Masa Masa SMA

Masa Masa SMA
Bab 11


__ADS_3

“Selamat malam, Zia datang” teriak Zia berjalan dari depan pintu menuju ke dalam rumah


“ Gak usah teriak teriak sayang” ucap Lidya


“ Nenek disini?” ucap Zia lalu memeluk lidya. Dan Lidya pun hanya mengangguk


“ Pulang sama siapa zi?” tanya Alex


“ Diantar Teman yah, oya Zia sudah makan tadi sebelum pulang. Jadi Zia kekamar ya sekarang mau mandi”


“Baiklah, jangan lupa besok ada meeting dengan beberapa client dan banyak berkas yang harus kamu tandatangani”ucap Alex


“ Baiklah yah” berjalan menuju kamar sambil menjawab


Zia masuk ke kamar dan segera membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi Zia langsung menuju ruang kerjanya untuk menyiapkan berkas berkas yang dibutuhkan besok ketika meeting. Besok Zia izin tidak masuk kelas karena harus kekantor. Walaupun sering izin namun Zia tidak pernah kesulitan untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan pihak sekolah selalu mengizinkan Zia, selain Nenek Zia pemilik dari sekolah ini dan Ayahnya menjadi donator terbesar di AIHS.


 ~~~~~


Pagi Harinya 🌞


Hari ini Khanzia full di kantor karena banyak meeting dengan client dan Zia sudah tidak dibantu lagi oleh Ayahnya karena Alex mengurusi perusahaan yang lainnya.

__ADS_1


Satu demi satu Zia membuka berkas permohonan kerjasama dengan perusahaan nya. Dilihatnya dengan teliti, Zia selalu memilah dan memilih mana perusahaan yang mau disetujui untuk berkerjasama dengan perusahannya, jika perusahan tersebut membawa keberuntungan maka dia langsung menyetujuinya namun apabila dirasa kurang menguntungkan dia tidak akan menyetujuinya. Banyak perusahaan lokal maupun non lokal yang mengantri untuk bekerjasama dengan perusahaan Zia. Termasuk juga perusahaan teman temannya.


tok tok tok...


Zia hanya melirik ke arah pintu dilihatnya Rere Asisten pribadinya. Rere mendekati Zia dan memberitahu bahwa meeting akan segera dimulai karena client sudah berada diruang meeting. Zia berjalan menuju ruangan meeting diikuti Rere asistennya dan juga Dewi Sekertarisnya.


"Selamat Pagi Tuan, maaf Anda jadi menunggu" Sapa Zia ramah dan mengulurkan tangannya


"Tidak apa apa nona" membalas uluran tangannya


Banyak yang dibicarakan dalam meeting tersebut karena ini adalah proyek besar. Hingga siang pun tak terasa sudah berlalu. Setelah beberapa jam meeting selesai. Mereka pun makan siang bersama.


"Sama sama Tuan Herry" jawab Zia ramah


*wah anak Alex benar benar cantik, ramah, pandai lagi dalam bisnis, cocok ini sama Zayn* guma herry dalam hati


Yaa kali ini client Zia adalah Herry Ibrahim, orang terkaya ke 4 di dunia. Ayah dari Zayn Ibrahim. Sebelumnya perusahaan Herry sudah beberapa kali mendapatkan proyen bersama perusahaan Zia namun dulu yang mengurusi dan bertanggung jawab atas proyeknya masih Alex bukan Zia. Dan ini adalah pertama kalinya mereka bekerjasama.


 


Dikantin sekolah

__ADS_1


Jenny, Tasya, dan Fizza duduk di bangku kantin sambil menikmati makanan pesanannya. Namun tiba tiba ada yang datang dan langsung marah marah gak jelas.


Brakkk


Suara gebrakan meja tepat di meja mereka makan. Mereka bertiga pun kaget dan langsung berdiri.


"Apa apaan si lo, jadi tumpah kan minuman gue?" tanya tasya kesal


"Mana temen lo si Ja*ang itu? tanya Raya demgan nada tinggi. Semua yang ada dikantin itu pun menyaksikan adegan mereka.


Tanpa aba aba Jenny pun menarik kerah seragam Raya dan menariknya keatas "Ehh jaga mulut ya loo, jangan asal omong". Raya yang kaget pun langsung menepis tangan jenny dengan keras. Dan Raya pun langsung tepuk tangan. prok prok prok... "Sudah berani yang lo sama kaka kelas, sama kita lagi. Nyali lo kuat juga rupanya"


"Sudah lah jen jangan diurusin" ucap fizza menenangkan Jenny yang emosi.


"Ehh gue peringatin ya sama kalian semua gak usah sok berani, apa lagi sama kita. Dan satu lagi bilangin tu sama temen lo gak usah sok kegenitan sama gebetan gue" perintah Raya lalu pergi. Jenny yang masih emosi mau nampar Raya namun ditahan oleh tasya dan fizza.


"Kenapa lo gak biarin gue hajar tu bocah?" ucap jenny kesal lalu duduk


"Lo kagak ingin dulu lo pernah hajar cowok dan lo di skors 1 minggu?" tanya tasya


"Udahlah jen, nanti kita omongin sama Zia dulu" ucap fizza. Mereka pun pergi ke kelas.

__ADS_1


__ADS_2