MEMELUK KASIH SEBELUM SENJA

MEMELUK KASIH SEBELUM SENJA
MULAI TERBUKA


__ADS_3

    Berita tentang kejadian yang menimpa Risa ternyata sampai juga ke telinga Diana. Wanita yang secara tidak langsung sudah menjadi musuh bebuyutan Risa itu mulai terusik ketika beberapa orang mulai mengaitkan namanya dengan kejadian itu. Beberapa berita di dunia maya malah  s3makin gencar membahas kecelakaan Diana beberapa bulan lalu. Lalu diikuti dengan kejadian tragis yang dialami Risa.Kemudian diikuti sebuah tayangan di dunia maya yang memperlihatkan wajah pria teman ranjang Risa yang sempat viral beberapa beberapa minggu lalu. Dan mencocok-cocok dengan pengendara motor yang telah menabrak Diana.


     Diana tidak bisa hanya cuek dengan pemberitaan itu.Sedikit banyak telah mengganggu perasaannya.Tiba-tiba mengingatkan pada kejadian naas yang hampir merenggut nyawanya. Bagian rusuk tiba-tiba berdenyut nyeri.


 Diana merasakan takut, marah dan sakit secara naluriah. Ternyata sangat sulit melepaskan rasa trauma itu.


      Hal tidak pernah disangkanya kemudian adalah tentang dirinya yang sudah menjadi sorotan orang-orang.Dia bukan artis ataupun publik figur lainnya. Hanya secara kebetulan pernah menjadi istri Adnan dan bersinggungan dengan Risa. Kedua orang yang sudah sering masuk pemberitaan orang-orang kaya di negara ini.


       Sesungguhnya, tidak ada keinginan betsinggungan lagi dengan dua orang itu.Namun dunia terlalu sempi bagi orang-orang yang bermusuhan.Bagkan setelah pundah ke kota ini, nasib tetap membuatnya dipertemykan kembali dengan Adnan maupun Risa.


      Hal itu tentu saja sempar menyulut suatu api pertikaian yang sudah lama dia redam.Apalagi saat mendengar Risa menghina dan merendahkannya.Diana tidak mau tinggal diam .Sehingga dia pun ikut terpancing untuk membalasnya.


    Mungkin sebelumnya tidak disadari, pertikaian Risa dan Diana sudah mulai tercium orang-orang. Enrah dari mana mereka mendapatkan data dan gambaran konkrit tentang itu.Yang jelas, semua bukti hampir tidak terbantahkan.Termasuk tangkapan cctv dari sebuah mall terkenal yang merekam pertengkaran mereka.


      Tidak ada yang bisa membendung komentar netizen. Apalagi di saat kehidupan semakin sulit, mereka butuh pelampiasan kekesalan.Termasuk memberikan komentar-komentar pedas di media sosial.Dan hebatnya lagi mereka mendapatkan data tentang Alex teman ranjang hot Risa yang sudah semakin terkenal di media sosial.Sehingga menjadi bulan-bulanan di media sosial.


       Nama Alex sempat menjadi santer dibahas.Namun herannya, sampai sekarang tidak ada yang mengetahui dimana keberadaan pria itu sekarang.Alex seperti menghilang tanpa jejak.Dan yang ada hanya teori teori tak jelas yang sering dibahas setiap hari.


      Berita tentang mereka sempat mereda karena ditutupi berita tentang seorang transgender yang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.Namun beberapa saat kemudian media bosan membahasnya.


     Ketika beberapa  hari yang lalu Risa mengalami kejadian yang hampir serupa dengan Diana, para pemilik akun dan para netizen kembali heboh.Mereka kembali membombardir halaman komentar untuk  memberikan opini dan  bahkan berbagai hujatan.


      Kebanyakan berpendapat tenrang Kemungkinan adalah akibat balas dendam Diana pada Risa.Namun tidak ada bukti yang bisa di perranggung jawabkan.


       Walaupun kemudian berita itu terbantahkan,Mengingat kondisi Diana saat ini masih dalam  dalam perawatan.


Namun gempuran komentar di media sosial hampir tidak tertanggulangi. Bergerak dengan bebas seperti bola liar.Tak Peduli kalau gosip itu benar atau tidak. Tapi berkomentar adalah seperti keharusan di media sosial.Apalagi menyangkut hal-hal berbau perselingkuhan, cinta segitiga, perceraian atau hal-hal lain yang berbau kehebohan.


Di media sosial selalu ada pemuja dan penghujat.


      Walaupun enggan, namun lama-lama mata Diana menelusuri beberapa komentar yang menurutnya cukup menggelitik.Bahkan beberapa ucapan yang nyeleneh sukses membuat mukanya memerah karena malu dan risi.


