MENCINTAI GURUKU

MENCINTAI GURUKU
Part 28


__ADS_3

Widodo Dkk, Bobby, dan Raka sedang bersenda gurau.


"Assalamualaikum...4 orang pria datang yang Tidak di duga oleh Lastri.


"Waalaikumsallam...


Mereka tidak lain Pak Arman , Pak Refan, Pak Sandy Guru BK, dan yang satu lagi Wahyu, ketua


OSIS SMP.


Pak Arman menatap kedua murid SMEA di depanya, ia heran kenapa kedua siswanya ini bisa kenal dengan Lastri. Sementara Robby dan Raka hanya bertanya tanya dalam hati tatapan Guru mereka yang Sulit di artikan.


"Bagaimana keadaanmu Las ?..Tanya Pak Arman setenang mungkin untuk menjaga Imegs dengan rekan kerjanya dan juga muridnya.


"Alhamdulillah...sudah enakan kok Pak...." jawab Lastri gugup.


"Kamu dirawat berapa lama Las ??..tanya Pak Irfan perhatian..


"7 hari Pak " Lastri rasanya sudah seperti di (Intrograsi oleh satuan keamanan kwk kwk.🤣)


Lalu Pak Irfan membuka tasnya mengambil sesuatu di dalamnya.


"Las ini Fotomu sudah jadi...." Pak Irfan menyerahkan foto pada lastri yang di ambil Pak Irfan di taman depan sekolah sebelum Lastri sakit.


"Waah...bagus ya Pak, " Lastri tersenyum lebar memandangi fotonya sendiri. Pak Irfan dan Lastri saling melempar senyuman, Pak Irfan merasa hatinya seperti di hinggapi ribuan kupu kupu...Lebay gaiss🤣.


Lastri tidak menyadari bahwa ada empat pasang tatapan mata yang merasa panas.


Widodo yang menyadari hal itu langsung mencairkan suasana..


"Pak ini tehnya diminum dulu mumpung masih panas...." Widodo memberikan teh panas kepada Guru dan teman temannya. Tidak lupa Widodo membuka kacang dan di tuangkan kedalam piring


Teman2 Widodo langsung menikmati kacang yang di siapkan Ibu santi.


"Kalau makan aja kalian cepet" Widodo mencibir kepada Bobby dan Raka...padahal baru kenal berapa jam Widodo sudah akrap dengan kedua anak SMEA itu.


"Kalian sudah lama kenal ??. Tanya pak Arman dengan muridnya.


"Baru tadi pagi Pak...." Jawab Mereka.


Pak Arman hanya menggeleng melihat muridnya di depanya..Widodo memang paling pintar membuat suasana menjadi hangat.


"Ayo nak, sambil ngobrol di nikmati ya" Ibu Santi menyuguhkan cemplon makanan terbuat dari singkong yang di isi dengan gula merah, memang paling cocok di nikmati dengan teh hangat tanpa gula.


"Aaach Ibu...." mana mau mereka makanan seperti itu ??. Lastri malu, sebab yang berada di situ rata rata orang kaya.

__ADS_1


"Kata siapa tidak mau?...Pak Arman menatap Lastri tersenyum ,Pak Arman paling pertama ambil singkong dan menyantapnya. di susul Pak Refan . Akhirnya semua orang yang ada di situ menikmati cemplon hingga ludes..


"Arman bergeser mendekati Lastri, mumpung orang orang lagi sibuk dengan makananya pikirnya ( modus )🤭


" Mau jeruk," tanya pak Arman.


Lastri gugup hingga mulutnya terasa kelu tidak bisa menjawab.


"Aku kupasin yaa..."Tanpa menunggu jawabnya . Pak Arman ngupas jeruk dan di sodorkan kerah Lastri.


"Saya bisa sendiri kok pak" Lastri menatap temanya satu persatu kemudian makan jeruk yang Pak Arman berikan.


"Widodo noel noel lengan kedua sahabatnya kedip kedip, mereka bertiga senang hubungan Lastri dan Pak Arman mulai membaik.


"Setelah cukup lama mereka berbincang2 semua pamit pulang, mereka semua terasa betah di Rumah Lastri. posisi Rumah yang di atas tambah lagi di hiasi tanaman yang rimbun, semilir angin spoi spoi membuat yang berada disini akan merasa enggan untuk beranjak.


Mereka pulang berpisah menuju Rumah masing2 Tinggalah Pak Arman yang masih ingin bersama kekasihnya itu.


