
Setelah berkeluh kesah dengan Mas Doni perasaan aku sedikit tenang.
Setelah perjalan satu jam aku dan Doni sudah sampai dirumah.Aku lihat keluarga sudah berkumpul menyambutku.Aku senang keluargaku memang selalu hangat, Jarang sampai ada masalah kecuali aku dengan mbak Dwi sering selisih mungkin itu biasa terjadi diantara kakak adik, setiap ada bertengkar tapi kalau tidak ada kehilangan.
"Assalamualaikum..."Waalaikum sallam" Keluargaku menjawab salam dengan serentak disini ada juga bulek adik Bapak ,dan Bulek adik Ibu. Sebab Bapak dan Ibu anak pertama.
Mas Doni memapahku ke dalam kamar dan aku rebahan di kasur bututku.Walaupun Kamarku hanya berdinding triplek tapi sudah ada dua laki laki yang masuk, pertama Pak Arman dan yang kedua Mas Doni ,kedua laki laki ini bisa di bilang idola bagi kaum Hawa.
Mengingat Pak Arman ,setelah kejadin di Rumah sakit aku mengusirnya, Pak Arman tidak lagi menjenguku. Tapi itu lebih baik ,karna aku tidak mau mengganggu hubungan mereka ,kalau memang takdirnya mereka berjodoh, aku hanya turut bahagia. Sedangkan aku masih ingin mengejar cita citaku.
"Diluar kamar aku samar samar mendengar percakapan Ibu dengan Mas Doni.
Terimakasih ya nak Doni " sudah repot mengantar anak saya.
"Sama sama Bu" saya permisi pulang dulu yaa...?
"Hati hati nak " salam buat Mama ya.." bilang sama mama saya sekeluarga terimakasih.
πππ
Arman pov
Hari ini aku menyempatkan diri untuk menjemput Lastri, sudah seminggu ini aku tidak bertemu denganya membuat Rinduku membuncah.sampai di parkiran rasa kecewa yang aku dapat, sebab Doni sudah lebih dulu menjemputnya.Hatiku seperti tertusuk ribuan jarum.
Apakah salah jika aku Kwatir kedekatan mereka, perasaan ini hadir ketika aku takut kehilangan, perasaan ini suatu kewajaran yang dirasakan dengan kekasih.Rasa cemburu ini membuat aku makin mencintai tapi dengan seringnya aku cemburu membuat hubunganku semakin menjauh..
Aaarrrggg...." Aku kesal, aku telungkup di disetir mobil dengan bantalan tangan kananku.Untuk melegakan rasa sesak didadaku.
"Lastri..." harus kamu tahu aku cemburu.
"kadang kamu tidak sadar, apa yang kamu lakukan sungguh menyakitkan.
"Aku cemburu dengan siapa yang dekat dengan kamu.
"Aku cemburu ketika ada lelaki lain yang membuatmu tertawa.π₯π₯π₯
"Lastri..." sungguh kamu gadis pertama yang aku cintai, karna mencintaimu suatu hal yang istimewa.π I love you.
"Lastri..."Aku berharap kamu bisa membalas kasih yang aku beri, karna aku hanya menjani takdirku untuk mencintaimu π I love you.
"Aku tidak peduli jarak usia di antara kita.
"Aku tidak peduli menunggu sampai kapan.
"Karna kamu masa depanku.β€ I love you.
__ADS_1
Aku tersadar dari lamunan dan kembali menjalankan mobilku.Sampai di sekolah aku memasuki ruangan kantor sangat sepi ,karna jam ini waktu Semua Guru mengajar. hanya ada pak Irfan ia sibuk di mejanya berkutat dengan tumpukan kertas.
"Selamat pagi..."
"Pagi menjelang siang..." jawab Pak Irfan menyindirku.karna saat ini sudah hapir jam istirahat.
"Pak Irfan tidak ada jam?...tanyaku.
"Ada nanti jam kedua" Oh...Aku hanya ber oh ria.
"Saya ke Toilet dulu pak" pamit Pak Irfan kepadaku.
Setelah kepergian Pak Irfan ponselnya berdering di atas meja aku hanya diam karna itu prifasi sampai berkali kali Pak Irfan tidak kunjung datang ,aku melirik ponselnya. di Walpaper aku melihat foto Lastri terpampang disitu.
