
"Tunggu...." teriak seorang laki laki tampan
"Wahhh" ucap takjub mereka kecuali Zia
"Gila ganteng bener tu orang" cletus jenny
"Iyaa gak salah kita sekolah disini" Jawab tasya
laki laki itu pun berjalan menuju mereka ber empat.
"Ada apa ya kak?" tanya fizza
"Masih tanya ada apa?" jawab seorang itu
"Hmm langsung to the piont aja?" jawab zia dengan ketus
"Kamu ikut gue" perintah seorang itu menunjuk zia
"Dan kalian pergi ke ruangan kalian, acara segera dimulai" melanjutkan omongannya
"Baiklah" jawab mereka bertiga serentak
laki laki itu pun pergi meninggalkan mereka dan diikuti oleh zia. Banyak yang melihat mereka dan banyak juga yang ngomongin mereka.
"Gila tu murid baru udah bikin masalah aja" ucap siswa 1
"Iya, nyalinya gede banget berani berurusan sama si ketos" ucap siswa 2
"Tapi dia cocok loh" ucap siswa 3
"Cocokan sama gue lah" protes siswa 4
"Apaan si tu, kaya dia mau sama lu aja" ucap siswa lainnya
Disisi lain
__ADS_1
"Huhhh gila tu bocah baru, udah berani beraninya deketin gebetan gue" ucap Raya demgan kesal
"Iya tu bocah baru kemarin sore udah sok soan mau ngalahin kita" jawab jessica
"Kita kerjain aja, gimana?" usul caca
"Benar tu mending kita kerjain ada ray" timbrung kiky
"Tenang aja, kaliam tunggu tanggal mainnya aja" ucap raya dengan sinis
Ya dia adalah Zayn Ibrahim si ketua Osis di AIHS. Dia merupakan anak dari orang kaya ke-4 didunia . Dia sangat dikagumi di Sekolah ini karena dia tampan, pandai, kaya, dan juga menjadi pengusaha sukses di usia mudanya. Bukan cuma pandai dalam akademik namun juga non akademis, dibuktikannya lewat beberapa cabor yang pernah ia ikuti lomba mendapatkan piala. Salah satunya Basket.
ZIA & ZAYN
Mereka berdua melangkah menuju ke ruang osis, karena hari ini merupakan hari pertama zia memulai sekolah di SMA ini maka seharusnya ia mengikuti masa orientasi namun karena dia melanggar aturan maka dia dihukum dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti masa orientasi hari ini.
"duduk..!" perintah zayn
Zia yang sedaritadi berdiri didepan pintu langsung menuju kedalam ruangan namun tidak langsung duduk, melainkan melirik lirik kesetiap sudut ruangan yang amat luas itu.
"hmm" jawab Zia
*apa-apaan si ni bocah* batin Zia
"Kenapa penampilanmu seperti ini?" ucap Zayn dengan nada tinggi
"Suka suka gue" Jawab Zia dengan singkat
"He bocah di sekolah ini ada aturannya, dan kamu harus taat peraturan disini apabila kamu tetap mau sekolah disini" ucap Zayn dengan nada semakin tinggi
Namun Zia hanya menatap tajam Zayn tanpa bersuara
" gue gak mau tahu besok rambut lo harus hitam, sepatu hitam, kuku lo harus dipotong, dan itu hilangin warna kuku lo, satu lagi atribut harus lengkap" ucap Zayn dengan nada semakin tinggi
Zayn nampak begitu kesal dengan Zia si murid baru itu, hinggal suaranya meninggi sampai kedengeran dari luar ruangan. Ini merupakan kali pertama Zayn kesal sampai separah ini.
__ADS_1
Brakkkk
Adryan membuka pintu dengan keras dan disusul oleh Kevin dan Yue. Mereka khawatir dengan Zayn karena tidak biasanya Zayn marah sampai meninggikan suaranya.
"Ada apa zayn?" Tanya Adryan
Zayn dan Zia pun dibuat kaget dengan kehadiran mereka.
"OMG lo apakan tu cewek?" Tanya Yue
"Zayn sadar bro itu anak orang" ucap Kevin
"Lo pergi kelapangan dan berdiri dibawah bendera sampai waktunya pulang" ucap Zayn sambil nunjuk Zia tanpa menghiraukan perkataan teman temannya
Zia pun berdiri dan berjalan meninggalkan ruangan sembari menabrak bahu Zayn yang sedaritadi berdiri dihadapannya.
*Sialan* batin Zayn
"Gila tu cewek cantik banget, siapa dia? "Tanya adryan
"Lo tumben tumbenan kasar sama cewek, ada apa lo?" Tanya Yue heran
"hemm" jawab Zayn lalu duduk dikursi
"kayaknya gue pernah lihat tu cewek tapi dimana ya?" ucap kevin
"mimpi lo, dia murid baru" ucap Zayn ketus
"MURID BARU" jawab mereka bersamaan kecuali Zayn. Dan Zayn pun hanya mengangguk.
ZIA
Berjalan keluar ruangan dan menuju lapangan.
*gila gue baru aja masuk udah disuruh suruh aja. Kalau bukan gara gara ayah gak mungkin gue mau sekolah di sini* batin Zia kesal
__ADS_1