
Sore datang menjelang sang surya berlalu ke peraduanya, seorang pemuda duduk termenung ,dada terasa sesak, berpikir tentang orang tuanya yang melahirkanya.
"Andai aku boleh kembali, aku tidak ingin dilahirkan.
Arman bergumam meremas rambutnya, tiba tiba di peluk dari belakang,ia mendongak menatap tangan kekar yang selalu menguatkan
"Ayaah?
"Kena apa anak muda" apa yang kamu pikirkan?
Ayah semakin mengeratkan pelukanya, dagunya bertopang di pundak putra lesayangannya itu.
Ya , itulah Pak Burhan yang selalu ada buat anak anaknya, yang bisa menyelami pikiran anak anaknya. Ayah duduk di samping anaknya, kedua tanganya memiting, pundak anaknya selayaknya seorang sahabat.
" Ibu Yaah..
"Kenapa dengan ibumu?
" Kena apa Ibu selalu memaksa ke hendak anak anaknya Yah? kenapa aku dan Rani selalu menjadi tumbal keegoisan Ibu..
Rani adik kandung Arman satu satunya yang tidak kuat dengan kelakuan ibunya memilih untuk tinggal di rumah pamanya..Sejak SMA Rani tnggal di rumah pamanya hingga saat ini sudah kuliah smester 5.
..."Ayaah aku tidak mau di paksa nikah sama Arshi, selama ini aku sudah merelakan kebebasanku..menutup diri untuk tidak mencintai wanita lain mencoba untuk mencintai Arsi tapi tabiat buruknya tidak mampu meluluhkan hatiku ayaah.....
"Ayaah," aku tidak kuat lagii..huuu, Arman menangis tergugu di balik sikapnya humoris ternyata hanya untuk menutupi kegelisahan hatinya..Ayah merangkul tubuh anaknya untuk memberikan kekuatan..
"Sudah - sudah mana anak ayah yang kuat ...anak laki laki harus kuat Nak, karna suatu saat nanti kamu akan menjaga anak dan Istrimu, Arman memutar tubuhnya menghadap sang Ayah, ia tampak rapuh.
"Ayah,, aku sudah pisah sama Arshi..
"Ayah sudah tau kok ? benarkah? apakah ayah tidak marah...tanya Arman.
" Untuk apa ayah marah karna bagiku kebahagiaan anak anakku, itu segalanya.
" Darimana Ayah tau? Itu tidak penting jawab Ayah.
"Ayah tau, waktu kamu sedang bertengkar di restaurand ayah juga tau kamu sampai menabrak anaknya Suryo..
"Gemana keadaan anak Suryo" tanya ayah..
"Dia sudah di bawa pulang Ayah,..aku sangat bersalah kepadanya, dia itu sudah orang susah,aku malah membuatnya semakin susah ,dia itu muridku yang cerdas, keibuan." Arman menerawang membayang kan kesempurnaan gadis itu..
Ayah tersenyum, melihat raut bahagia anaknya.
" Heeem apa kamu menyukainya?"
"Arman mengangguk, tapi dia masih kecil ayah" "Berapa tahun umurnya ,...tanya ayah lagi
"Beda delapan tahun" Armam menjukkan 8 jarinya seperti anak TK.
"Heeemm kalau kamu memang menyukainya perjuangkan,..! titah Ayah..
"Ayah sama Ibu kamu malah beda 10 th Ayah menunjukkan 10 jarinya seperti yang di lakukan Arman..mereka tertawa bersama..
Malam harinya arman melajukan mobilnya kerumah Adimas..curhatan pada ayahnya tadi, membuat dadanya makin legaa.
__ADS_1
Sementara di Rumah Adimas, dua orang kakak beradik itu saling menjahili..tetapi mereka saling menyayangi, Sebenarnya Dimas dan Dina lahir di Ibu kota, setelah kerusuhan th 1998.
Ibunya menitipkan Dimas di rumah nenek, karma saat itu keadaan jabodetabek menjadi lumpuh karyawan banyak yang kena PHK , begitu juga dengan ayah Ibu Adimas..
Ayah Adimas bekerja di PT Toyota, sedangkan Ibunya bekerja di Bank swasta yang terkena likuidasi, saat itu Adimas yang baru berusia satu tahun, terpaksa Ibunya membawa pulang kampung, Sebelas tahun kemudian Ayah Adimas sudah bangkit , Uang pesangonnya ia jadikan isaha membuka bengkel, dengan keuletannya bengkelnya berkembang pesat, hingga membuka di beberapa cabang, setelah Adimas SMP ,Ayah dan Ibunya ingin menjemputnya, tapi karna Adimas sudah biasa di rumah nenek ,ia tidak mau ikut Ayah Ibunya dan memelih tetap melanjutkan sekolah di Rumah nenek.
