
Hari demi hari berlalu hubungan Pak Arman dengan Lastri semakin membaik tapi mereka masih belum mau publik biarkan cinta mereka tumbuh subur tanpa ada yang mengganggu kecuali ketiga sahabat Lastri yang tau.
Ujian Akhir telah Usai Lastri mendapatkan hasil yang sangat memuaskan bah kan mampu menggeser Widodo menjadi juara Umum sehingga dari keputusan pihak sekolah di gratiskan Untuk biaya perpisahan, studythor dan yang lainya.
Malam telah larut suara jangkrik menambah kesunyian malam , Arman tidak bisa memejamkan mata .
Dertt derrtt derrt , Suara ponsel bergetar Arman meraba raba ponsel dari atas kabinet.
"Hallo?.
"Hallo Pak ," tolong saya ?!
"Siapa ini?.
"Hiks hiks" tolong saya Pak,' saya terjebak di kelas F dari pagi tidak bisa keluar.
"Hallo ?. Siapa kamu?. tut tut.
"Haach putus lagi " siapa sih ini?.
Armam menggerutu setelah ambil kunci mobil memakai jaket arman menuju Garasi mengeluarkan mobil langsung tancap Gas, sebenarnya lebih cepat menggunakan motorya tapi malam sudah larut tidak bagus untuk kesehatanya.Selama di perjalanan pikiran Arman trafeling kemana mana.
Setelah sampai disekolah ,Arman menuju kelas yang di sebut tadi. Namun keadaan cukup gelap sehingga membuat begidik. Arman menyalakan senter ponsel mencari stop kontak tapi lampu tidak ada satupun yang bisa di nyalakan.
Arman bingung apa yang harus ia lakukan.
"Tok tok tok...ada siapa di dalam?. Arman mendengar suara aneh bulu kuduknya berdiri.
"Dari Ruang F...tweeeng weeeng weeeng..
"Dari Ruang kls E , Seeeeet.....kreeeeek... Arman semakin takut.
" Dari Ruang kelas C kwok....kwoook ...kwooook.
Arman Semakin takut, apa aku pulang aja ya?. pikirnya.Tapi kalau kembali pulang ia masih memikirkan anak yang minta pertolongan tadi. Arman kembali ke kelas F.
"Wiiiiiing....kreeeeekkk.
Armam semakin ketakutan Akhirnya ia kembali mengetuk pintu.
"Hiks hiks" Suara tangis dari dalam terdengar kembali.
"Hallo...Siapa di dalam?. bukaaa....".
Arman ingin mendobrak pintu.
"Brak.. sekali.
"Braaak..2kali
Ceklekk
Semua lampu tiba tiba menyala.
Happy Birhday to you..
Happy Birhday to you..
Suara anak anak riuh berhamburan mendekati Pak Arman, Sambil menyanyikan lagu ulang tahun. Satu ruangan kelas F di sulap menjadi Dekorasi yang indah. Arman terbelalak menutup mulutnya. Rasa takut tadi terasa lenyap dengan kejutan yang di berikan anak didiknya.
Anak 2 memang sudah merencanakan ini sebelum Ujian dimulai mereka ingin memberikan kejutan untuk Wali kelasnya tidak ada anak dari kelas lain kecuali dari kelas B. Tantri, Rini dan Tika.
Jjreeg jreeng jreeng . Widodo Dkk sudah berdiri di atas panggung yang di hias siang tadi.
Lastri dan Widodo memang mempunyai chemistry dalam berduet ,Lastri memakai kaos berwarna pink celana Jins hitam Rompi hitam dan kerudung hitam pula, cocok denga costum yang dipakai pada malam hari.
Hari ini hari yang ku tunggu
Bertambah satu tahun usiamu
__ADS_1
Bahahia selalu🎶
Yang ku beri bukan jam dan cincin
Bukan seikat bunga, atau puisi
juga kalung hati
Maaf bukanya pelit atau tak bermodal dikit
Yang ingin aku berikan padamu
Doa setulus hati.🎵
Smoga tuhan melindungi kamu
Smoga tercapai semua angan dan cita citamu
Mudah mudahan di beri Umur panjang
Sehat selamanyaa🎵
Setelah anak anak bernyanyi Pak Arman di kejutkan dengan kehadiran Pak Irfan teman sejawatnya.
"Pak Irfan ?. Jangan bilang ini idemu!. Pak Arman menatap Pak Irfan dengan tanda tanya.
"Oh bukan ,Ini sebenarnya Idenya Lastri Dkk!.
Pak Arman terkejut menutup mulutnya dengan tangan nya, tidak menyangka wanita yang masih kelihatan kecil itu ternyata sangat Romastis.
"Selamat ulang tahun Bro" semoga bahagia " Ucapan dari Pak Irfan.
"Thanks ya," Pak Arman menyalami Pak Irfan.
Potong kuenya .
Potong kuenya
"Pak Arman nyayiiii..." celutuk salah satu murid
"Nyayi...nyanyi... nyanyi....anak anak riuh memberikan semangat kepada Pak Arman.
"Okay...." saya nyanyi " tapi harus ada temanya yaaa...Demam Panggung soalnya hehe.
Lastri...Lastriii...Lastriiii...
Lastri yang masih ada di atas panggung tersenyum malu. Pak Arman segera naik kepanggung dan bertanya pada Lastri akan menyanyikan lagu apa.
Diam kau ciri pandang
Dipintu sekolah
Kau tersenyum dan menggodaku
Aku tersipu malu Oh - wo- oh🎵
Kau kirimkan salam manismu
Lewat sahabatku
Sejak saat itu bila tak bertemu
Terbayang bayang padamu🎵
Aku mau mandi Ingat Kamu
Aku mau makan ingat kamu
__ADS_1
Aku mau tidur ingat kamu
Aku sedang belajar ingat kamu
Aku sedang berdandan ingat kamu
Ku sedang sendiri Ingat kamu🎤
Kau kirimkan surat cintamu
Lewat sahabatku
Kau katakan hanya diriku
Ada di hatimu Oh - wo - oh🎸
Satu hari bila tak jumpa
Kurindu padanya
Aku tak mengerti mengapa begini
Aku Cinta padamu.🎶
"So sweeeet...
"Kereeen..
"Cieee..cieeee
Begitulah kira kira anak2 menggoda Arman dan Lastri Teman teman Lastri belum mengetahui hubungan Lastri dengan Pak Arman kecuali ketiga sahabatnya.
Pak Irfan sepertinya menyerah sebelum berperang, ia sudah bukan anak ABG jadi sudah mengerti bahwa sahabatnya dan Muridnya pasti ada sesuatu.
Kemudian di sudut ruangan Seorang Gadis hitam manis sedang bersender di didinding tembok tidak bedanya dengan Irfan meskipun ia belum mengetahui hubungan mereka tapi dadanya terasa sesak.
Dia adalah Tantri anak kelas 3 B Yang sudah mencintai Pak Arman sejak lama, tujuan dia ikut menghadiri Ultah Pak Armam karma memang ada rasa.
Acara demi acara telah mereka lalui. Anak Anak memberikan kado kepada Pak Arman tidak terkecuali Lastri dan Tantri.
Tantri sudah tau siapa Lastri karma memamg Lastri anak yang sangat dikenal, Tantri mengenal Lastri dulu waktu masih kelas satu, sebelum pembagian kelas.Setelah sudah pembagian kelas mereka berpisah dan tidak lagi saling bercerita.
"Las Pulang sama Siapa kamu ?. Tanya Pak Arman.
"Sama Widodo pak "
"Pulangnya sama aku saja ya,"
"Tidak enak sama yang lain pak,?.
"Sudah ayo bantu bawa Kado ya" ini lihat banyak banget!. Arman menunjukan kado kearah Lastri.
" Ya Sudah saya bilang Widodo dulu ya pak" takut dia nyari nyari!
"Sudah tidak perlu" aku sudah chat dia tadi, jawab Arman.
"Arti, ternyata kita belum tukar nomor ya ?.
"Hehe...Bapak" Bagaimana mau tukar nomer sedangkan Ponsel aja saya tidak punya", Arman memandangi gadis di depanya" Sungguh aku tidak peka, Ponsel tidak Punya saja aku sampai tidak tau" Monolok Arman.
"Sudah kita pulang" Besok aku belikan Ponsel yaa...
"Tidak usah Pak" saya malah senang begini ! Saya bisa fokus belajar, tidak membagi waktu dengan bermain ponsel.!? Lagi pula Saya tidak berpergian jauh, jadi masih bisa kita selalu bertemu. Arman tidak lagi menanggapiLastri mereka Pulang bersama.
Tidak mereka sadari ada 4 pasang mata yang memperhatikan mereka.
Happy reading
**Like
__ADS_1
Coment**