      "Wah bukannya ini si tante **** yang beberapa hari lalu cukup viral dengan adegan panasnya..?"


      "Ah..ternyata wanita ini tidak hanya mahir di ranjang tapi juga mahir merekayasa suatu insiden..Sekarang dia menerima karmanya sendiri"


       "Benar-benar betina..Sadis bahkan tanpa ragu merancang rencana jahat tanpa ragu di wajahnya.."


       "Ku dengar pelakunya belum tertangkap..? Apakah ada hubungannya dengan insiden tabrak lari nona D…?"


       "Feeling ku sihmengatakan ada sesuatu yang belum tuntas antara mereka…Yah dendam masa lalu.."


       "Kudengar si tante **** ini pernah ada dendam cinta dengan nona D. Bahkan mereka pernah menikahi pria yang sama.Apakah menurut kalian musibah keduanya adalah kebetulan saja, atau berkaitan satu sama lain..?"


       "Haa..haa…Si tante croot ditimpa karma .Karena hidupnya yang penuh sensasi.."


       Diana tidak ingn lagi melanjutkan membaca komentar komentar yang jumlahnya  puluhan itu.Apalagi ketika mereka iseng-iseng mengorek ngorek masa lalunya yang menyakitkan.


      Ketika di menutup benda pipih itu ,dia kaget ketika baru menyadari kemudian.Dua pasang mata anak-anaknya memandang heran. Said dan Savana  ternyata sudah dari tadi memperhatikan perbuatan mami mereka .Termasuk perubahan moodnya ketika melihat benda pipih tersebut.Anak-anak itu bukan lah selugu tampilan kanak-kanak biasa.Mereka dikaruniai otak yang cerdas dan intuisi yang tajam.Said dan Savana sama-sama menyadari sesuatu yang telah mengusik mami mereka.


      Bahkan video call yang sedang berjalan di hp  Said juga ikutan tidak bereaksi.Seseorang yang sebelumnya sedang berkomunikasi dengan mereka di layar , tiba-tiba ikutan menjadi serius. Bahkan tidak terdengar suaranya untuk beberapa saat. 


      Orang itu adalah daddy mereka. Said sudah memulai percakapan dengan anak-anaknya beberapa menit yang lalu.Ayah dan anak-anak itu terlibat pembicaraan saling melepas rindu seperti biasanya.Ketika dia mengutarakan keinginannya  untuk berbicara dengan  Diana, Said langsung mengarahkan kamera ke arah Diana tanpa ragu-ragu.Mereka sedang gembira, sehingga tidak berpikir untuk minta izin dahulu.


      Pada awalnya Adnan ingin langsung menyapa wanita yang dirindukannya itu.Namun ketika kemudian melihat apa yang dilakukan Diana, dari tangkapan layar dia memerintahkan Said untuk menjeda dulu memberikan hpnya pada wanita itu.Walau tetap mengarahkan kamera video ke posisi kira-kira satu meter dari wanita itu.


     Adnan ingin berbicara dengan mantan istrinya itu. Ketika melihat sosoknya dia tiba-tiba mempunyai keinginan lain terlebih dahulu.Apalagi wanita itu begitu seriys menekuni hpnya. Adnan yakin dia telah melihat berita yang sedang viral mengenai kejadian naas pada Risa.


    Pria itu sangat menikmati pemandangan itu.Matanya menelusuri dengan seksama dari kaki hingga seluruh wajah Diana.Sementara Said seolah paham dengan situasi, selalu mengarahkan dengan tanpa jeda.Bahkan kedua bocah itu tidak mengeluarkan suara sedikitpun ketika melihat mami mereka sedang serius menekuni dunia maya.Sesekali terlihat keningnya mengerut seperti memikirkan sesuatu.


      Penampilan Diana sebenarnya biasa saja.Bahkan bukan memamakai outfit barang beanded.Namun sesuatu dari wanita itu yang membuat auranya semakin hari semakin kuat.


     Adnan kemudian juga memperhatikan kulit Diana semakin sehat dan glowing. Dan tubuhnya semakin berisi dan cantik.Saat itu juga ada hasrat yang kembali bergejolak dalam hatinya untuk kembali merengkuh wanita itu.Dia tidak akan pernah rela jika Diana jatuh ke pelukan pria manapun.Adnan tidak peduli berapa kali lagi akan mengalami penolakan asal dia gigih dan tulus,pasti suatu saat akan membuahkan hasil juga.