Setelah lulus SD Dina , ingin ikut kakaknya melanjutkan sekolah di Rumah nenek, Ayah dan Ibunya mengizinkan dengan catatatan SMA harus kembali ke Ibukota..sebab nenek sudah meninggal ketika Dimas masih SMA..
"Kak Dimaas?
"Apa sih lo berisik tahu!
"Biasa kak uang, Dina menggosok gosok jempol dan telunjuknya ke arah Dimas.
"Duit melulu lo,
"Yaah besok Dina mau nengok , temanku yang kecelakaan kemarin kak..
"Siapa temen lo?
"Lastri , jawab Dina.
"Eh ngomong, ngomong Lastri orangnya seperti apasih," Adimas mulai keppo.
"Kenapa memangnya kak?" Tanya Dina
"Nggak apa apa temenlo itu bukan yang yang ketabrak Arman kemarin,? tanya Adimas.
"Yap betul..! jawab Dina..
"Tidur! maksud lo apa?" tanya Dimas.
" Ya gitulah kak, terus dia suka telat bayaran sekolah, di buli gitu sama anak-anak yang suka jail..
" Trus lo ikutan buli gitu." Tanya Dimas.
"Iiih...ya nggak lah kak.
"Soalnya yang gue tau lo tu kan, suka jail!"
"Iih.au ah."
"Terus? tanya Dimas lagi.
"Dia tuh banyak yang suka kak, Pak Irfan Guru MTK, yang paling galak..trus anak anak SMEA di sebelah..kalau jam istirahat suka pada nyamper.
"Terus?
" Iiih kakak, terus terus melulu.
" Atau jangan-jangan kakak juga suka sama dia" tanya Dina.
" Ih ngacok kamu kenal juga kagak." Jawab Dimas..
"Sebenarnya aku juga gak begitu akrap sih kak, cuma sekedar kenal suka nyapa gitu
__ADS_1
"Heem jadi penasaran gue sama tuh cewek, Arman yang suka susah jatuh cinta aja bisa klepek klepek sama dia, gumam Dimas..
"Tok tok tok...
"Din buka pintu ada tamu."
"Iiih buka lah kak, kakak kan, lebih dekat ke pintu..jawab Dina yang baru keluar dari kamar mandi.
"Lagi tanggung nih..."cepetan bukain. Pekit Dimas.
"Iiih... kakak nyebelin!!" Dina membuka pintu dengan muka manyun..
"Ceklek...Assalamualaikum ..Waalaikum sallam..
" Eh Bapak," masuk, Pak."
Dimas ada? ada pak, masuk.
Arman masuk Dina mengekori dari belakang, duh gantengnya? Pak Armam teh mani deg degan pisan..Uluuuh..wangi pula.
"Tumben lo kesini gak ngabarin gue, ada apa lo?"
"Gak boleh nih." awab Arman.
"Bukan begitu biasa kan lo kalau datang hari minggu.
"Ngapa loh, muka lo kusut kaya baju gak pernah di gosok berhari hari.." sloroh Dimas.
"Boleh nggak gue nginep malam ini.
" hahaha..bukanya jawab Dimas malah tertawa.
"Kok malah ketawa sih lo,"
"sejak kapan lo nginep pakai ijin? biasa juga nylonong."
" Kenapa lo, ribut sama mantan?" cembokur sama cewek ABG lo itu?"
"Atau ribut sama nyokap? Dimas penasaran sama Arman , seperti sedang kacau..
"Biasa, nyokap maksa gue suruh nikah sama Arshi.
"Keluhan akan timbul, saat orang tua terlalu memaksakan kehendak anaknya , belum lagi bila orang tua marah,dan tidak mampu mengontrol emosi, kalimat kalimat tidak pantas akan ter ucap di depan anak anaknya dapat membekas di hatinya, orang tua juga harus belajar untuk menyikapi dari setiap masalah, kadang kita sebagai orang tua selalu memaksa anak untuk menjadi sempurna..
Semoga bermanfaat 🧏♀️🧏♀️🧏♀️..
Maaf yaa Buna nulisnya kurang fokus sebab kantuk melanda..
Jangan lupa
Like
coment
"
__ADS_1
"