Masa Masa SMA

Masa Masa SMA
Bab 5


__ADS_3

jrenggg.... jreng... jrenggg ....


Zayn terus memetik gitar untuk pemanasan supaya tidak salah saat ngiringin Zia nyanyi.


*kalau dilihat lihat ni bocah bisa juga main gitar tapi tak sejago gue* batin Zia


Jrenggg jrengg.....


🎵🎵🎵


Baby, take my hand


I want you to be my husband


'Cause you're my Iron Man


And I love you 3000


Baby, take a chance


'Cause I want this to be something


Straight out of a Hollywood movie


I see you standing there


In your hulk outerwear


And all I can think


Is where is the ring


'Cause I know you wanna ask


Scared the moment will pass


I can see it in your eyes


Just take me by surprise

__ADS_1


And all my friends they tell me they see


You're planning to get on one knee


But I want it to be out of the blue


So make sure I have no clue


When you ask


Baby, take my hand


I want you to be my husband


'Cause you're my Iron Man


And I love you 3000


Baby, take a chance


'Cause I want this to be something


Straight out of a Hollywood movie


And baby you're my winner


I see the way…


🎵🎵🎵


prok prok prokk* suara gemuruh tepuk tanggan dari semua siswa yang ada diaula


"Thanks" ucap Zia cuek dan turun dari panggung


*ni bocah bagus juga suaranya, dilihat lihat cantik juga* batin Zayn


"Apaan si gue" ucap lirih zayn sambil mengacak acak rambutnya


"Kenapa lo" tanya Yue

__ADS_1


"Bisa juga lo main gitar" ucap Ian


"Cocok juga lo sama tu anak, mana cantik lagi" ucap Yue


"Apaan si lo" ucap Zayn kesal


kegiatan hari ini pun selesai, Zia pulang kerumah lebih awal karena dia tidak latihan hari ini. Sampai dirumah dia disambut oleh kedua Adek kembarnya. Sebenarnya dia enggan untuk menyapa adek adek nya. Karena dia merasa cemburu dengan keberadaan adek nya dikeluarga Qhoiz. Namun bagai mana pun mereka tetap adek kandungnya dan dia harus menyayanginya. Bryan dan Brlian kini duduk di bangku SD, usianya terpaut 5 tahun dengan Zia.


"Kakak...." sapa brlian lalu meluk kaki Zia. karena pawakan Zia itu tinggi jadi adek adek nya belum nyampai kalau mau meluk badan Zia.


"hemm, abang mana?" tanya zia ke brlian


"Abang les renang kak" jawab brlian


"Kenapa gak ikut" tanya Zia


"Males kak" jawab singkat brlian yang masih meluk kaki zia


"lepasin, kaka mau mandi. kamu belajar sana biar pintar! " perintah zia


"Siap komandan" jawab brlian dan memberi hormat pada zia


Zia pun pergi ke kamar lalu beristirahat "Capek sekali rasanya" menjatuhkan dirinya ke tempat tidur dan memejamkan matanya. Tak butuh waktu lama akhirnya Zia pun tertidur pulas.


tring tring tring* 📞panggilan dari Alana


"siapa si ganggu orang tidur aja" membuka mata dan memgambil hp


"Halloo bun" jawab ketus zia


" Hallo sayang, kamu sudah pulang?" tanya Alana


"Sudah bun" jawab zia


"Yaudah kalau gitu, bunda cuma mau tanya kamu pulang belum, ternyata sudah. Kamu jangan keluar keluar ya Zii jagaiin adek adek kamu selama ayah sama bunda gak ada. Oyaa zii besok nenek mau datang" ucap Alana


"Baiklah" jawab zia


"yasudah ya nak, kamu hati hati ya jagain adek adek kamu!" ucap Alana dan menutup teleponnya

__ADS_1


*akhirnya besok nenek datang juga*


Semenjak kelahiran adek kembarnya Zia lebih akrab dengan nenek nya daripada sama kedua orang tuanya, namun karena urusan bisnis nenek zia harus ke Belanda. Jangan heran karena nenek Zia merupakan orang terkaya ke-2 se dunia Jadi usahanya dimana mana. nah sedangkan ayah Zia merupakan orang terkaya ke-3 sek dunia. Walaupun Zia berasal dari keluarga yang sangat kaya, namun zia tidak pernah menyombongkan kekayaan keluarganya. Karena pikir Zia kekayaan itu milik orang tua nya bukan milik nya jadi dia tidak pantas untuk memamerkan nya.


__ADS_2