__ADS_1


       Pria itu tersenyum sendiri.Menyadari bahwa mencukupi kebutuhan dari seorang wanita sangat mempengaruhi penampilannya.Terbukti sekarang, Diana lebih sehat setelah Adnan banyak mengambil alih tanggung jawab yang dipikulnya selama ini.Istimewanya untuk urusan anak-anak dan kebutuhan sehari-hari mereka.Dia bersumpah akan menebus hari-harinya yang hilang dengan mereka. Meskipun sedikit, dia sudah melihat banyak perubahan sikap Diana padanya.Wanita itu bahkan tidak terlalu dingin lagi padanya.Walau kadang-kadang keras kepala bila merasa benar .Khas wanita mandiri yang sudah melewati pahit getir kehidupan.


      Ketika kemudian wanita itu mengangkat wajahnya.Mau tidak mau memberikan sedikit kejutan padanya.Dia menutupi dengan sedikit deheman dan senyum.


      Diana pada awalnya tidak menyadari bahwa Said sedang melakukan video call dengan daddy nya .Dia hanya tersenyum. Lembut pada kedua bocah yang menatap lugu padanya.Namun beberapa saat kemudian dia menyadari bahwa Adnan sedang memperhatikannya dari layar hp yang diarahkan Said padanya.


       Antara bingung dan grogi, dia menjadi gelagapan ketika matanya bertabrakan dengan tatapan mata Adnan. Dia seperti gadis remaja yang ditatap seorang cowok untuk pertama kali.Padahal pria itu bukanlah orang asing  .Bahkan selalu terkait dengan kehidupan dan anak-anaknya.


     Pria di layar hp itu menatapnya dengan lembut seolah olah tidak terpengaruh dengan sikapnya.Beberapa saat kemudian menyapa dengan suara dalam


     "Bagaimana keadaanmu sekarang Diana..?"


     "Oh…Aku sudah lebih baik.."


      "Syukurlah..Aku bahagia melihatmu.."


       "Ya..Terimakasih.."


        "Apakah kamu begitu kejam, sehingga tidak balik menanyakan keadaanku ..?" Tanya Adnan ceria.


       Diana menjadi gelagapan seketika. Pria itu menanyakan sesuatu seolah-olah hubungan mereka sudah akrab saja.


        Tapi ketika memikirkan kebaikan dan pengorbanan Adnan, dia tidak boleh begitu egois padanya.


         "Mmh...Apakah kamu di sana baik-baik saja. ?"


     Adnan tertawa ceria mendengarnya.Tiba-tiba Diana menyesali pertanyaannya barusan.Seolah-olah dia dangat peduli dengan mantan suaminya itu.Terlambat untuk menyesal.Karena Adnan langsung menanggapinya.


      "Oh…aku baik-baik saja.Apakah kamu mencemaskanku Diana..?"


      "Aku  cuma.."


      "Tapi aku merindukan kalian sangat rindu.." Katanya sungguh-sungguh.


     Dengan memamerkan dua gigi ompongnya mereka kompak menyapa daddynya..


      "Kalau rindu cepetan pulang ya dad.."


      'Iya..Kita juga rindu daddy.."Savana ikut menimpali sambil memamerkan senyum lucunya.Dia yakin dengan begitu akan semakin membuat sang ayah semakin merindukannya.Dan prediksinya tepat.


    Adnan tersenyum bahagia melihat kembar kesayangannya.Detik itu juga bersyukur karena Tuhan maha pengasih menghadirkan mereka di dalam kekalutan perjalanan hubungannya dengan Diana.


      "Daddy akan segera pulang.." Katanya kemudian..


      "Hore..Kita sayang daddy.."Seru keduanya dengan gembira.


     Diana tak kalah bahagia menatap kedua malaikatnya dari belakang Tidak di sadari waktu cepat berlalu hingga sekarang mereka sudah berusia tujuh tahun.Sudah sangat banyak cerita yang mereja lewati namun keinginan anak-anaknya untuk mempunyai keluarga lengkap belum bisa dikabulkan sampai sekarang .


    Teringat percakapan terakhir dengan bu Ida, membuat Diana merasa rindu wanita itu seketika.Sudah lama tidak berkunjung.


    Tiba-tiba Said menyerahkan hp padanya.


    "Daddy ingin bicara berdua saja dengan mami.." Katanya sambil menyerahkan benda pipih itu.


     Tanpa menunggu lama, keduanya berlari meninggalkan Diana yang masih termangu di tempat. Beberapa saat kemudian, dia berusaha menguasai diri. 


     "Diana.." Panggil Adnan seketika


     "Ya mas..?"


     "Apakah akhir-akhir ini kamu mengalami intimidasi atau ancaman dari seseorang..?"


      "Apakah pertanyaan mas ini berhubungan dengan Risa..?""

