
Hari ini merupakan hari kedua masa orientasi siswa baru. semua siswa baru disuruh berkumpul di aula untuk mengikuti acara. untuk hari ini acara masa orientasi siswa full dilakukan diaula.
Mereka pun berkumpul ke aula termasuk Zia, tasya, jenny, dan fizza. Sesampainya disana mereka langsung mencari tempat duduk yang masih kosong. Karena mereka datangnya telat maka kursi yang masih kosong hanya di bagian belakang. Dan merekapun duduk dibelakang. Acara segera dimulai dan kakak kakak osis pun masuk ke aula termasuk Zayn dkk. Semua siswa terpesona dengan Zayn dkk. karena ketampanannya. kecuali Khanzia Qhoiz.
" kak Zayn" teriak salah satu siswi
" Yaampun ganteng banget, betah dah gue" ucap siswi lainnya
kak ian.. kak yuee.. kak kevin..
gemuruh siswa baru yang ada di aula.
"Diamm semua.. Acara akan segera dimulai, harap semuanya memperhatikan" perintah Zayn
"Baik kak" jawaban siswa serentak
Sambutan demi sambutan, materi demi materi sudah disampaikan oleh benerapa guru dan kepala sekolah. Dan kini tibalah sesi hukuman, bagi semua siswa baru yang melanggar aturan dan tidak tertib maka harus dihukum. Termasuk Zia. karena warna rambut zia masih pirang, kuku belum dipotong, dan dia menggunakan sepatu warna warni, bahkan kemarin dia berani membolos ketika dihukum. Namun ketika osis menyebutkan nama siswa yang mendapat hukuman nama Zia tidak disebut. Ternyata Zia mendapat hukuman yang berbeda dari yang lain.
*kenapa nama gue gak disebut* batin Zia
"kenapa nama lo gak disebut zi, jelas jelas lo nglanggar aturan?" tanya jenny
"Secara bonyok nya orang yang berpengaruh di sekolah ini mana ada yang berani hukum" jawab fizza
"Diem lo, jangan sampai ada yang tahu kalau gue dari keluarga Qhoiz" perintah Zia
__ADS_1
" Yaelahh zii lo masih aja kek gitu, gak berubah" ucap Tasya
"Zia" panggil kevin dari atas panggung. mengisyaratkan agar Zia naik ke panggung
*gila mau diapain lagi gue* batin zia
"Ziii lo dipanggil" ucap tasya membuyarkan lamunan zia
"Iya gue tahu" jawab Zia cuek
"Kalau tahu kenapa gak berdiri lo, kana marah lagi tahu rasa lo" ucap jenny
"hmm" jawab Zia berdiri dan menuju ke arah panggung sambil tertunduk menunjukkan bahwa dia menahan malu
"Perkenalkan diri kamu" ucap kevin dan menyodorkan mic ke Zia
*Oke gue terima tantangan lo.. lo salah kalau mau main main sama gue* batin Zia sambil senyum licik ke arah Zayn
Zayn pun heran melihat Zia tersenyum, dan melihat tingkah Zia yang tidak lagi menampakkan bahwa dia malu ataupun gerogi.
"Hallo semua... Gue Khanzia Q" ucap Zia dengan lancar tanpa gugup
"gila tu bocah, tadi dingin banget sekarang lemah lembut dan periang" ucap fizza heran
"Iya tu bocah kenapa ya?" Tanya jenny semakin heran
" Iya aneh tu bocah" ucap tasya
__ADS_1
*Sialan kenapa dia malah kek gitu* batin zayn kesal
"Mungkin ada yang mau tanya tentang diri Gue" tanya Zia ke semua orang
Saya.... salah satu siswi mengangkatkan tangannya. "Kenapa Nama Marganya disingkat?"
" Yaa karena privasi" Jawab Zia cuek
"Gila tu bocah berubah lagi, heran gue" bisik fizza
Tasya dan Jenny pun hanya mengeleng gelengkan kepalanya
"Gue Ingin lo nyanyi, ini sebagai hukuman karena lo kemarin bolos saat hukuman berlangsung!" perintah zayn dan disetujui oleh osis yang lainnya
"Nyanyii nyanyii nyanyiiii... " teriak semua siswa
*ni bocah gak ada puas puasnya bikin gue susah, maunya apa an si* batin Zia kesal dan menatap tajam zayn seakan akan mau diajak gelud
"Baiklah gue nyanyi, tapi gue mau dia yang nyiringin gue nyanyi" ucap Zia menunjuk Zayn
Karena Zayn itu dikenal sangat dingin, pendiam, dan belum ada prestasi dibidang musik, Zia fikir bahwa Zayn tidak bisa bermain alat musik. namun ternyata salah
*kali ini gue yang menang* batin zia sambil tersenyum
Sedangkan Zayn terlihat panik, karena dia sudah lama tidak memainkan alat musik apalagi gitar, karena yang ada disitu hanyalah gitar. *niatnya mau bikin malu tu cewek malah kena batunya gue batin zayn kesal
jrenggg*......
__ADS_1