mencari sumber suara lalu mematikannya. "hoahmm" perlahan membuka mata dan mengulur otot pada tubuhnya. Lalu bergegas mandi dan sarapan.


"selamat pagi pa ma" sapa Zia lalu mencium orang tuanya.


"pagi sayang" jawab alex


"adek mana ma?" tanya Zia yang celingukan mencari adiknya


"Adek kamu masih tidur, kan dia masih libur minggu ini" jawab Alana


Setelah selesai sarapan mereka semua pergi untuk melanjutkan aktivitas mereka masing masing. Alex pergi ke kantor, Alana pergi ke butik, dan zia pergi sekolah. Zia pergi sekolah Diantar oleh supir pribadinya.


25 menit kemudian ...

__ADS_1


Saat ini Zia sudah ada di sekolah barunya. Ya walaupun tidak asing bagi Zia. Lalu Zia turun dari mobil dan sudah ada yang menyambutnya, mereka tak lain adalah sahabatnya. Fizza, jenny, dan tasya. Mereka adalah sahabat Zia Sejak kecil.


"ZIAAA" Teriak mereka bertiga berjalan menuju zia


"gue kangen sama lu zi" rengek jenny sambil meluk zia.


"gue juga" tambah fizza dan tasya lalu ikut meluk zia


"apaan si kalian ini" jawab ketus zia


Lalu mereka pun melepaskan pelukan dan berjalan menuju kelas mereka.


"zii lu gak jadi ya sekolah ke luar negri?" tanya tasya


"enggak" jawab zia


"gak dibolehin" jawab singkat zia


"bagus dong jadi kita bisa sama sama lagi" cletus fizza


"apaan si lu" ucap tasya sampil menjitak jidat fizza


"awww sakit" rengek fizza

__ADS_1


ketika mereka berjalan di koridor banyak yang menatap Zia dengan tatapan tidak suka dan ada juga yang menatap kagum dengan kecantikannya. Ya bagaimana tidak jadi pusat perhatian hari ini kan hari pertama Zia masuk sekolah, dan hari ini adalah hari masa pengenalan lingkungan sekolah (mpls) jadi semua siswa diharapkan tertib pada aturan yang sudah disepakati oleh tim osis. Namun tidak untuk Zia.


Zia menggunakan sepatu berwarna warni, bahkan warnanya beda sebelah. Rambut dibiarkan terurai jatuh dan berwarna mencolok. Kuku panjang dan berwarna, dan atribut tidak lengkap. Ya karena Zia tidak suka hal hal yang membuat dirinya ribet.


Dan penampilan Zia hari ini jelas jelas sudah melanggar aturan yang telah dibuat dan disepakati oleh osis. Berdasarkan kesepakatan bersama apabila ada yang melanggar peraturan maka harus dihukum baik peserta ataupun panitianya.


Dan ketika hendak melangkahkan kaki menuju kelas mereka berempat dikagetkan dengan kedatangan seorang laki-laki.


Tunggu...


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Saya ubah lagi cerita bab 1 seperti semula supaya bisa nyambung dengan bab berikutnya. Namun tidak sama persia sebelumnya. Karena saya sud ah agak lupa. Sekali lagi saya mohon maaf. 🙏🙏


__ADS_2