MENCINTAI GURUKU

MENCINTAI GURUKU
Part 32


__ADS_3

Setelah puas belanja Arman mengajak Lastri ke pasar swalayan, Arman membelikan Ponsel kekasihnya itu, agar memilih Merk apa yang Iya mau. Setengah hari ,Arman memanjakan Lastri dengan senang hati.


"Mas" kok kita kesini...?" Lastri kaget ketika Arman membawanya ke Toko hp.


"Kamu pilih aja, Merk seperti apa yang kamu mau," Jawab Arman.


"Eh, gak Usah Mas" lagian aku juga belum perlu perlu banget." Lastri menolak. Perhatian Arman untuk hari ini saja sudah membuatnya bahagia.


"Sudaah..." Ayo dipilih, nanti kamu kalau sudah SMA akan membutuhkan ini." Arman akhirnya membelikan hp yang Merk terkenal, memilih tanpa persetujuan Lastri.


Setelah membeli hp mereka mencari Masjid untuk menjalankan Ibadah Magrib, selesai Magrib Arman membawa Lastri ke Restaurant terkenal. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang membuntuti mereka.


Lelah mengikuti Arman, seorang pria masuk kedalam Mobilnya, menjatuhkan bokongnya di jok mobil, ia telungkup di setir mobil, rasa sakit hati, kecewa, kesal bertumpuk menjadi satu.Wanita yang Ia sukai selama ini ternyata pacar dari sahabatnya sendiri.


Ya, dia adalah Adimas yang mencintai Lastri dalam diam kurang lebih satu tahun. Ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.Lagi lagi dia kalah telak dengan Arman.


Dulu waktu SMA Adimas mencintai Rara gadis cantik adik kelasnya, tapi cintanya tak terbalas, karna gadis itu mencintai Arman, tapi Arman tidak membalas cintanya Rara. Dimas akhirnya mengubur cintanya tanpa Arman tahu, bahwa sebenarnya Dimas menyukai Rara.


Setelah kuliah di UGM, Dimas mencintai Sintya warga keturunan, tapi muslim. Dengan mengumpulkan semua keberanianya Dimas mengutarakan cintanya pada Sintya. tapi Sintya menolak dengan halus, karna Sintya mencintai seseorang yang tak lain adalah Arman. Tapi Arman tidak membalas cintanya Sintya, karna Arman sudah dijodohkan dengan Arshi.


Sebenarnya Arman tipe laki laki yang sangat setia, Ia akan mencoba untuk mencintai Arshi demi Ibunya, tapi tabiat Arshi yang buruk tidak mampu membuat hati Arman luluh.


Dan saat ini Dimas mencintai Lastri sudah satu tahun, tanpa Lastri ketahui. tapi kenyataannya Wanita itu justru mencinyai sahanatnya. lagi lagi kekecewaan yang ia dapat. Kadang ia merenung apa kurangnya Dimas, sampai wanita tak ada yang mau meliriknya.Dimas memukul keras setir dan kembali melajukan mobilnya.


Flashback on


Dimas tadi siang mencoba menghubungi Arman ingin mengajak ia keluar sebab sudah hampir sebulan mereka jarang keluar. Tapi berkali kali telpon tidak aktif, Dimas memutuskan untuk mendatangi Rumah Arman.


"Tok tok tok


"Assalaamu alaikum,"


"Waalaikumusallam."


"Armanya ada, Tante..? Dimas mengunjugi rumah Arman.


"Oh, Arman tadi pamitnya" mau jalan jalan ke Embung Nak .." Jawab Ibu Sulis Ibu Arman.

__ADS_1


"Tumben gak ngajak saya" kira kira, perginya sama siapa ya tante...? Dimas heran, perasaan selama ini, Arman jika hendak kemana mana selalu sama dia. Bahkan ketika pergi sama Arshi saja, selalu minta di temani.


"Kalau gitu, saya nyusul dia aja tante."


"Loh, gak masuk dulu Nak...?"


"Terimakasih Tante" lain kali saja sengaja main kesini."


"Ya sudah, hati hati Nak Dimas."


Adimas pov


Hari ini hari minggu, perasaan sepi sekali, biasanya ada adiku yang kekonyolanya tingkat dewa. Tapi saat ini, dia pergi sama temanya. Aku jadi pengen pergi sama Arman. karna sudah 1 bulan tidak bertemu. Aku telpon dia berkali kali, tapi ponselnya tidak aktif.