__ADS_1


      "Ya..Kurang lebih begitu.." Jawabnya datar.


      Untuk beberapa saat keduanya terdiam  Seperti ada makhluk tak kasat mata yang melewati. Adnan menemukan jawaban dari kediaman Diana.Tak lama kemudian berkata.


      "Diana..?".


      "Ya.."


      "Ayo kita rujuk lagi.."


    Diana kaget, walau ajakan ini bukan kali pertama.Tapi susah baginya untuk berkata iya..


      "Aku Tidak bisa.." Jawabnya kemudian.Adnan menghela nafas menahan kesabarannya.


      "Diana.,Kalau kemarin-kemarin aku masih sabar menunggumu namun sekarang tidak bisa lagi. Kesalahan masa lalu ku tidak akan bisa ku hapus lagi.Ku Anggap itu adalah noda hitam dalan hidupku. Aku bahkan tidak mersa berhak lagi untuk meminta maaf.


       Namun setelah melihat Said dan Savana yang semakin hari semakin besar. Aku dan kamu pasti  bisa merasakan jeritan batin anak-anak kita karena  mempunyai orang tua yang terpisah. Apa yang ada dalam tujuan hidupku  sekarang Diana..? Hari-hariku  selalu  berpikir bagaimana kalian terjamin dan aman dari hati ke hari.Tapi hatiku sakit karena tidak bisa leluasa merengkuh kalian, milikku…hartaku.."


     "Kita tidak harus bersama untuk mereka mas.."


      "Aku tidak bisa  Diana..Aku tahu anak-anak kita menangis di belakang kita.Aku juga yakin hatimu pun mengetahui itu Dan aku bisa membayangkan kesedihan mereka bila melihat keluarga kawan-kawannya yang lengkap dengan ayah ibu ..Bisakah kamu merasakan itu Diana..?"


      Diana hanya diam mendengarkan.Semua perkataan Adnan seperti mengunci pikirannya. Apa yang harus dia berikan jawaban tentang ini. Dia seperti dijerat oleh dilemanya sendiri.Sehingga tidak mempunyai kemampuan untuk berpendapat.


     Perubahan wajah Diana selalu diperhatikan Adnan. Dia tidak akan memberi kesempatan lagi bagi wanita ini untuk menolaknya.


     "Mari kita menikah lagi Diana. Beri aku kesempatan menebus kesalahanku di masa lalu.Aku bersumpah itu tidak akan terjadi lagi.Apakah setelah sekian tahun tidak ada sedikitpun celah untukku..? ".


      "Aku sudah memaafkanmu. mas.."


      "Tapi kamu mengunci kesempatan untukku ."


       "Aku. tidak.."


       "Tidak apa..?"


       "Aku tidak bisa menerima sikap keluargamu padaku… !!" Tegas Diana kemudian.


       "Kalau begitu mari kita buang mereka.Aku akan pastikan mereka tidak akan mendekati kalian lagi.."


       "Maksudmu..?"


       "Aku akan keluar dari keluarga…" Sahut Adnan mantap.


      Diana terperangah mendengarnya.Bagaimana mungkin Adnan segamblang itu mengatakan ingin keluar dari keluarganya. Ini bukan pemecahan masalah yang baik Karena akan menimbulkan sakit hati dan dendam di kemudian hari .


       Dia memijit pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut.Adnan memberikan pernyataan yang membuatnya semakin pusing.


      Sementara di seberang sana Adnan memperhatikan tingkah lakunya Dia pun sebenarnya merasa tersiksa menahan perasaan selama ini.Namun akhir-akhir ini melihat peluang yang akan pergunakan sebaik-baiknya.


      "I love you honey…Aku pernah mengkhiantimu, penah jahat padamu…Tapi bertahun-tahun kemudian menjalani hidup dengan kesakitan, karena mendambakanmu.." Suara Adnan berubah sendu.


      Diana semakin kehilangan kata-kata.Dalam hati berdoa semoga Tuhan menunjukkan keputusan yang baik untuknya.Namun sepertinya dia harus bersabar.Karena Tuhan belum menjabah doanya saat itu. Hingga dia hanya mampu 


berkata.


      "Aku akan memikirkannya.."


      Setelah itu dia langsung memutuskan sambungan hp .Wajahnya menjadi panas dan memerah.Dan Adnan tidak melewatkan pemandangan itu hanya beberapa detik sebelum wajah Diana menghilang dari layar .


       Namun dua cukup puas.Karena sudah mendapatkan sedikit jawaban untuknya.Ini adalah kali pertama wanita itu salah tingkah semenjak hubungan mereka renggang.


      

__ADS_1


__ADS_2