"Maaf yaa Astri, aku sudah membuatmu kecewa.


"Sama sama pak, saya yang seharusnya minta maaf, sebab sudah tidak sopan sama Bapak," sudah nglunjak sama Bapak.


Rasa sakit hati seolah luntur dengan senyuman Pak Arman, rasa amarah terkalahkan dengan cinta yang mereka rasakan.


"Astri," ijinkan aku mencintai kamu!


"Kenaapa?" Apa kamu tidak punya perasan sama aku?" pertanyaan Pak Arman menggebu gebu.


"Bu, bukan begitu Pak," Tapi saya tidak pantas menerima semuanya" kita bagai langit dan bumi !akan banyak masalah yang akan saya hadapi! saya belum siap menghadapi semuanya,"


"Saya sudah banyak mengalami kerasnya hidup" dan saya tidak mau terus terluka!


Lastri menjawab dengan tegas, jujur Lastri juga mempunyai perasaan yang sama dengan gurunya itu, tapi semua tidak semudah seperti bayanganya.


"Kita jalani dulu saja yaa..." kata Pak Arman.


"Itu hanya akan membuat hati kita semakin terluka Pak," dan itu yang saya tidak mau.


"Tapi kenapa Ar?, tanya Pak Arman.


Lastri menceritakan semuanya, tentang ia pernah memergoki adegan Pak Arman di gudang, dan ancaman Bu Arshi tempo hari agar Lastri menjauhi Pak Arman.


"Tentang kejadian di gudang itu kamu hanya salah paham Arti," mungkin kamu hanya mengetahui sepenggal.


"Tapi nyatanya Pak Arman mendekati saya hanya karna balas dendam dengan Bu Arshi kan!? Lastri cemberut matanya mulai berkaca kaca.

__ADS_1


"Kamu hanya salah paham Arti, pleas percaya sama aku, kita mulai semua dari awal ya.."


"Tapii...Lastri menjeda ucapanya.


"Tapi kenapa ?. tanya Pak Arman.


"Saya mau ngomong, tapi jangan marah ya pak..."


"Kenapa harus marah??,


Sebenarnya Lastri takut , setiap ia membicarakan tentang Bu Arshi Pak Arman selalu marah.


"Tapi Bu Arshi masih tinggal di rumah Bapak kan! Lastri menunduk tidak berani menatap Pak Arman.


"Tenang saja, sekarang aku sama dia sudah tidak ada hubungan apa apa lagi" Sebenarnya aku sudah membatalkan tunangan sejak kejadian kamu kecelekaan waktu itu,"


Pak Arman meceritakan semuanya kesalah pahaman dengan Lastri.


"Lalu apa Bu Arshi masih tinggal di rumah bapak?. tanya Lastri.


"Tidak !! jawab Arman tegas.


Flashbak on


"Bu, apa maksut Ibu meminta Arshi untuk tinggal disini ??. Pak Burhan selama ini selalu menuruti kemauan Istrinya, tapi saat ini ia harus tegas.


"Ya wajar lah yah, Arshi kan tungan Arman! jawab Bu sulis bersedekap tanpa memandang suaminya itu.


"Bu, perlu Ibu tahu! Arshi mendekati Arman itu hanya ingin harta kita Bu," Bu Sulis menatap suaminya tak paercaya.


"Ayah sudah menyelidiki semuanya Bu" Arshi itu mempunyai pacar ,dan sudah siap untuk menikah, "Arshi dan pacarnya sekongkol ingin mengeruk harta kita, dan Ibu yang akan di jadikan pohon uang untuk mereka.


Mendengar cerita suaminya , Bu Sulis langsung kicep, sekeras apapun hati Bu Sulis jika itu menyangkut hartanya maka ia siap berperang.


Flashback off


"Arti, jawab pertanyaanku! Arman ingin tau perasaan Gadis kecil di depanya ini.


Lastri berdiri sempoyongan, karna badanya masih lemas.


"Eh mau kemana?.Arman panik dan memapah tubuh mungil Lastri.Lastri mundur dan menjauh dari Arman. Lastri keluar memetik bunga Mawar merah kesukaannya, dan memberikanya pada Pak Arman. hehe ( kebalik) 😀.


Pak Arman sangat bahagia dengan bunga ini ia sudah tau jawabanya.


✍✍✍

__ADS_1


**Haii " Readher yang berbahagia, kira kira lanjut tidak" mengikuti perjalanan Lastri??


Beri Like**.


__ADS_2