"Jediaaar..." bagai di sambar petir hatiku makin hancur. Semua orang pasti sudah bisa menyimpulkan kalau sampai laki laki menyimpan Foto di Walpaper pasti ada sesuatu.
Darimana Pak Irfan mendapatkan Foto itu sedangkan aku saja tidak satupun menyimpan fotonya.
Hatiku semakin hancur semakin sedikit peluangku untuk bisa memiliki.Kenapa belum sampai jam 10 pagi rentetan kejadian yang menyesakkan datang bertubi tubi..
Arman pov and
Kring... kriiing...bel istirahat berbunyi, anak anak berlarian menuju kantin.
"Eh nanti sore kita tengok Lastri yaa..." ajak Widodo kepada dua sahabatnya.
"Mau bawa apa kita ?..tanya Resty.
"Menurutmu bawa apa ?..tanya Yanti balik.
"Kita bawa buah saja" Widodo memberi saran.
"Okay..." kita patungan beli buah kata Widodo.
Dikantin mereka pesan sesuai menu favoritnya.
"Haii..." boleh gabung ?..2 orang Pemuda datang menghampiri mereka memakai seragam Putih Abu abu.
"Boleh kak " jawab Yanti dan Resty bersamaan.
Kedua pemuda itu seperti celingak celinguk mencari seseorang .
" Kemana temanmu yang satu lagi?...
"Oh Lastri maksutnya kak?..Pemuda itu hanya menggeleng, sebab selama ini hanya mengagumi dalam diam tidak pernah tau siapa namanya.
__ADS_1
"Dia Lagi sakit kak " jawab Widodo.
"Sakit?...Widodo mengangguk. Sakit apa?..Tanya salah satu pemuda itu kwatir.
"Katanya DBD kak "nanti sore kita baru pada mau nengok.
"Saya boleh ikut?..tanya pemuda itu.
"Boleh kak" jawab Widodo.
"Oh ya dik..." kenalin Nama saya Robby , dan teman saya ini Raka.
Waktu terasa cepat bel masuk berbunyi, ketiga sahabat Lastri sudah memasuki kelas.
Saat ini jam Pak Refan Guru MTK itu mengajar kadang murid di buat takut sama Guru yang satu ini, sebenarnya bukan galak cuma karna imeg guru MTK memang selalu di takuti kecuali memang dasar anaknya sudah pintar dari orokπ
"Sore hari mereka kompak menjenguk Lastri di kediamanya. ketiga sahabatnya dan juga kedua anak SMEA Raka dan Robby .
Ibu Santi menggelar tikar di lantai. Mereka duduk santai sambil melontarkan banyolan banyolan yang membuat Lastri terhibur. Entah mengapa Robby dan Raka juga mendadak akrab dengan Widodo...Widodo memang anak yang mudah bergaul. dan pandai memetik gitarnya, maka tidak jarang ketika ada acara Widodo selalu tampil makanya banyak di kenal orang. Awal Widodo menjadi sahabat Lastri karna Widodo dan Lastri sering di pasangkan di panggung tentu saja Lastri sebagai Focal.
"Eh sudah dari tadi ngobrol kita belum berkenalan ya..." Robby ingin berjabat tangan, tapi Lastri hanya menangkupkan kedua tanganya.
"kenalin " Namaku Robby. Robby memberikan senyum terindahnya.
"Saya Lastri kak..."
"Cie...cieee..."ketiga sahabatnya menggoda.Robby dan Lasri.
"Robby memang tampan ditambah gigi gingsulnya semakin membuat Wanita betah berlama lama memandangnya.
"Cieee..." ada Penggemar baru sloroh Widodo kepada Lastri.
"Penggemar baru...? Memang ada yang lama ya ?. Sebenarnya Robby ingin menyelidiki Lastri sudah punya pacar atau belum.
Ketika sedang asyik ngobrol, mereka di kejutkan dengan suara familier diluar..mereka semua langsung kicep melihat siapa yang datang.
Hayooo..."siapa yang dataaang...?.
Tetap disini yaaa"
**Jangan lupa beri
Like
Coment
__ADS_1
Kritik dan saran**.