
Hafidz menatap dalam Wajah Fisha,dan mengelus wajah wanita yang dicintainya itu dengan lembut
" Kenapa nggak mau Abee cium."??? tanya Hafidz tersenyum tipis
" Heeeheee sorry." bukannya nggak mau sih, tapi Fisha maunya cium disini, kayak drama korea itu lho bie." ucap Fisha menunjuk Bibirnya sendiri dan memperlihatkan adengan berciuman dalam drama korea dari layar ponselnya, sehingga membuat Hafidz melotot kaget Karena sejak menikah, dirinya tidak pernah berciuman seperti yang sering dilihat istrinya dari drama korea kesenangannya itu
" Ekheem." tapii Abee nggak tau yang kaya gitu."!! ucap Hafidz garuk2 kepala salah tingkah
" Tenaang aja Bie, " entar nanti Fisha yang ajarin."!! ucap Fisha spontan
" Emangnya sayang tau."??? tanya Hafidz penasaran
" Nggak tau."!! makanya ni mau dipraktekin." ucap Fisha yang sudah bergelayut manja di Bahu suaminya, sambil menutup mata sehingga membuat Hafidz tersenyum
" Ayoo," ditungguin nih sedari tadi."!! ucap Fisha yang masih diposisi yang sama
" Sayang tidur gih, entar aja prakteknya." ucap Hafidz berbisik ditelinga Fisha sambil tersenyum menahan geli dihatinya, karena melihat tingkah istrinya yang tidak pernah berhenti menggodanya
" Iiiih Abie." sedari tadi juga nunggunya." ucap Fisha perlahan membuka matanya sambil mengomel dan melepaskan gelayutannya
__ADS_1
"iiiih malu- maluin.'"si Abie lagi kaku banget sih." padahal dah kepengen banget rasain tuh bibir." gumam Fisha membatin menatap suaminya kesal
" ." sayang Bobo gih," sudah jam sepuluh lho." ucap Hafidz tersenyum sambil mengecup kening Fisha sehingga Fisha yang sedari tadi mengomel itupun langsung terdiam
" Hmmmm." nggak mau, maunya ditemanin sama Abie" ucap Fisha sehingga membuat Hafidz terkekeh
"Dengan senang Hati Istriku sayang." ucap Hafidz mencium kembali kening istrinya
Setelah menemani istrinya tidur, setengah jam kemudian Hafidz kembali berkutat dengan laptopnya menyelesaikan Ketikan Tesisnya yang sempat tertunda dan juga menyelesaikan lembar demi lembar Pekerjaan Isterinya
Jam kini menunjukkan pukul 2 dini Hari, Hafidz mazih sibuk dengan Laptopnya, sesekali menatap ke arah istrinya yang sedang tidur di atas ranjang tiba- tiba saja dirinya dikejutkan oleh suara istrinya sedang memanggil seseorang
" *Oppa...oppa..saranghae oppa."!! panggil Fisha dari dalam mimpinya
oppa ji chang wook aku padamu." saranghae..saranghae oppa*."!!
Hafidz yang kaget dengan suara istrinya itupun mendekati Fisha yang mengigau memanggil nama orang asing yang kurang dikenal oleh suaminya dan menepuk pelan wajah Fisha, guna menyadarkan istrinya dari dunia mimpinya itu
" Oppa jangan pergi oppa."!! teriak Fisha lalu terbangun dari tidurnya
__ADS_1
" Eeh Abie kok belum tidur."?? tanya Fisha kaget karena dihadapannya bukanlah oppa korea idolanya malah suaminya sendiri
" Busheet ternyata mimpi doang tadi." duuuh di dengar Abie nggak sih."?? gumam Fisha dalam hati sambil garuk2 kepala salah tingkah
" Belum sayang.!! " ucap Hafidz datar
"Kenapa lagi tuh muka datar kayak gitu."?? tanya Fisha memperhatikan raut wajah suaminya
" Nggak aja." Abie pernah nggak masuk dalam mimpi sayang."?? tanya Hafidz namun Dijawab Fisha dengan gelengan kepala
"Yaa ampuun sayang." dalam mimpimu pun Abee kalah telaak dari cowok korea kesukaannu itu??" ucap Hafidz menarik nafasnya panjang lalu membelai rambut Fisha yang terurai panjang
" maksud Abie."?? tanya Fisha menyandarkan kepalanya dibahu Hafidz
" Maksud Abee rupanya Cintanya sayang Ke Abee itu nggak sekuat cintanya Sayang ke Cowok korea itu, buktinya sayang nggak pernah mimpiin Abee." ucap Hafidz pura' pura merajuk
" Yaa Elaah Abiee ku sayang, cintanya Istrinya Abie ini, hanya Buat Abie seorang nggak ada yang lain, meskipun Abie nggak pernah masuk dalam mimpinya Fisha, Abie itu selalu ada dihadapannya Fisha
" Cinta dan sayangnya Fisha ini hanya buat Abie seorang, dari awal Fisha liat Abie, Fisha sudah jatuh cinta yang sangat dalam sama Abie." jadi jangan pernah Abie merasa tersaing." karena Oppa ji dan Abie nggak sama." kalian berdua berbeda." ucap Fisha panjang lebar
__ADS_1
" Bedanya dimana."?? tanya Hafidz penasaran
" Satu suamiku dan Satu calon suamiku." oopss."!! keceplosan." ucap Fisha terkekeh menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal