MEMELUK KASIH SEBELUM SENJA

MEMELUK KASIH SEBELUM SENJA
Ibu Yang tak Punya Hati


__ADS_3

       Risa bertingkah semakin gila dengan gejolak emosinya yang meluap-luap .Marah dan dendam semakin mengotori hatinya.


      Dia bahkan Tidak memperdulikan sepasang mata dari wajah mungil dari sisi lain mengamatinya.


Pria kecil berusia sekitar tujuh tahunan hanya menatap hampa pada tingkah laku wanita di balik pintu itu.Wanita itu adalah maminya.Tapi tidak pernah menganggapnya ada di rumah ini. Rafael kecil hanya bisa menatap sendu.


      Seorang pengasuh tiba-tiba mendatanginya.


     "Adek Rafael…Ayo sini sayang…Mbak Ana bikin jus melon kesukaanmu…"Bujuknya lembut.


      Pada awalnya bocah itu tidak mengacuhkan panggilan pengasuhnya.Pandangan nya tidak pernah lepas dari tingkah wanita yang berstatus ibunya tapi tidak pernah berbuat seperti ibu untuknya..


      Ana sudah menjadi pengasuh Rafael semenjak usia bocah itu satu tahun.Hanya selang beberapa bulan perceraian Adnan dan Risa. Jadi Ana tidak pernah tahu sosok asli pria itu.


      Rafael sangat bergantung pada Ana. Karena Ana satu-satunya orang yang peduli dengannya di rumah ini.


      Seingatnya hanya mbak Ana yang selalu mendampingi .  Bahkan tidur juga bersama dia. Sedangkan kakeknya Danuarta dan ibunya yang bernama Risa, mereka  hanya orang-orang yang sibuk dengan diri sendiri. Bahkan almarhum neneknya juga berbuat sama padanya ketika hidup.


     Dia adalah Rafael, putra tunggal Risa yang tidak diketahui sampai sekarang siapa ayah biologisnya. Tapi konyolnya Tisa tetap memajang foto pernikahannya dengan Adnan dahulu.Lalu memperkenalkan bocah itu bahwa itulah ayahnya. Sehinga bocah itu sering bertanya tanya saat melihat foto Adnan yenrang alasan ayahnya tidak pernah menemui dia.


      Rafael masih ingat jawaban ibunya saat  dia bertanya dimana ayahnya. Dan dengan gampangnya Risa mengatakan bahwa ayahnya direbut oleh seorang wanita.


      "Siapa wanita itu mami..?"


      "Wanita kampung yang tak tahu diri.Namanya Diana.."


      Dan bocah kecil itu mempercayai ucapan ibunya.Tidak sedikitpun kepercayaannya luntur sampai sekarang. Dan dalam hatinya ada kebencian pada wanita yang bernama Diana dan pria yang dipercayai sebagai ayahnya yaitu Adnan.

__ADS_1


Tapi dia tidak punya gambaran seperti apa Adnan dan Diana itu.Selain foto pernukahan antara ibunya dengan Adnan.


     Risa begitu hebatnya merangkai cerita yang disertai amarah dan kebencian ditiap ceritanya. Tidak lupa melintarkan kutukan dan kata-kata kotor dalam setiap veritanya. Dan menempatkan Diana di posisi yang harus disalahkan.


      Dia terlalu bergumul dengan bangga akan kebencian dan keegoisan yang dia bangun sendiri.Namun tidak berusaha membangun hubungan yang lebih baik dan akrab dengan Rafael putranya. Dalam hidupnya yang serba berkecukupan dalan ekonomi, Risa menganggap Rafael adalah beban yang tidak diinginkan .Walaupun fia menyadari bahea karena perbuatannyalah anak itu ada..Hingga hampir tidak menga uhkan keberadaan anak itu.


     Pada awalnya dia berharap kehadiran Rafael bisa membuat Adnan semakin  terikat denga. Dirinya.Namun dia salah kalau semua kesalahannya pasti  akan selalu dimaafkan pria itu. Hingga saat dia belum siap, Adnan menjatuhkan bonis yang akan disesali  seumur hidup.


      Pernah satu kali Risa mengadakan pesta ulang tahun di pekarangan rumahnya yang luas.Pada saata itu Dia baru satu tahun tiga bulan menyandang gelar janda beranak satu ..Bocah Rafael yang baru berumur dua tahun lepas dari pengawasan pengasuhnya.


      Tertatih-tatih memasuki arena pesta.Dia juga ikut gbira dan bergoyang-goyang mendengar dentuman musik.Hingga kemudian ada sesuatu yang sangat menarik perhatiannya.


       Banyak sekali buah cery berwarna merah yang ditata di atas sebuah kue besar. Dia sangay ingin mencicipinya.


      Pesta baru saja di mulai dan belum memasuki bagian acara tiup lilin dari Risa. Mereka masih mendengarkan separah dua patah kata dari Danuarta s3bagai pemilik rumah sekaligus ayah Risa.


      Hingva pada satu ketika , mereka baru menyadari ketika dua tangan mungil bergerak cepat meraih kue indah di atas meja itu.Tangan pendeknya berusaha merai buah-buah cery yang menggiurkan itu…


      Salah seorang dewasa menyadari sesuatu yang akan terjadi, bergerak cepat untuk mencegah.Namun kalah cepat dengan kedua tangan bocah yang sudah meraih taplak meja dan bergantung seperti koala. Hingga kue besar dan indah itu ikut yerseret ke pinggir meja Dan…Prannkk


        Semya orang seperti kehilangan nafas seketika . Bagai mimpi melihat kue berharga fatastis dengan hiasan lilin dan banyak cery-cery merah dengan taburan serbuk emas di atas krimi tiba di lantai dalam bentuk tak jelas.


      Risa adalah orang yang pertama kali berteriak histeris. Dia berteriak marah sehingga melupakan citra anggun dan elegan yang harus ditampilkannya. Kemarahan membuatnya buta bahwa pelakunya adalah anak kandungnya yang berusia dua tahun. 


      Dia dengan bengis menampar dan menyeretnya.Tak ubahnya seperti tong sampah tak berguna Tidak ada yang berani bertindak menghalangi  ketika melihat bocah itu tak ubahnya tong sampah yang diseret dengan kejam.


         Rafael berteriak menangis karena kesakitan .Hingga kemudian pingsan tak bergerak karena dilempar dengan kejam.

__ADS_1


 Diantara para tamu ada yang meringis ngeri dan menutup mata.


        "Ya Tuhan..Kendalikan emosimu Risa..! Dia anakmu.." Tegur salah seorang dari mereka.


         Namun ibarat ratu yang berkuasa dan tidak ingin disanggah titahnya, Dia tidak bergeming ketika teriakan kesakitan anaknya sudah tidak terdengar lagi.


       "Aku sebaiknya pulang segera..Sungguh tidak nyaman lagi berada di sini. Dia mengerikan…" SKata salah seorang wanita yang segera mengajak pacarnya keluar dari pesta.Ada sekitar lima pasangan membatalkan kehadiran mereka untuk berpesta sampai selesai.Sedangkan yang lain hanya masa bodo.Karena tidak menyangkut urusan mereka.


      Besoknya dia dilarika. Ke rumah sakit karena deman tinggi.Dia menderita patah tangan dan gegar otak tingan karena kemarah mami cantiknya itu.


         Kejamnya Risa tetap melanjutkan pesta malam itu hingga mabuk dan tertidur sampai siang.Dia bahkan tidak mendengar keributan saat anaknya kejang dan buru-buru dibawa Ana ke rumah sakit.


      Saat bangun dalam keadaan kacau hanya  untuk memerintahkan pelatannya menyediakan air madu untuk mengurangi efek mabuk. Dia hanya bereaksi dingin ketika dikatakan kondisi putranya yang hampir direnggut maut di rumah sakit.


       "Kalian urus saja dia..Bukankah kalian saya gaji..?"


        Para pelayan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Julukan sekejam-kejamnya harimau tidak akan memakan anaknya tidak berlaku pada Risa.


       "Kami memang digaji. Nyonya, tapi apakah anda lupa bahwa anda adalah ibunya…?" Gumam  seseorang yang hanya bisa didengar rekan sesama art.


       "Dia hanya iblis yang menyamar…" Bisik yang lain lagi.


      Risa tidak menyadari itu.Pikirannya justru sibuk memperhatikan cat kuku di jari- jari lentiknya.


Dia akan mengambil paket perawatan hari ini.Agar tetap tampil cetar.


      Dia bahkan tidak ingin memikirkan keadaan anaknya saat ini. Toh sudah ada orang yang dia gaji untuk tugas tugas ribet begitu .

__ADS_1


__ADS_2