
Selesai acara surprise dari anak didiknya Arman segera pulang, sebelumnya ia mengantar Lastri kerumahnya ,karna waktu saat ini sudah hampir subuh.Sebenarnya Arman ingin masuk dan minta maaf kepada Ibunya ,tapi kalau sepagi ini rasanya kurang pantas.
"Art" nanti siang kita jalan jalan ya " nanti aku jemput" Arman mengajak Lastri jalan, waktu kemarin masih bisa menahan diri agar tidak jalan berdua, tapi untuk saat ini Arman akan mulai cuek.
"Kemana Pak? tanya Lastri.
"Dengar dengar ada Wisata Embung yang baru dibuka" makanya nanti kita jadikan tempat kencan pertama ya"? hehe Arman terkekeh.
"Huh," sok romantis! Lastri mencibir.
"Jangan suka mencibir jadi jelek tahu!? Arman tersenyum gemas.
Mereka ngobrol tanpa sadar sudah sampai di Gang tempat tinggal lastri.Kemudian Lastri turun dari mobil Arman.
"Terimakasih ya Pak" hati hati, jangan ngebut" soalnya Bapak pasti ngantuk kan!?.
"Okay" tangks yaa..." Gadis kecilkuuu.
"Lebayy..." Lastri melengos.
"Hehe "Arman terkekeh gemas.
Sampai dirumah Lastri membuka pintu pakai kunci cadangan.
"Ceklek..
"Heeeemmm...." hebat hebat ,adik kecilku sudah mulai liar ya!? Anak perempuan pulang sampai pagi, mau jadi apa kamu!! Mbak Dwi rupanya sudah berdiri di balik pintu.
Haduuh bahaya ini biasanya mbak Dwi selalu bangun siang tapi kenapa ini tumben bangun pagi.
"Tumben! sudah bangun mbak?. Jawab Lastri mengalihkan pembicaraan.
"Jangan mengalihkan pembicarakan kamu! plok plok plok.. Mbak Dwi tepuk tangan jengkel. Hebat hebat! semenjak kenal sama Arman, malah semakin gak bisa di atur.
Lastri hanya diam, biar bagaimana mbak Dwi memang benar. Seharusnya memang tadak boleh pulang sampai larut apa lagi ini sampai pagi.
"Kenapa diam!? merasa bersalah kan! Mbak Dwi semakin emosi.
"Ada apa sih Wi, ribut ribut? masih pagi, brisik tau! Mas Eko kesal karna tidurnya terganggu .Mas Eko serak dengan suara kas bangun tidurnya
"Kenapa? karna Lastri baru pulang? Iya? kemarin dia sudah izin kok" sama Bapak sama Ibu" Mas Eko menjelaskan panjang lebar.
__ADS_1
"Iya ,adik kesayangan Mas Eko tuh," bela...." bela teruus..."
..."Sudah sudah" kalian pada bersih besih gih" terus shalat subuh. Titah Ibu Santi yang tiba tiba berada di situ entah sejak kapan...
"Sudah tau salah" malah di bela terus! Mbak Dwi menggerutu.Melenggang memasuki kamarnya.
🏠🏠🏠
Sementara di Rumah Arman ia sedang membuka kado satu persatu kadang senyum senyum sendiri. Ada kaca mata, Topi, Ikat pinggang, kaos kaki, Gelang lucu, Dompet ,ada juga ****** *****. 🤣🤣🤣 ****** ***** surprise dari author kwek kwek.
Lastri memberi kado kaca mata hitam nanti kalau putus sama Lastri biar bisa menutup matanya yang sembab.🤣🤣🤣
Sementara ada kado gelang cuple Inisial T & A.
Arman hanya geleng geleng melihat tingkahnya.
Flashback on
Sore itu , Arman pulang mengajar mengendarai sepeda motornya ,ketika sampai dipinggir jalan, ia melihat gadis hitam manis sangat gelisah. tengok kanan kiri seperti menunggu seseorang.
"Kok kamu belum pulang," menunggu siapa? tanya Arman.
"Nunggu Tika pak" biasa pulang sama dia kok! eh gak tau nih dia pergi kemana? tidak kasih kabar lagi.
"Apa tidak apa Pak?. Tanya Tantri, Ya, gadis manis itu adalah Tantri
Armam kasihan keadaan sangat sepi apa lagi sudah mau sore. tapi ternyata kebaikan Pak Arman di salah Artikan oleh Tantri ia pikir Pak Arman menyukainya.
Arman mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, Tantri sangat bahagia perasaannya membuncah, tanpa sadar Tantri melingkarkan tangannya di perut Arman.
"Maap" tolong tanganya di kondisikan yaaa.."
"Kenapa Pak?? Rupanya Tantri tidak mendengar. Sampai mengulang berapa kali Tantri masih belum mendengar. Arman jadi semakin tidak enak karna tidak fokus Arman sampai tidak menghindari lubang di depanya.
Braak Motor Armam terguling kesamping tapi untungnya tidak apa apa.Tantri makin erat memeluk perut Arman.
"Maaf tanganya jangan begitu" tidak enak di lihat orang! Arman beralasan. Arman akan kembali melajukan motornya, tapi ternyata banya kempes.
"Duh kempes lagi? Arman menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dimana ya" ada tambal Ban!? tanya Pak Arman.
"Di ujung jalan sana, ada Pak" kita dorong aja" Motornya.Tantri senang dengan tragedi Ban bocor akan membuat waktunya bersama Arman lebih banyak.
__ADS_1
Mereka mendorong motor sudah setengah jam masih belum sampai juga. Arman sudah terasa lelah dari pagi ia sudah sibuk mengajar malah sekarang harus berjalan kaki sambil mendorong motornya.
Di depan Mini market Arman berhenti dan memarkirkan Motornya, ia melihat Box Icream dari kaca tergiur mungkin bisa mendinginkan tenggokanya.
Arman masuk ambil Icream yang ia suka dan membawanya ke kasir.
"Kamu mau yang mana?. tanya Arman tetap fokus sama Icreamnya.
"Terserah bapak aja" yang mana aja mau jawab Tantri senang. Disepanjang jalan tadi Tantri terus tersenyum tanpa henti beda dengan Arman yang hanya datar datar saja.
" Setelah membayar Icream Arman duduk di luar di kursi panjang, diikuti sama Tantri.Mereka menikmati Icream berdua Tantri senang sekali kapan lagi dia bisa bersama Gurunya ini banyak temanya yang ingin bertegur sapa saja sangat sulit.
"Pak Arman sudah punya pacar belum? tanya Tantri tode poin.
"kalau sudah kenapa!? dan kalau belum kenapa juga ! Arman pura pura tidak mengerti pertanyaan Tantri.
Tantri ambil tisu dalam tas kemudian ia keluarkan Tantri ingin membersihkan
sisa Icream di sudut bibir Gurunya Itu.tapi belum lagi sampai tangan Tantri di dorong oleh Pak Arman..
"Maaf ,tidak boleh begitu" tidak sopan! Titah Arman ketus. Perempuan tuh harus jaga sikap" di depan laki laki manapun, karna kalau kamu terlalu berani? kamu sendiri yang akan Rudi.Coba seandainya kamu lakukan pada laki lain lain dan kebetulan laki laki itu brengsek apa yang akan mereka lakukan padamu??
"Tantri menunduk lesu kata kata pak Arman sungguh meyakinkan, yang ia kenal Pak Arman ketika di sekolah akan berikan ramah dan murah senyum tapi ternyata berbeda 180 derajat sungguh menyakitkan.
"Hiks hiks Terimakasih Pak buat Waktunya" dan termakasih juga tlaktiranya.Lastri pergi meninggalkan Arman menatap nanar kepergian muridnya.
Flashback Off
Arman membuka kado gelang Cuple itu mengingatkan Pada Tantri dulu dia Pikir akan marah, tapi keesokan harinya sikapnya sudah seperti biasa.
Seorang gadis menjaga sikap akan lebih baik .
Tantri cenderung lebih mendominasi secara verbal, ia mempunyai sifat yang cerewet ia selalu bersikap keras kepalanya dengan laki laki
Sementara Lastri mempunyai sikap lempeng lempeng saja alias tidak banyak maunya. Arman menimang nimang kaca mata hitam dan gelang Cuple membandingkan kedua wanita yang selalu dekat denganya.
Jangan bimbang Pak Arman, author tonjok kalau berani macam macam.👊
Selamat membaca.
**Jangan lupa
__ADS_1
Like
Coment**