Aku putuskan untuk mengunjungi dia di rumahnya, tapi nihil, menurut ibunya dia pergi ke Embung, tanpa pikir lagi aku menyusulnya.


Sampai tujuan, aku melihat dia bersama seorang gadis. Siapa dia ya" kok seperti Familier...? pikirku.


Aku mengamati dari jarak dekat, mereka menikmati makan siang dengan mesra, malah aku lihat, Arman menyuapi dia, Karna penasaran, aku foto mereka, ingin memastikan siapa gadis itu. setelah aku amati fotonya, ternyata gadis yang aku taksir selama ini, hatiku hancur berkeping - keping, sampai akhirnya mereka makan di Restaurat, aku tidak mau melihatnya lagi, hanya akan membuat hatiku makin terluka.


Adimas pov and


*****


"Mas, sudah sering ya, makan disini...?" Lastri penasaran sebab para pelayan sudah pada kenal sama Arman.


"Tidak juga" kadang kalau lagi kebetulan lewat, suka mampir makan sama Dimas.


"Kok itu pelayan pada kenal sih..." udah gitu mepet mepet lagi...? Lastri Cemberut.


"Hehe, Jadi cemburu nih...?" Arman tersenyum senang.


"Gak! heran aja, cewek kok ndusel ndusel seperti gak tau malu." Lastri kesel sedari tadi para pelayan pada ganjen sama Arman.


"Sudahlah Mas" Ayo pulang" keburu Isya, nanti Ibu hawatir lagi??.


"Ya sudah ayo" sebenarya aku masih pengen lama lama sama kamu," tapi ternyata sudah hampir malam ." Arman kecewa.

__ADS_1


"Udaaah..." Gak usah lebay" masih ada hari esok.


Mereka berdua meninggalkan Restauran, mereka melalui kencan pertama dengan rasa indah. Bagi Lastri, ini pengalaman pertamanya Pergi berdua dengan laki laki.


"Besok kita daftar sekolah ya" aku temani" Kalau kamu tidak mau masuk ke SMEA TARUNA, Kita daftar ke SMK Muhamadiyah." Sebenarnya aku lebih senang kamu masuk ke sekolah aku," jadi kita sering bertemu" sudah gitu nanti kamu banyak yang naksir lagi." Arman cemberut.


"Gak usah cemburu!" Lastri mencubit lengan Arman. Bener Pak" aku seneng masuk ke Muhamadiyah, di sekolah itu lebih banyak aku dapat Ilmu Agama. Sebenarnya masuk ke Taruna lebih dekat dan lebih murah, hanya itu alasanya. dan lagi pula, aku kepingin sekolah dengan tenang, tidak ingin ada bayang - bayang mantan Bapak. Lastri bicara panjang lebar.


"Padahal, kamu bisa loh" masuk kesekolah Faforit," dan mengajukan bia siswa " Soalnya kamu kan pinter." tapi aku pikir janganlah..." nanti kamu ketemu Doni terus. Arman kesal.


"Hehe" Lastri terkekeh. Kok malah tertawa sih...?" Arman melirik Lastri gemes.


"Habisnya bapak lucu" bapak yang kasih saran..!" tapi Bapak juga" yang melarang. Lastri geleng geleng.


"Tuh kan Bapak lagi...?" tadi sudah panggil Mas loh."


"Iya Mas, lupa "hehe.


Jadi deal nih" besok kita daftar ke Muhamaddiyah...?" Besok aku temani" kalau menunggu minggu depan, kita akan repot mempersiapkan perpisahan dan Piknic.


"Jangan besok Mas" aku harus bilang sama Mas Doni dulu."


" Kenapa" harus bilang sama anak itu..!!"Arman marah.


" Ya harus bilang sama dia Mas" soalnya selama ini Mama dia yang banyak bantu aku," besok aku mulai kerja lagi sama dia" membantunya menjahit sebab Mamanya sudah aibuk di Toko." jadi jahitan terbengkali.


"Kamu pikir aku gak bisa bantu...!!!


*****


Jeng Jeng jeng... mereka sedang emosi Readher.


***Happy reading


Jangan lupa


Like

__ADS_1


Coment***


__ADS_2