MENCINTAI GURUKU

MENCINTAI GURUKU
Par 3


__ADS_3

Panas terik matahari takku rasakan, dengan terus melangkah. Aku seka peluh di dahiku. Ingin rasanya cepat sampai ketujuan, karna masih banyak tugas yang harus aku lakukan. Setiap pulang sekolah aku langsung ngacir... tak pernah hiraukan panggilan teman temanku.


Karna bagitu waktu adalah berharga, dari pada harus nongkrong yang tak tau apa hasilnya. Bagiku bayar SPP tidak telat itu sudah merupakan anugrah. Kadang aku merasa sedih banyak teman yang mencibirku karna telat bayar SPP. Karna mereka tak pernah merasakan bagaimana sulitnya hidup susah.


Tepat jam dua siang aku sudah sampai di rumah, kulihat ibuku sedang membereskan daun pisang untuk membungkus Arem arem esok hari. Arem arem sejenis lontong tapi rasanya lebih gurih.


"Assalamualaikum..."


Waalaikumsallam... Kamu sudah sampai nak? cepat makan terus istirahat." titah Ibuku.


"Baik bu."


Setelah dari sumur untuk membersihkan diri, aku bergegas kedapur untuk melahap makan siang, meskipun hanya lauk tempe, asalkan sudah lapar akan terasa nikmat.


Selesai makan, aku lewat depan kamar mbak Dwi yang hanya tertutup hordeng kumal, aku longok sedikit.


"Heeh apa kamu ngintip ngintip?!" sinis Mbak Dwi.


"Ya suka suka aku lah... mbak, orang punya mata kok wlee!!


Begitulah aku dan mbak Dwi, setiap hari selalu ribut gak jelas, tapi meskipun begitu kami saling menyayangi.


Tepat jam tiga sore tanpa membuang waktu lagi, aku berangkat ke rumah pak Satrio.


Mencuci gosok baju, itulah pekerjaan yang selalu aku kerjakan tiap hari, aku lakukan demi bisa untuk melanjutkan sekolah, siapa tahu nanti bisa nabung untuk biaya masuk SMEA.

__ADS_1


"Assalamuallaikum..."


"Waalaikumsallam," Mas Doni anak majikanku ternyata sudah pulang sekolah. Mas Doni melanjutkan sekolah favorit, hanya orang orang yang berduit dan juga cerdas yang bisa masuk ke SMA itu.


" Eh Mas Doni sudah pulang?" tanyaku.


"Iya, Ibu masih di Toko ya Las?"


"Saya kurang tahu mas, tadi pas sampai sini sepi." "Saya tadi ambil kunci di tempat rahasia kok mas." hehe.


"Kamu sudah makan Las?"


"Ayo makan, temani aku." kata Mas Doni sambil menarik tanganku.


"Gak mas, saya sudah makan tadi sebelum kesini jadi masih kenyang." Mas Doni masuk kedalam kamarnya, mungkin lagi bersih bersih , 15 menit ia keluar dan menyantap makan siang.


"Las aku pengen ngomong sama kamu boleh gak? ..Ya boleh mas memang mau ngomong apa," "Aku tidak melihat Mas Doni, aku tetap fokus dengan gosokan. Mas Doni berdiri lalu mencabut kabel gosokan.


"Eh kok di cabut sih mas?"


"Makanya kalau aku lagi ngomong serius lihat dong muka aku." Aku memutar posisiku duduk di depan Mas Doni.


"Las apa kamu sudah punya pacar?" tanya mas Doni to dhe point.


"Hahaha... Mas Doni kok tanya gitu sih?"

__ADS_1


" Serius Las jawab yang jujur"


" Mas aku mana sempat mikirin pacar, sedangkan mas Doni tau kan! aku selalu sibuk, lagi pula untuk apa aku mikir pacaran, yang aku pikirkan sekarang tuh, cuma bagaimana aku bisa lanjut sekolah."


"Las kalau boleh jujur aku sangat mencintaimu." "Sudah lama sejak kamu mulai bekerka disini" "Sebenarnya aku ingin menyampaikan ini dari dulu tapi tak pernah ada kesempatan."


"Stop Mas Doni! jangan pernah katakan itu lagi ya? Kalau sampai mama Mas Doni tau pasti beliau akan marah. Aku sadar kok mas, siapa aku? kita tuh ibarat bumi dan langit."


Mas Doni menggenggam tanganku, reflek aku menepisnya..


Braak...


"Apa yang kalian lakukan?" Mama mas Doni tiba tiba datang dan marah padaku.


"Heeh Lastri! kenapa kamu duduk nempel nempel anakku!! Ibu susi menatapku dengan tajam. Aku hanya menunduk dan ******* ***** tanganku.


"Ma jangan marah dulu, ini bukan salah Lastri tapi Doni yang salah mah."


"Diam kamu Doni ! cepat masuk kamar."


Mas Doni menaiki anak tangga, menuju lantai atas ia menatapku dengan rasa bersalah.


"Dan kamu Latri! kalau kamu masih mau bekerja di sini jangan ganggu anakku!" Bu Susi lalu pergi menyusul Doni ke atas


"Hiks hiks hiks...apa salahku?"

__ADS_1


****(


Cinta memang datang tidak di undang dan pergi tanpa di usir Cinta tak tau kemana akan berlabuh.


__ADS_2